DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

SEKOLAH Terbakar, Bangunan SDN 83 Pekanbaru Tinggal Puing

PEKANBARU, detak24com – Insiden sekolah terbakar menggemparkan warga Pekanbaru. Bangunan SDN 83 yang berdiri megah dan kokoh, kini tinggal puing, Selasa (17/08/23) malam.

Kasi Ops Damkar Pekanbaru, Fahriansyah mengatakan, pihaknya membutuhkan 9 unit mobil Damkar untuk melakukan pemadaman kebakaran SDN 83 Pekanbaru berlokasi di Jalan Pontianak, Bukit Raya tersebut.

“Ada 9 unit mobil pemadam kebakaran, 1 mobil rescue ditambahkan 1 mobil Water Canon milik Polda Riau. “Dugaan sementara api berasal dari kabel putus dan menyambar daun pohon yang ada dekat bangunan aula dan membakar gedung sekolah tersebut,” kata Fahriansyah, Rabu (18/10/23).

Ia menjelaskan untuk bagian yang terbakar hanya di lantai dua, untuk di lantai satu gedung sekolah tidak ada yang terbakar. Ia mendapat informasi awal kebakaran ini setelah adanya laporan dari warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran.

“Yang terbakar di lantai dua, kalau lantai satu tidak ada yang terbakar. Jadi yang hangus terbakar ada aula dan 3 ruangan kelas lainnya,” tutupnya.

Menumpang Belajar

Pasca gedung sekolah terbakar, murid SDN 83 Kota Pekanbaru, untuk sementara murid sekolah tersebut akan dipindahkan atau ditumpangkan ke sekolah terdekat.

“Untuk sementara kami mencari sekolah terdekat untuk dipindahkan dulu. Karena kita minta muri-murid besok harus belajar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Rabu (18/10/23).

Ia mengatakan dua sekolah terdekat itu adalah SDN 29 dan juga SDN 67. Dan satu lagi SDN 109, yang ada di Jalan Lumba-Lumba. “Kita akan lihat. Jadi memang itu sekolah terdekat lah. Kami bertekad besok proses belajar mengajar itu dimulai. Kita sudah rapat juga dengan guru-guru. Kalau hari ini memang kita liburkan,” sebutnya.

Disampaikan Abdul Jamal lagi, pihaknya juga akan melihat apakah masih ada ruangan yang masih bisa dimanfaatkan, pasca gedung sekolah terbakar. Karena dari informasi yang terbakar itu ada 8 kelas, jadi masih ada ruangan lain yang tidak terbakar.

“Di SD itu kan ada sekitar 18 ruangan belajar, dari jumlah tersebut yang terbakar ada 8 kelas berarti kan masih ada kelas lainnya yang gak terbakar. Itu yang tidak terbakar akan kita lihat dulu dan dibersihkan kira-kira bisa tidak itu dipakai. Karena yang terbakar di atas, itupun plafon nya aja. Mudah-mudahan masih kokoh,” sebutnya.

“Nanti itu sekolahnya akan dibersihkan mana-mana yang bisa dipakai nanti ruangannya. Tapi yang jelas besok harus sekolah, kita sudah rapat dengan guru-guru,” imbuhnya dikutip dari CAKAPLAH. ****

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *