DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Senapan Meledak, Siswa SMP Tewas Saat Praktik Sekolah di Siak 

Polisi melakukan olah TKP siswa tewas saat praktik sekolah di Siak. f : ist

SIAK, detak24com – Seorang pelajar di Sains Tahfizh Islamic Center Siak berinisial MA (15) meninggal dunia saat mengikuti kegiatan praktik di sekolah, Rabu (08//04/26).

Korban yang diketahui merupakan siswa kelas IX SMP itu sempat dilarikan ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa tragis terjadi di lingkungan pendidikan, tepatnya di SMP Islamic Center Siak, Rabu, 8 April 2026. Seorang siswa laki-laki berinisial MA (15), yang merupakan pelajar kelas IX, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengikuti ujian praktik sains di lapangan sekolah.

Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di lapangan upacara SMP Islamic Center yang berlokasi di Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.

Berdasarkan informasi dihimpun, saat itu kegiatan ujian praktik mata pelajaran IPA tengah berlangsung. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Dalam satu kelompok terdiri dari sembilan orang.

Setiap kelompok diminta untuk memperagakan hasil karya sains yang telah mereka buat. Ketika tiba giliran kelompok korban, MA mengambil peran sebagai peraga utama.

Korban kemudian meminta rekan-rekannya untuk menjauh dari lokasi praktik, karena akan mendemonstrasikan sebuah alat berupa senapan rakitan hasil cetakan 3D yang dibuatnya.

Namun nahas, saat alat tersebut digunakan dan dilakukan percobaan penembakan, tiba-tiba terjadi ledakan hebat dari senapan rakitan tersebut. Ledakan itu menimbulkan asap disertai suara keras, serta serpihan dari alat yang berhamburan ke berbagai arah.

Pecahan material dari senapan rakitan tersebut dilaporkan mengenai sejumlah bagian bangunan sekolah, termasuk aula dan dinding kelas. Tragisnya, serpihan juga menghantam bagian kepala korban, menyebabkan luka serius di bagian wajah.

Korban yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Pihak kepolisian dari Polres Siak yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil awal, ditemukan sejumlah material yang diduga menjadi penyebab ledakan. Di antaranya, plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang kini telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos, bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti ledakan tersebut. Termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa ini.

“Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini. Material yang ditemukan akan kami kirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasat.

Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian tersebut. “Kami dari Sat Reskrim Polres Siak akan melakukan rangkaian penyelidikan terkait peristiwa ini, termasuk apakah terdapat unsur kelalaian atau faktor lainnya,” pungkasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Berdasarkan pantauan wartawan, suasana duka menyelimuti sebuah rumah di wilayah Balai Kayang II. Sejumlah pejabat daerah dan masyarakat tampak hadir untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Pihak keluarga menyebutkan, korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat insiden tersebut, dikutip dari riauonline. (*)

Editor : kar