Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TAK TUNTAS di Daerah, DPRD Siak Laporkan Lakakerja PHR ke Pusat

TAK TUNTAS di Daerah, DPRD Siak Laporkan Lakakerja PHR ke Pusat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24.com – Insiden kecelakaan kerja di PT BSP area kerja PHR (Pertamina Hulu Rokan di Siak, Riau yang menewaskan pekerja kini masih terus diusut. Bahkan, pimpinan DPRD Siak sudah melaporkan ke Kemenakertrans serta Kemen – BUMN.

Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan mengaku prihatin atas insiden tersebut. Ia pun heran kecelakaan kerja bisa terjadi di perusahaan BUMD yang seharusnya memprioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau (K3).

“Kenapa peristiwa itu bisa terjadi? Padahal keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 menjadi syarat utama operasional sebuah perusahaan tambang yang tidak dapat ditawar menawar,” ungkap Indra Gunawan, dikutip Senin (13/02/23).

Terkait insiden itu, Indra bersama anggota DPRD lain juga mengambil langkah untuk berkonsultasi dengan Kementerian Tenaga Kerja. Termasuk minta petunjuk langsung Kementerian ESDM mengenai penerapan K3 terkait zero accident beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Indra, pihak Kementerian juga membeberkan bahwa perusahaan harus memiliki kewajiban dan tanggung jawab secara hukum atas kecelakaan kerja yang terjadi. Salah satunya agar karyawan yang terlibat kecelakaan tak di pecat.

“Disebutkan Kementerian Tenaga Kerja bahwa tanggung jawab tersebut bukan hanya kerugian akibat kecelakaan atas kematian saja. Namun, juga memastikan bahwa karyawan yang mengalami cacat akibat kecelakaan kerja tidak diputus langsung hubungan kerjanya. Maka dari itu segala upaya harus dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan di tempat kerja,” katanya setelah pertemuan dengan pihak kementerian.

“Karena dampak dari kecelakaan kerja tersebut tidak hanya bagi karyawan saja. Melainkan akan ada resiko bagi managemen dan berdampak juga pada perusahaan,” jelas Indra.

Penerapan K3 merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman. Sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja.

Sedangkan hasil pertemuan dengan ESDM, Indra memastikan kecelakaan kerja yang terjadi di BSP seharusnya menjadi tanggungjawab kepala teknik. Hal itu sesuai petunjuk Direktur Teknis dan Migas Kementerian ESDM, Dr Mirza Mahendra.

“Jika terjadi kecelakaan fatality di perusahaan itu menjadi tanggung jawab kepala teknik (Katek),” katanya.

Sementara saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT BSP dan pihak vendor dalam pertemuan terpisah, Indra menilai ada penyampaian yang tidak jujur dalam memberikan keterangan. Hal itu menjadi catatan bagi DPRD Siak atas berbedanya keterangan pihak PT BSP dan vendor.

“Kejadian sama, lokasi kecelakaan kerja sama, korban juga sama. Tapi, keterangan antara PT BSP dan vendor kok beda. Ini kan lucu, kok malah terkesan ditutup-tutupi,” kata Indra.

Dari hasil keterangan para pihak dan bukti yang didapat, kecelakaan kerja yang terjadi diduga merupakan pelanggaran SOP dari K3. Bahkan menjadi kesalahan yang fatal dan harus dipertanggungjawabkan pihak perusahaan.

Diketahui, akibat ledakan itu, satu pekerja tewas dan empat lainnya mengalami luka bakar Informasi diterima detikSumut, sumur di Bekasap 02 Dayun meledak pada Kamis (26/1). Sumur meledak saat pekerja dari PT BSP akan mengambil gate valve dari pipa minyak yang sumurnya sudah mati.

Gate valve itu, rencananya akan digunakan di sumur-sumur yang masih aktif. Pekerja pun lalu memotong baut yang ada di pipa dan sudah berkarat.

“Petugas memotong baut yang sudah berkarat pakai alat pemotong berupa las pemotong. Sehingga ini memicu ledakan,” kata Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja, Selasa (31/1/2023).(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

  • apri un account binance

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

    24 Juli 2025 09:39
  • binance sign up

    Your enticle helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    8 Juni 2025 03:38

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEGER! Warga Meranti Diterkam Buaya 5 Meter, Saat Ikat Tual Sagu – Masih dalam Pencarian

    GEGER! Warga Meranti Diterkam Buaya 5 Meter, Saat Ikat Tual Sagu – Masih dalam Pencarian

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    MERANTI, detak24.com – Seorang warga asal Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang diserang buaya di sungai saat dirinya mengikatkan tual sagu, Ahad (25/122/22) petang. Kejadian yang menimpa Zainal Bin Tahar (50) itu terjadi pada pukul 16:00 WIB, di sungai Desa Penyagun. Yang mana dirinya sedang bekerja untuk mengikatkan tual sagu,  tiba-tiba diterkam serta dilarikan buaya ke dalam […]

  • DETIK-DETIK Penemuan Jasad Mahasiswa PCR, Terdengar Suara Ledakan Dahsyat dari Dasar Sungai Kampar

    DETIK-DETIK Penemuan Jasad Mahasiswa PCR, Terdengar Suara Ledakan Dahsyat dari Dasar Sungai Kampar

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pencarian mahasiswa PCR yang hanyut saat Ospek di Sungai Kampar menyisakan fakta misteri. Betapa tidak,  jasad baru ditemukan setelah lima hari hilang. Ternyata hanya berjarak 200 meter TKP. Menurut Anggota Tim SAR Gabungan yang ikut mencari jenazah Candra Ari Kusuma, ia sempat mendengar dentuman keras dari dalam sungai sesaat sebelum menemukan jasad […]

  • Pelajar SMA Spesialis Jambret Jalanan Pekanbaru, Ditangkap Warga

    Pelajar SMA Spesialis Jambret Jalanan Pekanbaru, Ditangkap Warga

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24. com – Warga berhasil menangkap spesialis jambret jalanan usai beraksi di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. Fakta mengejutkan, ternyata keduanya masih remaja dan berstatus sebagai pelajar SMA.    Dua pelaku ini sudah sering melakukan jambret di beberapa TKP di Kota Pekanbaru seperti di Jalan Kelapa Sawit, Jalan Labersa, Jalan Arengka, Jalan Sepakat, Jalan Harapan […]

  • Remaja Bersimbah Darah Tergeletak di Jalanan, Ternyata Korban Kecelakaan

    Remaja Bersimbah Darah Tergeletak di Jalanan, Ternyata Korban Kecelakaan

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KUANSING, detak24.com – Beredar video memperlihatkan remaja tergeletak bersimbah darah. Banyak berspekulasi bahwa pria tersebut korban pembegalan geng motor Pekanbaru, ternyata kejadiannya di Taluk Kuantan. Ternyata, video yang beredar tersebut terjadi di Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. Pria tersebut bukan merupakan korban pembegalan namun korban terjatuh saat sedang melakukan aksi balap liar. Kapolresta Pekanbaru Kombes […]

  • Oknum Perwira TNI-AL Diduga Minta Uang Sogok Rp5,4 Miliar, Lepaskan Tangker Nord Joy

    Oknum Perwira TNI-AL Diduga Minta Uang Sogok Rp5,4 Miliar, Lepaskan Tangker Nord Joy

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24.com – Oknum Perwira TNI Angkatan Laut diduga meminta uang sogokan senilai US$375 ribu (Rp5,4 miliar) untuk melepaskan tangker Nord Joy, dekat lepas pantai Singapura. Informasi ini didapatkan oleh Reuters dari dua orang yang mengaku terlibat dalam negosiasi tersebut, dan tidak bersedia diungkapkan identitasnya. Pemilik kapal disebut mengeluarkan uang, secara tidak resmi. Masing-masing sekitar US$300 […]

  • Kehabisan Ongkos Pulang, Warga Ujung Batu Gasak Toko Emas di Pekanbaru 

    Kehabisan Ongkos Pulang, Warga Ujung Batu Gasak Toko Emas di Pekanbaru 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria asal Ujung Batu, Rohul nekat mencuri gelang emas di Pekanbaru karena kehabisan ongkos pulang kampung. Tersangka berinisial Pandri (29), menggasak Toko Nirwana, Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Aksi itu dilakukannya Ahad (27/04/25) sekira pukul 17.30 WIB petang. Baca juga : Tanpa Rasa Iba, Maling Bongkar Rumah Lansia di Kunto Darussalam, Motor hingga […]

expand_less