Dumai, detak24.com – Reaksi cepat ditunjukkan kepolisian Polres Dumai beserta tim gabungan terhadap keluhan masyarakat atas tertutup penuhnya Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Bumi Ayu, Dumai dengan tenda resepsi pernikahan.
Pada Ahad (3/7/2022) malam, personil Sat lantas Polres Dumai dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bumi Ayu bersama dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Ketua LPMK Kelurahan Bumi Ayu, Ketua RT 09, mendatangi lokasi resepsi pernikahan yang mendirikan tenda hingga menutupi seluruh badan jalan tersebut.
Kapolres Dumai AKBP Muhammad Kholid melalui Kasat Lantas Polres Dumai AKP Akira Ceria membenarkan pihaknya mendatangi lokasi resepsi pernikahan yang mendirikan tenda resepsi hingga menutupi seluruh badan tersebut.
“Kita bersama Satpol PP, Dishub, LPMK dan RT menemui pemilik hajat pernikahan dan memberikan penyuluhan terkait penutupan seluruh badan jalan yang mengganggu akses jalan bagi masyarakat. Alhamdulillah, setelah dilakukan dialog, jalan tersebut sudah dapat digunakan lagi, ” kata Akira dikutip, Senin (04/07/22).
Dikatakan Kasat lantas Polres Dumai ini, dalam menggunakan akses jalan untuk kepentingan pribadi atau kelompok (ditutup sementara) tidak boleh semua badan jalan ditutup. Namun harus ada sebagian badan jalan yang tetap terbuka dan bisa digunakan masyarakat demi kelancaran lalulintas.
Diimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan badan jalan untuk kepentingan kelompok atau pribadi harus mengurus izin pemanfaatan jalan terlebih dahullu. Petugas akan memberikan tatacara penutupan jalan, sehingga tidak mengganggu kepentingan umum.
“Alhamdulillah, untuk perkara yang terjadi di Jalan Gunung Merapi Dumai ini ini sudah bisa dicarikan jalan tengahnya. Pihak yang mendirikan tenda sudah membuka badan jalan, sehingga bisa kembali digunakan masyarakat, ” terang Akira.
Sementara itu, Vivi salah seorang warga Bumi Ayu menyambut baik sikap cepat yang dilakukan Polres Dumai dalam menanggapi keluhan masyarakat terhadap penutupan badan jalan didaerah mereka.
“Polisi bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Saat ini jalan tersebut memang sudah dapat digunakan meski tidak sepenuhnya, karena acara resepsi pernikahan masih berlangsung,” katanya.
Semoga kedepan ini menjadi pelajaran bagi masyarakat. Sehingga tidak terjadi lagi penggunaan badan jalan dengan menutup seluruhnya, yang membuat masyarakat tidak dapat melintas.(dirganusantara)
Editor : Kar