Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Sudah Lama Operasi, Banyak Lahan Warga Sekitar Tol Permai Tak Diganti Rugi 

Sudah Lama Operasi, Banyak Lahan Warga Sekitar Tol Permai Tak Diganti Rugi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Lahan milik masyarakat yang dilalui oleh tol Pekanbaru-Dumai ternyata masih ada belum diganti rugi. Padahal, jalan tersebut telah lama difungsikan.

Sekitar 30 KK mengadu ke DPRD Riau bahwa masih ada lahan masyarakat yang digunakan untuk tol namun belum diganti rugi oleh pemerintah.

Anggota DPRD Riau Khairul Umam mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus segera menyelesaikan masalah ganti rugi lahan milik masyarakat berstatus SHM yang digunakan untuk pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai. Pasalnya, persoalan ini telah berlangsung selama lima tahun namun tak kunjung ada kejelasan dan penyelesaian.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Riau itu menyebut, lahan yang digunakan untuk Tol ini ada yang sudah diganti dan ada yang belum.

“Ada sebanyak 30 KK mengadukan bahwa tanah mereka yang berstatus SHM belum mendapat ganti rugi. Ini sudah lima tahun lamanya. Bahkan masyarakat memasang spanduk di ruas jalan tersebut. Dan bahkan jalan itu juga tidak bisa digunakan,” ujar Khairul Umam, Jumat (11/7/2025).

Anggota Komisi IV itu juga menjelaskan, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang merupakan kontraktor penanggung jawab proyek tol telah menyediakan uang ganti rugi. Namun karena status izin tanah tersebut tumpang tindih maka proses ganti rugi dilimpahkan ke pengadilan setempat.

“Kita juga belum mengetahui ini persisnya seperti apa. Di satu sisi masyarakat punya sertifikatnya di sisi lain dianggap sebagai tanah negara. Ini karena SK Gubri tahun 1959,” ungkapnya.

Persoalan ini bermula ketika SKK Migas mengklaim bahwa 100 meter kiri dan kanan ruas jalan itu merupakan wilayah konsesi Blok Rokan, sehingga tidak ada kepemilikan pribadi. Ketentuan ini berdasarkan SK Gubri tahun 1959.

“Ketika reses masyarakat mengadukan persoalan ini ke kita. Mereka mengatakan sudah memiliki lahan ini bahkan sebelum adanya pipa migas. Status sertifikat pun sudah jelas,” sebutnya.

Dia menyampaikan telah permasalahan ini kepada Gubernur Riau Abdul Wahid dan sudah mendapat atensi. Ia berharap permasalahan ganti rugi ini menemui titik terang dan tidak merugikan masyarakat.

“Alhamdulillah kita sampaikan ke pak Gubernur, suda ada titik terang. Artinya sudah di follow up dan segera diproses,” tambahnya dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wah! Ada Bunker 900 Miliar Milik Ferdy Sambo, Simak Penjelasan Pengacara Brigadir J

    Wah! Ada Bunker 900 Miliar Milik Ferdy Sambo, Simak Penjelasan Pengacara Brigadir J

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24.com – Kuasa hukum pihak Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan soal dugaan adanya bunker uang ratusan miliar milik Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Diberitakan sebelumnya berhembus kabar ditemukan bunker di rumah Ferdy Sambo. Namun hal tersebut telah dibantah Polri, dan tidak membenarkan adanya bunker berisikan uang Rp 900 miliar […]

  • Ilustrasi

    165 Hotspot Terpantau di Pulau Sumatera, Karhutla Mengancam

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Sebanyak 165 hotspot terpantau di Pulau Sumatera per Jumat 08/07/22). Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengancam pulau Andalas ini. Menurut Forecaster On Duty Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Anggun R, menjelaskan bahwa hari ini satelit mendeteksi 165 hotspot. “Titik panas tersebut tersebar di sepuluh provinsi di pulau Sumatra,” ujarnya. Ia […]

  • PENETAPAN Tersangka Kasus Bendera di Leher Anjing, Kapolres Bengkalis Ungkap Alasan Mengejutkan!

    PENETAPAN Tersangka Kasus Bendera di Leher Anjing, Kapolres Bengkalis Ungkap Alasan Mengejutkan!

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro didampingi Kapolsek Pinggir Kompol Ade Zaldi, Kasat Resktim AKP Firman Fadhila menggelar press release perkara bendera Merah Putih di leher anjing. Tersangka yang disangkakan melanggar Pasal 66 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang penistaan Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan RI. Jumpa pers dilaksanakan […]

  • Dorlan Kabur, Polda Riau Gerebek Gudang Barang Seken di Batam 

    Dorlan Kabur, Polda Riau Gerebek Gudang Barang Seken di Batam 

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ditreskrimsus Polda Riau gerebek barang bekas ilegal di Batam. Pemiliknya emak emak berinisial Dorlan kabur dari sergapan polisi. Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberantas kejahatan ekonomi, sesuai dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Penggerebekan merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau. Dalam operasi yang […]

  • Heboh! Empat Mayat Ditemukan dalam Tambang Emas Lebong

    Heboh! Empat Mayat Ditemukan dalam Tambang Emas Lebong

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Bengkulu, detak24.com – Masyarakat dihebohkan dengan penemuan 4 mayat dalam lubang tambang emas di Tik Aseak, Kabupaten Lebong Bengkulu, Kamis (08/09/22) pagi. Mengutip data dari TRC PB BPBD Lebong, identitas para korban yakni Aryanto, umur 31 tahun, Iwan Faisal, umur 34 tahun, Riski Manaki, umur 25 tahun dan Madon umur 25 tahun. Petugas bersama warga langsung […]

  • KAWANAN Gajah Hancurkan Rumah dan Puluhan Ha Kebun Warga Palas Pekanbaru

    KAWANAN Gajah Hancurkan Rumah dan Puluhan Ha Kebun Warga Palas Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sejak sepekan terakhir, warga Palas Pekanbaru dihantui dengan munculnya kawanan gajah. Hewan berbelalai panjang itu datang malam hari, merusak rumah dan kebun. Menurut warga setempat, Edi Marto kawanan gajah tersebut sudah meresahkan warga dua kelurahan di Rumbai. Yakni, Kelurahan Maharani tepatnya lokasinya di Palas Kanan, Jalan Tengku Mahmud, berdekatan dengan TPU Covid-19 […]

expand_less