Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Trauma Ancaman Tambang Pasir, Nelayan Rupat Surati Kemen-KKP

Trauma Ancaman Tambang Pasir, Nelayan Rupat Surati Kemen-KKP

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUPAT, detak24com – Nelayan Suka Damai, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis surati Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kemen-KKP) terkait wilayah konservasi perairan.

Masyarakat nelayan trauma terhadap ancaman usaha penambangan pasir yang merusak lokasi penangkapan mereka. Sehingga, perlu secepatnya ditetapkan wilayah konservasi perairan tersebut.

Menurut nelayan, Pemerintah Provinsi Riau tak kunjung menindaklanjuti penetapan konservasi perairan pasca lima tahun lebih diterbitkannya SK Gubri: Kpts.565/II/2019 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Rupat Utara.

Eriyanto, nelayan Desa Suka Damai, menyebut desakan penetapan ini merupakan upaya masyarakat Desa Suka Damai melindungi wilayah tangkap nelayan dari ancaman perizinan tambang pasir laut.

Kesadaran ini muncul atas dampak buruk yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang pasir laut PT Logomas Utama (LMU) yang masih dirasakan nelayan hingga lebih dari dua tahun pasca penambangan yang berlangsung empat bulan sejak September 2021.

“Hanya empat bulan PT LMU beraktifitas, tapi dampaknya kami rasakan hingga sekarang, hasil tangkap kami belum pulih. Untuk itu, kami meminta Bapak Menteri KKP segera menetapkan kawasan konservasi agar wilayah tangkap kami sebagai nelayan terlindungi dari ancaman izin tambang pasir laut,” harap Eriyanto dirilis, Kamis (04/07/24).

Sementara, Ahlul Fadli, Manajer Kampanye dan Pengarusutamaan Keadilan Iklim WALHI Riau mengatakan pasca diterbitkannya Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.565/II/2019 tidak terdengar langkah serius dari Pemerintah Provinsi Riau.

Pemerintah seakan tidak melihat urgensi penetapan wilayah konservasi ini bagi kelangsungan hidup masyarakat Pulau Rupat, khususnya kelompok nelayan.

Padahal masyarakat Desa Suka Damai telah meminta langsung kepada Pemerintah Provinsi pada pertemuan di Kantor Gubernur Riau 5 September 2023 lalu.

“Pemerintah Provinsi Riau harusnya mengajukan usulan penetapan kawasan konservasi paling lama enam bulan pasca ditetapkan pencadangannya, sesuai Permen KKP Nomor: 31/PERMEN-KP/2020 tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi Tahun 2020 pasal 25 ayat (3). Ini membuktikan Pemerintah Provinsi abai dalam perlindungan ruang hidup masyarakat Rupat, khususnya kelompok nelayan, namun sampai saat ini tidak ada progres,” ujar Ahlul.

Dalam upaya melindungi ruang hidup dari ancaman perizinan tambang pasir laut, masyarakat Desa Suka Damai sebelumnya juga mendesak Pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut.

Kebijakan ini memberi ruang bagi tambang pasir laut yang sudah jelas memberikan dampak buruk bagi ekosistem laut, dan mengancam ruang hidup masyarakat pesisir, khususnya kelompok nelayan.

Lebih lanjut kebijakan ini akan mempercepat dan memperluas kerusakan wilayah laut dan pesisir serta pulau-pulau kecil di Indonesia akibat krisis iklim, dikutip detak24com dari riauterkini. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiang Powerline PHR di Menggala Sakti Makan Korban, Remaja Nyaris Tewas Tersetrum

    Tiang Powerline PHR di Menggala Sakti Makan Korban, Remaja Nyaris Tewas Tersetrum

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROKANHILIR, detak24.com –Remaja 14 tahun nyaris tewas tersengat listrik saat memanjat tiang powerline milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Menggala Sakti Rohil, Senin (27/10/25) pagi. Tiang powerline yang berdiri di tengah pemukiman warga Kepenghuluan Menggala Sakti, RT 02 RW 02 Dusun Menggala Kota, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir tersebut tanpa pagar pelindung. Sehingga, […]

  • Pemprov Riau Minta  Bantuan Konsulat Malaysia, Kerusakan Stadion Utama

    Pemprov Riau Minta  Bantuan Konsulat Malaysia, Kerusakan Stadion Utama

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kepala Dispora Provinsi Riau Boby Rachmat mengatakan, retribusi pemakaian Stadion Utama Riau yang belum dibayar manajemen PSPS. Yakni, untuk Bulan Agustus 2022 serta ganti rugi kerusakan kursi. Terhadap hal itu, pihaknya meminta kepada Konsulat Malaysia untuk membantu melakukan koordinasi terkait tunggakan retribusi dan ganti rugi kerusakan Stadion Utama Riau pasca-kerusuhan suporter PSPS […]

  • KADER PDIP Meregang Nyawa di Selokan, Polisi Usut Penyebab Kematian

    KADER PDIP Meregang Nyawa di Selokan, Polisi Usut Penyebab Kematian

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DETAK24.COM – Seorang pria diketahui bernama Mustakim (33) ditemukan tewas oleh petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) pada selokan kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Belakangan diketahui, korban merupakan anggota Satgas Cakra Buana kader DPC PDIP Tangsel. Ini berdasarkan kartu anggota PDIP atas nama Mustakim yang ditemukan bersama korban. Korban ditemukan tewas di selokan di […]

  • KAPOLRES Dumai Pasangkan Helm Bocah SD, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023

    KAPOLRES Dumai Pasangkan Helm Bocah SD, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    DUMAI, detak24.com – Ajak masyarakat tertib lalulintas, Polres Dumai membagikan helm dan kaos. Tidak itu saja, AKBP Nurhadi Ismanto pimpinan institusi tersebut ikut memasangkan helm untuk anak SD yang dibonceng. Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023 yang digelar di Bundaran Polres Dumai, Jumat (10/10/23) dipimpin Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto. Didampingi Kasat Lantas AKP Akira Ceria. […]

  • Lapor ke Polda, Cagub Riau Dituding Intervensi Kepala Sekolah 

    Lapor ke Polda, Cagub Riau Dituding Intervensi Kepala Sekolah 

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim advokasi paslon Bermarwah melaporkan dugaan keterlibatan salah satu kandidat cagubri dalam mengintervensi kepala sekolah SMA/SMK di Riau. Kegiatan yang mengarah pada dugaan money politics dengan sistem terstruktur, sistematis dan masif (TSM) untuk mendukung salah satu kandidat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Berangkat dari situasi tersebut Tim Advokasi Bermarwah yang dipimpin […]

  • Waspada! PLTA Koto Panjang Putuskan Buka Pintu Waduk, Ini Jadwalnya 

    Waspada! PLTA Koto Panjang Putuskan Buka Pintu Waduk, Ini Jadwalnya 

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Manajemen PLTA Koto Panjang mengumumkan rencana pembukaan pintu pelimpah waduk sebagai langkah pengendalian dini. Pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 10.00 WIB. Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan Koto Panjang yang […]

expand_less