Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‘TAK PUNYA UANG BELI BERAS’, Pesan Terakhir Keluarga Kalideres Sebelum Kunci Pintu Rumah

‘TAK PUNYA UANG BELI BERAS’, Pesan Terakhir Keluarga Kalideres Sebelum Kunci Pintu Rumah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Pesan WhatsApp (WA) terakhir satu keluarga yang meninggal kelaparan di Kalideres Jakarta Barat ditujukan ke petugas PLN. Mereka tak punya uang bayar listrik dan beli beras.

Pesan WA terakhir ini sudah berlangsung lama sekitar sebulan lalu. Sesudah mengirimkan WA, keluarga ini diduga tidak punya apa-apa lagi untuk dimakan dan diminum.

Lalu mengunci diri di dalam rumah dan meninggal satu per satu sebelum akhirnya mayat mereka mengeluarkan aroma busuk.

Sesuai hasil autopsi jenazah empat anggota keluarga di Kalideres ini, mereka meninggal sekitar tiga minggu lalu atau sekitar pertengahan Oktober 2022.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce menyebut, kematian 4 orang sekeluarga di Kalideres ini karena tidak makan dan minum dalam waktu yang cukup lama.

Keempatnya tewas dalam waktu yang berbeda.

“Ini dari bapaknya, ibunya, serta dari iparnya ini waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda,” kata Pasma lagi.

Dari hasil autopsi di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur, keempat korban diperkirakan meninggal sejak 3 minggu yang lalu.

“Keterangan dari dokter forensik bahwa kematian ini dari 3 minggu yang lalu,” tutur Pasma.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapati pintu pagar dan rumah dalam keadaan terkunci.

Polisi terpaksa membobol pagar dan pintu rumah untuk menyelidiki laporan warga dimana dari dalam rumah ini telah mengeluarkan aroma busuk.

Saat dibuka bersama dengan petugas kepolisian, rupanya RD, RN, DF, dan DG, sudah meninggal dunia.

Dua jenazah pria dan wanita ini berada di tergeletak di ruang tamu dan kamar tengah.

Penemuan empat jenazah dalam satu rumah ini terjadi pada Kamis (10/11) malam sekitar pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, beras dan nasi tak ada ditemukan di rumah empat (4) anggota keluarga di Kalideres Jakarta Barat yang meninggal kelaparan.

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan sisa makanan beras atau nasi di dalam rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Taman Asri 3, RT 7/ RW 15, Citra Garden 1 Exit Blok AC 5/7.

“Biasanya mungkin yang belum dimasak ya kayak mungkin stok beras, minyak, atau air itu tidak ditemukan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Taufik, Jumat (11/11/2022).

“Nggak ada, beras juga dicek nggak ada. Artinya kalau orang bisa mampu membeli beras kan sedikit-sedikit ada sisanya dong,” katanya.

“Terus mungkin ada minyak, ada apa mungkin stok-stok sisa bahan makanan yang lama hasil ini tidak ada,” bebernya.

Pesan WA Terakhir ke Petugas PLN

Ketua RT 007 RW 015, Asiung, Jumat (11/11/2022) mengatakan petugas PLN di sana sempat berkomunikasi dengan pemilik rumah pada 4 Oktober 2022.

Komunikasi terakhir pada 4 Oktober ini dilakukan via WhatsApp (WA). Isinya meminta aliran listrik ke rumah mereka diputus.

“Dia ada chat dengan petugas PLN itu tanggal 4 Oktober, ‘silakan Bapak putus aliran listrik di rumah saya, apabila ingin pemasangan baru saya hubungi bapak’,” kata Asiung menjelaskan isi chat WA itu.

“Itu chat terakhir yang ia berikan kepada petugas PLN Kalideres,” jelasnya.

Pada 27 Oktober 2022, petugas PLN menghubungi kembali pemilik rumah tersebut. Namun, saat itu sudah tidak bisa dihubungi sama sekali.

“Tanggal 27 Oktober, petugas melakukan telepon balik tapi sudah check list 1 tidak ada berita sama sekali,” katanya soal pesan terakhir keluarga Kalideres ini sebelum meninggal.(pojoksatu.id)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • TERKAIT Teddy Minahasa, Ini Tampang Alex Bonpis Bandar Narkoba Kampung Bahari Jakarta

      TERKAIT Teddy Minahasa, Ini Tampang Alex Bonpis Bandar Narkoba Kampung Bahari Jakarta

      • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      JAKARTA, detak24.com – Polisi menangkap Alex Bonpis, bandar narkoba Kampung Bahari, Jakarta Utara.  Pelaku merupakan jaringan narkoba Teddy Minahasa, mantan Kapolda Sumbar yang ditangkap sebelumnya. Penangkapan Alex Bonpis bandar narkoba dilakukan setelah ultimatum polisi agar segera menyerahkan diri tak dihiraukannya. Dikutip Rabu (18/01/23), Alex Bonpis bandar narkoba Jakarta ini ditangkap pada Senin (16/1) malam kemarin […]

    • KAGET Dengar Ledakan, Rumah di Komplek BSD Jalan Suka Karya Pekanbaru Terbakar

      KAGET Dengar Ledakan, Rumah di Komplek BSD Jalan Suka Karya Pekanbaru Terbakar

      • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 10Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Sebuah rumah yang berada di Perumahan BSD Blok H,RT05/RW04 Jalan Suka Karya Gg. Budi Mulya, Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru hangus terbakar, Jumat (5/5/2023). Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat saksi 1 yang merupakan anak pemilik rumah yang sedang tidur mendengar bunyi ledakan. “Mendengar bunyi ledakan tersebut, saksi […]

    • Amnesti dan Abolisi Presiden Prabowo untuk Hasto – Tom Lembong Demi Keutuhan NKRI 

      Amnesti dan Abolisi Presiden Prabowo untuk Hasto – Tom Lembong Demi Keutuhan NKRI 

      • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas mengatakan alasan pemberian abolisi dan amnesti Presiden RI Prabowo Subianto kepada Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto untuk menjaga keutuhan NKRI. “Dari awal presiden memang menginginkan, karena beliau selalu berpikir tentang keutuhan NKRI. Jadi beliau selalu menekankan tentang keutuhan dan kita harus betul-betul bersatu padu untuk membangun bangsa […]

    • PENANGKAPAN Narkoba di Dumai Terbaru, Pengedar Sabu Terciduk di Lubukgaung

      PENANGKAPAN Narkoba di Dumai Terbaru, Pengedar Sabu Terciduk di Lubukgaung

      • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
      • account_circle Redaksi
      • 4Komentar

      DUMAI, detak24com – Penangkapan narkoba di Dumai terbaru kali ini, polisi mencokok pengedar sabu di Lubukgaung, Sungai Sembilan dengan BB 365 gram bubuk setan. Data dirangkum di Mapolres Dumai, Rabu (21/02/24), pelaku yang diamankan aparat kepolisian berinisial  IL (28), warga Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan sebagai pengedar narkoba di Dumai. Polisi juga mengamankan barang […]

    • KAPOLSEK Rumbai Pekanbaru Dicopot, Buntut Tahanan Kabur

      KAPOLSEK Rumbai Pekanbaru Dicopot, Buntut Tahanan Kabur

      • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Rumbai, detak24com – Kapolsek Rumbai, Iptu Putra Amor dicopot dari jabatannya buntut dari kasus 10 tahanan melarikan diri. Saat ini, yang bersangkutan dan sejumlah anggotanya dalam pemeriksaan Propam Polda Riau. “Iya, Kapolsek Rumbai dicopot, digantikan AKP Sardianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kota Pekanbaru,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, Senin (21/08/23). […]

    • POLDA RIAU Gulung Sindikat Maling Sawit di Kampar, Libatkan Security PT BSP

      POLDA RIAU Gulung Sindikat Maling Sawit di Kampar, Libatkan Security PT BSP

      • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 25Komentar

      KAMPAR, detak24.com- Seorang pria tua menjadi otak pelaku pencurian buah kelapa sawit. Tak tanggung-tanggung, tersangka bekerjasama dengan security perusahaan menjarah sawit milik PT BSP (Bumi Sawit Perkasa) sebanyak 1445 tandan. Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo, melalui Kapolsek Tapung Hulu AKP Nurman, Selasa (29/11/22) mengatakan, pelaku adalah PA (58) warga Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung […]

    expand_less