Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TIGA Bulan Kades dan Perangkat Desa di Meranti Belum Gajian, Ancam Tutup Kantor

TIGA Bulan Kades dan Perangkat Desa di Meranti Belum Gajian, Ancam Tutup Kantor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sementara itu seluruh staf kantor Desa Pelantai, Kecamatan Merbau menyurati kepala desa untuk tidak bekerja sementara waktu karena gaji yang menjadi hak mereka baru akan dibayarkan 1 bulan dari tiga bulan belum dibayarkan.

“Kami dari aparatur desa dan staf Desa Pelantai membuat kesepakatan untuk sementara ini kami meliburkan diri tidak bekerja di kantor desa sampai batas waktu yang belum kami tentukan. Dikarenakan gaji kami katanya cuma akan dibayar 1 bulan, kami tidak bisa mencukupi kebutuhan kami sehari-hari, bahkan kami sudah tidak diberikan lagi berhutang di warung tempat kami berbelanja disebabkan ada hutang yang belum bisa kami bayarkan. Kami tidak mendapatkan gaji terhitung Januari di tahun 2023 dan November dan desember di tahun 2022. Dengan kami meliburkan kerja dari kantor desa, kami bisa mencari kerja lain untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” isi dalam surat tersebut.

Kepala Desa Telaga Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Noeradi saat dikonfirmasi juga mengatakan hal yang sama. Akibat tidak digaji, pelayanan di kantor desa tidak maksimal. Bahkan menurutnya jika ini berlangsung lama, pihaknya juga akan menutup kantor desa.

“Pelayanan di kantor desa tetap ada namun tidak maksimal, bahkan ada staf di kantor kami mengundurkan diri karena gajinya yang macet tidak mampu menutup kebutuhan hidup. Saat ini kami hanya melayani kebutuhan masyarakat, jika ada rapat di tingkat kabupaten sudah pasti kami tolak. Jika kondisi ini berlangsung lama, tidak menutup kemungkinan kami juga akan menutup kantor desa,” ungkapnya.

Bahkan Noeradi mengaitkan dengan ucapan Bupati Kepulauan Meranti yang sempat viral beberapa waktu lalu tentang Kepulauan Meranti adalah kabupaten termiskin. Dikatakan hal itu menjadi kenyataan, bahkan kemiskinan yang dirasakan sudah melebihi dari yang disampaikan Bupati pada waktu itu.

“Kemiskinan kali ini sudah berdampak kepada pelayanan kepada masyarakat, karena penghasilan tetap (Siltap) dan Non Siltap yang seharusnya menjadi hak mereka sudah memasuki 5 bulan tak mereka terima, yaitu 2 bulan di akhir tahun 2022 dan 3 bulan di tahun 2023, bahkan ada yang sampai mengundurkan diri disebabkan himpitan kebutuhan hidup dan tidak menutup kemungkinan yang lain akan menyusul. Bagaimana mereka bisa bekerja maksimal bila hak mereka tak terpenuhi, dan saat ini kami pun tidak bisa memaksa mereka untuk bekerja maksimal,” pungkasnya.

Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, langsung bereaksi menyusul adanya rencana sejumlah kepala desa yang akan menutup kantor desa.

Menyikapi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sukirno, langsung mengeluarkan Surat Himbauan kepada seluruh Kepala Desa.

Dalam suratnya, Plt Kadis PMD Sukirno meminta Kepala Desa agar tetap menjalankan roda pemerintahan sebagaimana mestinya. Dalam surat itu, Sukirno tidak memberikan solusi apapun untuk menjawab aspirasi yang disampaikan oleh para kepala desa.

“Untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan roda pemerintahan, maka pemerintah desa dilarang melakukan penutupan Kantor Desa,” sebagaimana ketikan dalam surat yang ditandatangani Plt Kadis PMD Kepulauan Meranti Sukirno.(halloriau)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (9)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • RASAIN! Pelakor di Aceh Dihukum Cambuk, Jadi Viral Medsos

      RASAIN! Pelakor di Aceh Dihukum Cambuk, Jadi Viral Medsos

      • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 11Komentar

      SEORANG perempuan dituduh sebagai pelakor di Aceh dapat hukum cambuk, gegara terbukti merebut laki orang. Seketika, jadi perbincangan hangat jagat media sosial (medsos) Instagram, TwitterdanTiktok. Viralnya kejadian pelakor dicambuk di depan orang ramai itupun menjadi perbincangan hangat. Pro dan kontra warganet banjir mengisi kolom komentar. Dikutip dari makasar terkini.id, video pelakor di Aceh dihukum cambuk itu […]

    • Anggota DPRD Pekanbaru Hamdani

      Fraksi PKS Tolak Kenaikan Harga BBM, Ekonomi Masyarakat Terseok-seok

      • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani menolak dengan tegas terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar yang bakal diumumkan pemerintah dalam waktu dekat. “Secara prinsip kami PKS, dari pusat sampai daerah, itu sangat jelas menolak kenaikan harga BBM bersubdisi. Mengapa? Karena saat ini masyarakat itu ekonominya masih terseok-seok,” kata […]

    • Squad Siaga Bencana Riau Terbentuk, Tekad Mengabdi untuk Kemanusiaan

      Squad Siaga Bencana Riau Terbentuk, Tekad Mengabdi untuk Kemanusiaan

      • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Squad Siaga Bencana Riau (SSBR) resmi dideklarasikan dalam kegiatan yang digelar di Meeting Room Angkasa Garden Hotel, Pekanbaru, Sabtu (30/05/26). Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Kesiapsiagaan, Bergerak dalam Kemanusiaan” bertujuan memperkenalkan sekaligus mengukuhkan SSBR sebagai wadah relawan kebencanaan di Riau. Helena Reza Putri selaku Ketua Umum SSBR mengatakan bahwa peran relawan […]

    • Pengelolaan Keuangan Bermasalah, DPC LAKI Aceh Timur Desak Pemkab Tindaklanjuti Temuan BPK 

      Pengelolaan Keuangan Bermasalah, DPC LAKI Aceh Timur Desak Pemkab Tindaklanjuti Temuan BPK 

      • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ACEH TIMUR, detak24com – Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Aceh Timur, Saiful Anwar desak Pemkab setempat tindaklanjuti temuan BPK terkait pengelolaan keuangan bermasalah. “Temuan BPK ini jelas menunjukkan adanya ketidakpatuhan dalam pengelolaan anggaran daerah. Kami mendesak para pihak terkait, baik Kepala SKPK, Kepala Dinas PU, maupun Ketua TAPK, untuk segera memproses rekomendasi BPK […]

    • TIGA Mahasiswa Bengkalis Terjebak Jaringan Narkoba, Dari Penangkapan 9 Tersangka di Bantan Air

      TIGA Mahasiswa Bengkalis Terjebak Jaringan Narkoba, Dari Penangkapan 9 Tersangka di Bantan Air

      • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Polisi Bengkalis menangkap tiga mahasiswa yang terlibat dalam sindikat narkoba Bantan Air. Ketiganya dibekuk bersama enam tersangka lainnya dalam waktu dan tempat berbeda. Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro melalui Kasat Resnarkoba AKP Tony Armando ketika dikonfirmasi, Senin (12/06/23) mengatakan, tiga orang dari mereka berstatus mahasiswa tersebut diringkus oleh Tim Satres Narkoba […]

    • Banjir Palembang Akibat Sungai Bendung Meluap, 500 Warga Mengungsi

      Banjir Palembang Akibat Sungai Bendung Meluap, 500 Warga Mengungsi

      • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      PALEMBANG, detak24.com – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi terjadi di Kota Palembang sejak Rabu, (5/10/22) malam hingga Kamis (6/10/22) subuh. Mengakibatkan sejumlah wilayah di kawasan itu tergenang banjir. Lurah 20 Ilir D2 Kecamatan Kemuning Palembang, Mery Kusyanti saat diwawancara awak media menyebutkan ada kurang lebih 500 orang yang terdampak musibah banjir tersebut di wilayahnya. […]

    expand_less