Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nusantara » Polisi Penabrak Ojol hingga Tewas Divonis Minta Maaf 

Polisi Penabrak Ojol hingga Tewas Divonis Minta Maaf 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Briptu DS personel Brimob Polri, penumpang kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, dijatuhi sanksi minta maaf.

Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa sanksi tersebut diputus dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/09/25).

“Sanksi etika, meliputi pernyataan bahwa perbuatan pelanggar sebagai perbuatan tercela serta kewajiban meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan tertulis kepada pimpinan Polri,” katanya.

Dia mengatakan, perbuatan yang disangkakan kepada Briptu DS adalah tidak mengingatkan Komandan Kompi Kompol Kosmas K. Gae maupun Bripka Rohmad sebagai pengemudi kendaraan rantis dalam penanganan aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025 sehingga mengakibatkan adanya korban jiwa bernama Affan Kurniawan.

Atas perbuatannya, Briptu DS dinyatakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf c Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Selain sanksi etika, Briptu DS juga dijatuhi sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus (patsus) selama 20 hari.

“Telah dijalani sejak 29 Agustus hingga 17 September 2025 di ruang Patsus Biro Provos Divisi Propam Polri dan Korbrimob Polri,” kata Erdi.

Atas putusan yang dijatuhkan, Briptu DS menyatakan menerima putusan majelis.

Pada Senin (29/9), penumpang rantis Brimob lainnya, Aipda MR, telah menjalani sidang etik dan dijatuhi sanksi wajib meminta maaf serta penempatan khusus karena tidak mengingatkan Kompol Kosmas dan Bripka Rohmad saat insiden penabrakan terjadi.

Dengan demikian, tersisa tiga personel Brimob selaku penumpang rantis yang belum menjalani sidang etik, yakni Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J.

Sebelumnya, pada 3 dan 4 September 2025, Divisi Propam Polri telah melaksanakan sidang etik terhadap dua personel Brimob yang duduk di bagian depan rantis, yakni Bripka Rohmad selaku pengemudi rantis dan Kompol Kosmas K. Gae selaku personel yang duduk di samping pengemudi.

Dalam sidang etik pada 3 September 2025, Kompol Kosmas K. Gae dijatuhi sanksi pemecatan atas keterlibatannya dalam insiden penabrakan ini.

Sanksi lainnya yang diberikan adalah sanksi etika, yakni perilaku Kosmas dinyatakan sebagai perbuatan tercela dan sanksi administratif berupa patsus.

Sementara itu, dalam sidang etik pada 4 September 2025, Majelis Sidang KKEP menjatuhkan sanksi mutasi bersifat demosi selama tujuh tahun sesuai dengan sisa masa dinas pelanggar di institusi Polri kepada Bripka Rohmad selaku Bamin Silop Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya

Bripka Rohmad juga dijatuhi sanksi administrasi berupa penempatan patsus dan sanksi etika, yakni perbuatannya dinyatakan sebagai perbuatan tercela serta diminta untuk meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan secara tertulis kepada pimpinan Polri, dikutip dari Antara. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENTERI ESDM Segera Hapus Pertalite, Segini Harga BBM Penggantinya!

    MENTERI ESDM Segera Hapus Pertalite, Segini Harga BBM Penggantinya!

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif buka suara soal usulan dari PT Pertamina (Persero) mengenai rencana penggantian Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 90 atau Pertalite dengan Pertamax Green 92. Pertamina saat ini sedang melakukan evaluasi teknis terkait rencana tersebut. “Kami sedang mencoba menilai apakah dari segi teknis ini dapat […]

  • GEMPAR! Mayat Tergantung di Pokok Rambutan Desa Sidomukti Pelalawan

    GEMPAR! Mayat Tergantung di Pokok Rambutan Desa Sidomukti Pelalawan

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Penemuan mayat tergantung di pokok rambutan Desa Sidomukti, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan menggegerkan warga setempat. Informasi dirangkum, Selasa (20/02/24), korban diketahui seorang petani berinisial Wa (55). Ia ditemukan tewas gantung diri tepat sehari setelah pemungutan suara Pemilu 2024 yakni pada Kamis (15/02/24). Kabar yang beredar menyebutkan, mayat tergantung tersebut merupakan tim sukses […]

  • Jaksa Tangkap Kabid Bina Marga Inhil Bikin Gempar, Langsung Masuk Penjara

    Jaksa Tangkap Kabid Bina Marga Inhil Bikin Gempar, Langsung Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Kejari Inhil resmi menahan Kabid Bina Marga Dinas PUTR setempat setelah ditetapkan jadi tersangka korupsi. Pejabat mentereng itu langsung dijebloskan ke penjara Lapas Tembilahan. Informasi dirangkum Rabu (11/06/25), tim jaksa penyidik Pidsus Kejari Inhil menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek rekonstruksi jalan ruas VI Pulau Kijang–Sanglar Tahun Anggaran […]

  • Jumlah Pemilih Berkelanjutan di Riau Tembus Angka 4.022.909

    Jumlah Pemilih Berkelanjutan di Riau Tembus Angka 4.022.909

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – KPU Provinsi Riau melakukan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan periode September 2022 di tingkat Provinsi Riau. Diketahui jumlah pemilih sementara di Riau mencapai 4.022.909 orang. Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 2.038.174 dan pemilih perempuan 1.982.735, tersebar di 12 kabupaten dan kota. “Jadi data ini update secara terus menerus sesuai rekapitulasi data pemilih di […]

  • JPU Kejari Kampar Tuntut Dua Mantan Direktur RSUD Bangkinang 7,5 Tahun

    JPU Kejari Kampar Tuntut Dua Mantan Direktur RSUD Bangkinang 7,5 Tahun

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Dua mantan Direktur RSUD Bangkinang, dituntut 7,5 tahun. Keduanya bersalah melakukan korupsi dana BLUD institusi yang mereka pimpin. Kedua terdakwa yakni Andri Justian dan Wira Dharma.Tuntutan dibacakan JPU Kejari Kampar di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Selasa (07/01/25). “Masing-masing terdakwa dituntut 7 tahun dan 6 bulan penjara,” ujar Kepala Kejari Kampar Sapta Putra […]

  • JEMBATAN Bengkalis Masuk ke Tahap Skema Pembiayaan, Begini Kesepakatannya!

    JEMBATAN Bengkalis Masuk ke Tahap Skema Pembiayaan, Begini Kesepakatannya!

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau terus menggesa pembangunan Jembatan Bengkalis. Hingga kini masuk ke tahap skema pembiayaan proyek. Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan mega proyek jembatan Bengkalis antara Pemprov Riau dan Pemkab Bengkalis, di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (10/06/24). Rapat tersebut dipimipin langsung Pj Gubri SF Hariyanto didampingi Bupati Bengkalis Kasmarni serta […]

expand_less