Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Periksa 10 Saksi Penyerangan 2 Asrama Mahasiswa di Makassar

Polisi Periksa 10 Saksi Penyerangan 2 Asrama Mahasiswa di Makassar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

detak24.com – Kasus penyerangan dua asrama mahasiswa di Kota Makassar menjadi perhatian Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Inspektur Jenderal Nana Sudjana. Polisi telah memeriksa 10 saksi terkait penyerangan dua asrama mahasiswa yakni IPMIL dan KEPMI Bone.

Nana mengungkapkan pihaknya sudah memeriksa 10 orang saksi untuk mengungkap pelaku penyerangan di Asrama Mahasiswa IPMIL dan KEPMI Bone. Ia mengaku 10 orang saksi tersebut berasal dari IPMIL dan KEPMI Bone.

“Sampai saat ini memang kami baru ada 10 orang saksi yang sudah kami mintai keterangan. Ini saksi-saksi yang sedang kami periksa dari kedua belah pihak,” ujarnya usai rapat koordinasi dengan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/11).

Nana mengaku membentuk tim yang berasal dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk penanganan kasus tersebut. Mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan penindakan hukum menjadi fokus.

“Hasil rapat koordinasi tadi sudah disepakati bahwa kami hukum adalah panglima. Kami akan melakukan penegakan hukum terkait masalah kasus ini,” tegasnya.

Nana mengaku dari pemeriksaan 10 orang saksi tersebut pihaknya sudah mendapatkan data siapa pelaku penyerangan. Meski demikian, Nana enggan mengungkapkan identitas pelaku penyerangan.

“Jadi kami dalam hal ini serius untuk menangani kasus ini, apalagi sampai terjadi korban di mana tangannya buntung. Kemudian penyerangan, pembakaran di asrama tersebut dalam hal ini kami akan serius menangani kasus tersebut,” bebernya.

Nana juga menyampaikan agar para pelaku menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas. Mantan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) ini menyampaikan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa untuk tidak resah terjadinya aksi serupa.

“Tidak resah karena kami sudah membentuk tim. Kami juga sudah bentuk pola pengamanan dalam hal ini,” ucapnya.

Sementara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengungkap pelaku penyerangan Asrama Mahasiswa IPMIL dan KEPMI Bone. Ia juga mengingatkan kepada keluarga korban untuk tidak ada gerakan tambahan yang bisa memantik konflik.

“Dari pihak keluarga juga sudah menyerahkan kepada aparat penegak hukum, artinya tidak ada lagi gerakan tambahan. Dari pihak keluarga sudah menyatakan tidak mau lagi ada korban berikutnya, mereka sudah ikhlas bahwa itu harus dikembalikan kepada hukum,” bebernya.

Andi Sudirman juga menyampaikan dua kelompok mahasiswa dari Luwu Raya dan Bone juga sudah berkomitmen untuk tidak terprovokasi. Dia berharap mahasiswa dari Luwu Raya dan Bone tidak termakan informasi hoaks.

“Awalnya ini hanya masalah tatanan kecil, kemudian melebar. Makanya hoaks yang beredar itu ditangkal, video hoaks jangan di shared,” ucapnya.

Ia mengakui pertikaian antara mahasiswa dari Luwu Raya dan Bone merupakan kejadian yang berulang. Hal tersebut mengakibatkan masalah kesukuan.

“Padahal kalau kita tanya KEPMI dan IPMIL mereka satu jalan, tidak ada masalah, itu dulu-dulu saja. Kita harus tahu, banyak oknum tertentu yang masuk memprovokasi,” kata Sudirman. [ray]

Sumber: Merdeka

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Lampung Turunkan Tim Usut Dugaan Tindak Kekerasan Anak Panti Asuhan

    Polda Lampung Turunkan Tim Usut Dugaan Tindak Kekerasan Anak Panti Asuhan

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Lampung, detak24.com – Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung telah menerima laporan polisi tentang kekerasan terhadap anak di bawah umur hingga mengakibatkan korban meninggal dunia sesuai dengan nomor LP/ B/ 739/ VII/ 2022/ SPKT/ Polda Lampung tanggal 12 Juli 2022. Kronologi kejadian bermula saat korban RF (15th) menjalani pembinaan khusus anak di Lembaga Pembinaan […]

  • KPU Riau Buka Seleksi PPK dan PPS Pilkada, Ini Syarat dan Tahapannya!

    KPU Riau Buka Seleksi PPK dan PPS Pilkada, Ini Syarat dan Tahapannya!

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPU Riau membuka seleksi untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada 2024. Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto. “Berdasarkan KPTS KPU RI nomor 476 tahun 2024, maka seleksi PPK dan PPS Pilkada 2024 dilakukan dengan metode seleksi terbuka,” kata dia melalui pesan WhatsApp, […]

  • Disambut Gubri, Jenazah TKI Tewas Ditembak APMM Malaysia Dimakamkan di Rupat 

    Disambut Gubri, Jenazah TKI Tewas Ditembak APMM Malaysia Dimakamkan di Rupat 

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jenazah Basri (54), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI yang tewas ditembak APMM Malaysia tiba di Pekanbaru, Rabu (29/01/25). Korban selanjutnya dibawa ke kampung halamannya, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis untuk dimakamkan. Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu, mengatakan jenazah korban diterbangkan dari Kuala Lumpur ke Pekanbaru menggunakan […]

  • POLISI Cokok Laki Bini di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Kasusnya Bikin Gempar

    POLISI Cokok Laki Bini di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Kasusnya Bikin Gempar

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pasangan suami istri berinisial RT (36) dan AF (33) diringkus oleh Satresnarkoba Polresta Pekanbaru lantaran terbukti mengedarkan sabu. Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang Jumat (25/08/23) mengatakan, dua pasangan tersebut diringkus di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru pada Ahad (20/8/2023). Dalam giat tersebut petugas mengamankan 16 paket sabu dengan berat 3.62 gram. […]

  • KILANG Pertamina Dumai Meledak, PT KPI Minta Maaf dan Tanggung Kerugian Warga

    KILANG Pertamina Dumai Meledak, PT KPI Minta Maaf dan Tanggung Kerugian Warga

    • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24com – PT KPI (Kilang Pertamina Internasional) minta maaf atas insiden kilang Pertamina Dumai meledak. Perusahaan pelat merah tersebut siap menanggung kerugian masyarakat sekitar terdampak. Area Manager Communication, Relations, & CSR RU Dumai, Agustiawan dalam siaran persnya menyampaikan maaf kepada elemen masyarakat Dumai atas peristiwa kilang Pertamina Dumai meledak yang terjadi pada Sabtu (01/04)23) […]

  • POLDA Tangkap Pimpinan BRK Syariah Capem Duri

    POLDA Tangkap Pimpinan BRK Syariah Capem Duri

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    DURI, detak24com – Polda Riau resmi menahan AM (43), selaku pemimpin seksi pembiayaan BRK Syariah Capem Duri tahun 2013. Penyidik Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, terus melakukan pengembangan dalam penanganan kasus dugaan korupsi di bank daerah Riau berbasis syariah cabang pembantu (Capem) Duri. Hasilnya, penyidik menetapkan tersangka ketiga. Dia adalah AM yang […]

expand_less