Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Lampung » Tiga Polisi Gugur di Lokasi Sabung Ayam, Terbongkar Percakapan Kapolsek Lusiyanto dengan Peltu Lubis Sebelum Arena Dibuka 

Tiga Polisi Gugur di Lokasi Sabung Ayam, Terbongkar Percakapan Kapolsek Lusiyanto dengan Peltu Lubis Sebelum Arena Dibuka 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG, detak24com – Terbongkar isi percakapan antara Kapolsek Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto, dengan Peltu Lubis sebelum arena sabung ayam dibuka.

Dalam percakapan tersebut, Peltu Lubis meminta izin untuk menggelar sabung ayam kepada Kapolsek Lusiyanto. Kapolsek Lusiyanto pun disebut memberikan izin dengan melontarkan kode ‘aman’ ke Peltu Lubis.

Diketahui, tiga anggota polisi gugur setelah tertembak dalam penggerebekan judi sabung ayam di Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/03/25) petang. Adapun pelaku penembakan diduga 2 oknum anggota TNI.

Hal tersebut disampaikan Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto.

Dia menyebut, sebenarnya hubungan Kapolsek Negara Batin AKP Lusiyanto dan Komandan Pos Ramil Negara Batin, Peltu Lubis sangat baik, dan sama-sama mengetahui ada judi sabung ayam di wilayah mereka.

Menurut Yogi, setiap ada jadwal gelanggang sabung ayam, Peltu Lubis selalu memberitahukan kepada Lusiyanto. 

“Saat Peltu Lubis minta izin menyelenggarakan gelanggang sabung ayam, Lusiyanto menjawab silakan, yang penting harus aman. Kata aman yang dimaksud adalah setoran uang. Jadi, memang ada setoran uangnya,” kata Yogi, seperti dikutip dari Kompas, Ahad (23/03/25).

Isu Setoran

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, pada Rabu malam, mengatakan, dirinya sudah mengetahui isu itu dari sejumlah unggahan media sosial.

Dia mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan terhadap Peltu Lubis dan Kopka Basar, dua tentara yang diduga melakukan penembakan, diakui terdapat kontrak atau kesepakatan dengan pihak Polsek Nagara Batin terkait judi sabung ayam di daerah tersebut.

“Pejabat Polsek Negara Batin (Kapolsek Lusiyanto) dan Pejabat Pos Ramil Negara Batin (Peltu Lubis) memiliki hubungan baik,” kata Eko, seperti ditulis Kompas.

Menurut Eko, keduanya sama-sama mengetahui adanya tren judi sabung ayam di wilayah mereka. Apalagi kegiatan judi itu sudah berjalan dalam waktu yang relatif lama, yakni sekitar setahun terakhir.

“Judi sabung ayam memiliki daya tarik tinggi karena nilai profit yang menggiurkan. Info soal judi sabung ayam itu pasti sampai ke Polsek dan tidak mungkin tidak ada profit yang diambil,” tudingnya.

Keterangan ini diperkuat oleh pernyataan Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto.

Dia menyebut, hubungan Kapolsek Negara Batin Ajun Komisaris Anumerta Lusiyanto dan Komandan Pos Ramil Negara Batin Peltu Lubis sangat baik dan sama-sama mengetahui ada judi sabung ayam di wilayah mereka.

Menurutnya, setiap ada jadwal gelanggang sabung ayam, Peltu Lubis selalu memberitahukan kepada Lusiyanto. 

Saat Peltu Lubis minta izin menyelenggarakan gelanggang sabung ayam, Lusiyanto menjawab silakan, yang penting harus aman. Kata aman yang dimaksud adalah setoran uang. Jadi, memang ada setoran uangnya,” kata Yogi, seperti dikutip dari Kompas.

Kenapa akhirnya terjadi baku tembak yang menewaskan polisi? Kapendam Sriwijaya, Kolonel Eko Syah Putra Siregar mengungkapkan, beberapa waktu belakangan, sebelum insiden penembakan, hubungan Pimpinan Polsek dan Pejabat Pos Ramil memburuk.

Apakah ini yang menjadi pemicu? “Info ini jadi bagian yang sedang diinvestigasi dan kita sedang menunggu hasil investigasi tersebut,” ujarnya.

Namun, Eko menduga, kedua pihak juga sama-sama mendapat keuntungan dari perjudian tersebut.

”Namanya saja sudah judi sabung ayam. Otomatis ada profitnya dong. Logikanya, kemungkinan ada kesepakatan di antara kedua pihak (kepolisian dan TNI),” kata Eko, seperti dikutip Kompas.

Sehingga, dalam kasus ini, selain dua anggota TNI yang diduga pelaku penembakan tersebut, Kodam II/Sriwijaya mensinyalir ada pelaku lain dari kepolisian.

”Kalau terbukti bersalah, dua anggota TNI yang diduga pelaku penembakan itu pasti akan mendapatkan hukuman setimpal. Tapi kami harap, pihak lain yang terlibat juga harus diusut dan diberikan hukuman tegas,” pungkasnya.

Baku Tembak Diduga Dipicu Setoran

Pihak TNI, dalam hal ini Kodam II/Sriwijaya berharap investigasi tidak hanya menyasar dua anggota TNI yang diduga menjadi penembak, tetapi juga kepada semua terduga pelaku, termasuk dari kepolisian.

TNI menduga, aparat kepolisian mengetahui dan terlibat dalam judi sabung ayam yang menyebabkan seorang Kapolsek dan dua anggotanya meninggal dunia saat melakukan penggerebekan.

Di waktu yang berdekatan dengan keterangan Kodam II/Sriwijaya, beredar video Tiktok dari akun @satr1a6_ yang diunggah pada Rabu (19/03/25).

Dalam video yang juga beredar di X (Twitter) menyebutkan, insiden tiga polisi tewas ditembak saat penggerebekan judi sabung ayam di Senin (17/3/2025) petang, dipicu oleh masalah setoran.

Seperti yang dikutip dari Kompas, disebutkan beberapa hal dalam video tersebut, di antaranya:

– Polsek Negara Batin diduga sudah diberi jatah setoran judi sabung ayam Rp 1 juta per hari. 

Selain itu, ada tambahan uang bensin, uang rokok, dan lain-lain sehingga total setoran mencapai Rp 2,5 juta per hari.

– Namun, mereka diduga meminta setoran ditambah menjadi Rp 20 juta per hari.

– Anggota TNI yang diduga mengelola lokasi judi sabung ayam tidak mampu menyanggupi permintaan tersebut. 

– Sehingga Kapolsek (disebutkan) mengancam akan membawa pasukannya menggerebek lokasi perjudian tersebut. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juragan narkoba diciduk Polres Dumai. F : HMSPOL

    Polres Dumai Ciduk Juragan Narkoba, Miliki 15 Gram Sabu dan Pil Ekstasi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Dumai, detak24.com – Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Dumai membekuk juragan narkoba, dengan barang bukti 15,4 gram sabu serta pil ekstasi. Pelaku narkoba yang diamankan oleh Aparat Kepolisian Jajaran Polres Dumai tersebut adalah ZAJ alias ZR (34) warga Kelurahan Simpang Tetap Darul Ikhsan (STDI) Kecamatan Dumai Barat. Bersamaan penangkapan tersangka ZA turut diamankan sejumlah […]

  • GAWAT! Pengedar Sabu di Pekanbaru Petenteng Senpi

    GAWAT! Pengedar Sabu di Pekanbaru Petenteng Senpi

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi gerebek rumah pengedar sabu di Jalan Indrapuri, Kelurahan Rejosari, Tenayan Raya, Pekanbaru, Senin (03/06/24) petang. Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan dua pelaku yaitu Abrianto dan Efrandra. “Ada dua orang yang kami amankan, pelaku bernama Abrianto sebagai pengedar dan pelaku Efrandra. Petugas juga menemukan […]

  • INGIN Dapat Rice Cooker Gratis dari Pemerintah? Syaratnya Gampang Lho!

    INGIN Dapat Rice Cooker Gratis dari Pemerintah? Syaratnya Gampang Lho!

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pemerintah menggelontorkan Rp 347,5 miliar untuk pengadaan 500 ribu rice cooker gratis tahun ini. Siapa saja berhak mendapatkan bantuan cuma-cuma itu, asalkan memenuhi syarat. Pemerintah juga sudah mengeluarkan dua regulasi atau aturan hukum untuk melaksanakan rencana tersebut.Salah satunya; Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik […]

  • Adik Bunuh Abang Kandung Gegara Warisan Kebun Sawit di Pinggir 

    Adik Bunuh Abang Kandung Gegara Warisan Kebun Sawit di Pinggir 

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PINGGIR, detak24com – Ojak Manurung (31) tewas dibunuh adik kandungnya, Samsul Manurung (26), di Desa Tengganau Kecamatan Pinggir. Informasi dirangkum, Rabu (11/12/24) peristiwa maut itu terjadi gegara warisan kebun sawit. Pelaku sakit hati, kebun sawit peninggalan orangtua mereka hanya dikelola korban. Korban ditemukan meninggal dunia di depan rumahnya, Jalan Lintas Duri – Pekanbaru, RT 002/RW […]

  • KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Pimpinan Akui Kontribusi Brigjen Endar Sangat Besar

    KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Pimpinan Akui Kontribusi Brigjen Endar Sangat Besar

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    JAKARTA, detak24com – Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkap bahwa OTT Bupati Kepulauan merupakan yang pertama di 2023. Ini tak lepas dari kontribusi Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan KPK. “Kemudian terkait OTT pertama (di tahun 2023), saya yakin kegiatan tangkap tangan yang kami lakukan ini prosesnya sudah lama. Sprin lidiknya sendiri tidak tahu tapi […]

  • Akhiri Krisis Listrik, PLN Bangun Kabel Bawah Laut ke Meranti 

    Akhiri Krisis Listrik, PLN Bangun Kabel Bawah Laut ke Meranti 

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Langkah besar untuk mengakhiri krisis listrik di Kabupaten Kepulauan Meranti akan segera terwujud. PT PLN (Persero) menyatakan komitmennya untuk memulai pembangunan kabel listrik bawah laut, yang akan menghubungkan pulau-pulau di Meranti dengan jaringan utama Pulau Sumatra. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid saat kunjungan kerja ke Kepulauan Meranti, Rabu […]

expand_less