Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Terungkap Alasan Pemilik Daycare ESLC Pekanbaru Melakban Bocah 4 Tahun

Terungkap Alasan Pemilik Daycare ESLC Pekanbaru Melakban Bocah 4 Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Polisi menahan pemilik daycare Early Steps Learning Center (ESLC), inisial W dan pengasuh D. Mereka melakban kaki dan mulut bocah 4 tahun yang dititip di situ.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pekanbaru, Iptu Mimi Wira Swarta mengatakan, kedua tersangka mengakui perbuatannya beralasan karena korban hiperaktif.

“Karena si anak tak bisa diam. Kalau dikasih makan meronta-ronta,” ujar Mimi Swara, Ahad (11/08/24).

Dengan alasan itu, si bocah didudukkan di baby chair agar tidak lari ke sana kemari dan mengambil barang-barang di sekitarnya.

“Kalau tak begitu korban lari ke sana kemari, mengambil barang-barang, lalu dimasukkan ke mulutnya,” tutur Mimi Swara.

Perbuatan melakban korban diakui kedua tersangka hanya sekali dilakukan. “Pengakuan keduanya, hanya sekali itu saja,” ungkap Mimi Swara.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra menyebut dugaan penganiayaan dilaporkan ibu korban, Aya Sopia (41) pada Selasa Jumat (31/05/24).

Berawal ketika Aya mendapat informasi dari seorang pengasuh di daycare itu pada Selasa (28/05/24) malam. Dikabarkan kalau balita F diperlakukan tidak layak dan mendapat kekerasan.

Bocah inisial F itu didudukkan di baby chair, mulut korban ditutup dan kaki korban diberi lakban atau isolasi bening. Situasi itu direkam oleh pengasuh lain.

Bery mengatakan, penyidik telah menyita barang bukti berupa satu kursi bayi berwarna putih, satu isolasi/lakban bewarna bening dan satu buah flashdisk berisi rekaman video.

Tersangka dijerat dengan Pasal 80 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegas Bery dirilis dari cakaplah, Ahad (11/08/24). (*)

Editor : Kar 

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di   https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beredar Kabar Mantan Supir Ambulans Angkut Sabu 80 Kg di Bagansiapi-api 

    Beredar Kabar Mantan Supir Ambulans Angkut Sabu 80 Kg di Bagansiapi-api 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Penangkapan sabu 80 kilogram di Bagansiapi-api viral. Beredar sejumlah foto tersangka yang disebut mantan supir ambulans RSUD setempat ditangkap polisi, Sabtu (29/11/25). Seperti dikutip dari suararokannews, Kepolisian Kabupaten Rokan Hilir berhasil mengamankan 80 kilogram sabu yang dibawa oleh mantan supir ambulans RSUD dr Pratomo. Tersangka kedapatan membawa barang haram narkotika jenis sabu […]

  • Seorang Diangkut Polisi, Aparat Gerebek Mafia BBM di Jalan Merdeka Dumai 

    Seorang Diangkut Polisi, Aparat Gerebek Mafia BBM di Jalan Merdeka Dumai 

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com –  Polisi menggerebek mafia BBM di Jalan Merdeka, Dumai. Seorang berinisial R terciduk dengan barbuk 330 liter Bio Solar. Jajaran Sat Reskrim Polres Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pemerintah. Informasi dirangkum Sabtu (15/03/25), dalam operasi yang dilakukan pada Jumat, 14 Maret 2025, […]

  • SINDIKAT UANG PALSU, Polres Inhil Gulung Dua Tersangka

    SINDIKAT UANG PALSU, Polres Inhil Gulung Dua Tersangka

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    INHIL, detak24.com – Polres Inhil menangkap dua pelaku sindikat pengedar dan penyimpan uang palsu di wilayah Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah SIK MSi mengatakan uang palsu yang berhasil diamankan dari para pelaku sebesar Rp79,4 juta dari total Rp90 juta. “Uang palsu yang kami amankan […]

  • Sedang Joging, Dosen Kritis Ditabrak Innova di Pekanbaru, Kaki Patah-Kepala dan Perut Luka-luka 

    Sedang Joging, Dosen Kritis Ditabrak Innova di Pekanbaru, Kaki Patah-Kepala dan Perut Luka-luka 

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Minibus Toyota Kijang Innova menabrak dua pejalan kaki di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (20/07/25). Korban  merupakan pasangan suami istri mengalami luka berat dan ringan. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol I Made Juni Artawan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.50 WIB pagi. Ketika itu korban sedang olahraga. Dua korban adalah Leon […]

  • Tenggelam Tiga Hari, Pemancing Ditemukan Tewas di Pasir Penyu Inhu

    Tenggelam Tiga Hari, Pemancing Ditemukan Tewas di Pasir Penyu Inhu

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Tim SAR gabungan menemukan pemancing yang tenggelam tiga hari di Sungai Indragiri, Pasir Penyu Inhu. Korban bernama Septian, 23 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi (20/07/24) sekitar pukul 06.00 WIB. Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan bahwa korban ditemukan pada hari kedua pencarian oleh tim SAR gabungan. Septian ditemukan […]

  • NOVIA Situmeang Tampil Elegan di Tengah Kedukaan

    NOVIA Situmeang Tampil Elegan di Tengah Kedukaan

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    detak24com – DUET Neyl Author dan Novia Situmeang jadi pembuka Indonesia Idol 2023 Top 8, Senin (20/03/23) malam. Meski Novia Situmeang sedang berduka, si penyanyi bisa tampil elegan. Diketahui, ayah Novita Situmeang baru saja meninggal. Riden Situmeang meninggal dunia sehingga kala itu Novia Situmeang langsung berangkat dari Jakarta menuju ke kampung halamannya yang berada di […]

expand_less