Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Usai Ditelepon Bupati, Kapolsek Sei Apit Langsung Amankan Tual Kayu Mahang di Sungai Kampung Rawa Mekarjaya 

Usai Ditelepon Bupati, Kapolsek Sei Apit Langsung Amankan Tual Kayu Mahang di Sungai Kampung Rawa Mekarjaya 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Aksi cepat dan sigap ditunjukkan Kapolsek Sei Apit yang baru sehari berdinas, Iptu Budiman S Dalimunthe dengan mengamankan tual kayu mahang yang viral di sungai Kampung Rawa Mekarjaya, Rabu (11/06/25).

Tak tanggung-tanggung, pada hari pertamanya bertugas, Kapolsek langsung menyita ratusan tual kayu mahang yang ditemukan Bupati Siak, Dr Afni MSi tersebut saat Bupati Siak melakukan kunjungan kerja, Senin (09/06/25).

Di tengah perjalanan menyusuri sungai rawa yang berhulu ke Danau Zamrud, mata Bupati tertumpu pada deretan rakit kayu mahang yang mengapung rapi dan memanjang hingga ratusan meter di tepian sungai, tersembunyi di balik lebatnya tanaman bakung dan hutan mangrove.

“Kayu-kayu ini tidak diketahui pemiliknya, dan saya menduga kuat ini hasil pembalakan liar. Nanti, saya juga akan informasikan hal ini ke Polda Riau,” tegas Bupati dalam keterangannya melalui sambungan telepon kepada Kapolsek Sungai Apit.

Afni menambahkan bahwa meski kayu mahang bukan kayu yang dilindungi, pemanfaatannya tetap harus melalui prosedur yang sah. Ia khawatir, kayu-kayu tersebut ditebang dari kawasan hutan sosial yang berada tak jauh dari lokasi penemuan.

“Jika benar ditebang dari hutan di Kabupaten Siak tanpa izin, ini artinya daerah kehilangan potensi PAD,” jelasnya.

Sebagai mantan Tenaga Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bupati mengimbau masyarakat agar tidak menebang sembarangan. Bahkan terhadap pohon yang tidak dilindungi sekalipun.

“Kalau pun mau menebang pohon seperti mahang, urus dulu izinnya. Jangan rusak alam demi kepentingan sesaat,” katanya.

Menanggapi cepat laporan tersebut, Kapolsek Sungai Apit yang baru dilantik sehari sebelumnya, langsung bergerak cepat. Pada Rabu (11/06/25), Kapolsek memastikan bahwa barang bukti telah diamankan.

“Kami sudah mengamankan seluruh kayu mahang tersebut di Mapolsek. Saat ini proses penyelidikan sedang berjalan dan kami telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Siak,” ujarnya kepada wartawan.

Ini berkaitan langsung dengan laporan dari Bupati Siak, dan sebagai aparat penegak hukum, pihaknya tidak bisa tinggal diam sertakan selidiki asal-usul kayu. Termasuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas tumpukan kayu tersebut, seperti dikutip dari catatanriau.com. (red)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Negara Lolos Semi Final Piala Dunia 2026, Cek Jadwal Pertandingan!

    Daftar Negara Lolos Semi Final Piala Dunia 2026, Cek Jadwal Pertandingan!

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berdarah resmi rampung. Itu artinya, semi final Piala Dunia yang bakal menentukan negara di final akan dimulai. Menurut keterangan di laman resmi FIFA, semi final Piala Dunia 2026 bakal digelar pada Rabu dan Kamis, 15-16 Juli mendatang. Match semi final pertama bertempat di Dallas Stadium. Sementara […]

  • 2.057 Ternak di Banten Terpapar PMK, Jelang Idul Adha

    2.057 Ternak di Banten Terpapar PMK, Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Banten, detak24.com – Jelang hari raya Idul Adha tahun ini, Pemprov Banten mengatakan ada 2.057 hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).       Hewan ternak yang terjangkit PMK itu terbanyak ada di wilayah Tangerang Raya. Yakni mencapai 853 ekor. “Mayoritas akibat mobilitas ternak menjelang Idul Adha,” kata Pj Gubernur Banten, Al […]

  • Kasihan! Motor Pria Tua di Pekanbaru Diembat Maling saat Beli Nasi Bungkus

    Kasihan! Motor Pria Tua di Pekanbaru Diembat Maling saat Beli Nasi Bungkus

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Mungkin karena faktor umur, M Hafiz, warga Pekanbaru lupa mencabut kunci sepeda motornya saat mampir membeli nasi bungkus. Seketika pencuri beraksi, kendaraan pria berumur 59 tahun itu pun raib. Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Pekanbaru, Iptu Dodi Vivino, Kamis (07/07/22), kejadian terjadi pada Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 12.44 WIB. Pada saat itu […]

  • Kapolsek Siak Kecil, IPDA Eko Wahyu. F : IST

    PROFIL :  Ipda Eko Wahyu, Kandidat Doktor yang Kini Jabat Kapolsek Siak Kecil

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    KAPOLDA Irjen Pol Mohammad Iqbal baru saja merotasi 107 personel di lingkungan Polda Riau. Salah satu yang mendapat promosi ialah Ipda Eko Wahyu.  Pria yang sebelumnya menjabat Pamin pada Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) ini, dipercaya menjabat Kapolsek Siak Kecil, Polres Bengkalis. Lantas seperti apa sosoknya? Eko Wahyu Nursitiyawan Besari lahir di Pekanbaru pada 7 Oktober 1986. Pertama […]

  • Alhamdulillah, Gubri Serahkan SK Hutan Adat ke Bathin Sobanga

    Alhamdulillah, Gubri Serahkan SK Hutan Adat ke Bathin Sobanga

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Gubri Syamsuar menyerahkan surat keputusan tentang Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Hutan Adat Imbo Ayo Suku Sakai Bathin Sobanga Provinsi Riau.  Penyerahan surat keputusan tersebut dilaksanakan di Rumah Adat Sakai Bathin Sobanga, Desa Kesumbo Ampal, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (09/11/22). “Hari ini kita menyerahkan SK Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan […]

  • Ibunda Terancam Dicerai, Siswi SMA di Pelalawan Terpaksa Layani Ayah Tiri 

    Ibunda Terancam Dicerai, Siswi SMA di Pelalawan Terpaksa Layani Ayah Tiri 

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Kelaku petani inisial AI (31) di Bandar Seikijang Pelalawan sangat biadab. Dengan ancaman hendak menceraikan ibu korban, ia berhasil menggarap anak tirinya. Korban yang berstatus siswi SMA itu, tak berdaya dengan ancaman pelaku yang seharusnya justeru tempatnya berlindung. BU (16) inisial korban juga tak ingin sang ibunda jadi janda lagi. Agar perbuatan […]

expand_less