Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Polisi Bekuk Dedengkot Tekong TKI Dumai, Hendak ‘Jual’ Lima Perempuan ke Malaysia 

Polisi Bekuk Dedengkot Tekong TKI Dumai, Hendak ‘Jual’ Lima Perempuan ke Malaysia 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Seorang tekong TKI Dumai dibekuk saat memberangkatkan lima TKI ke Malaysia. Polisi telah memantau sepak terjang tersangka sejak beberapa bulan belakangan.

Kepolisian Daerah Riau menggagalkan upaya pengiriman lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia. Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap satu pelaku dan menyelamatkan lima perempuan yang hendak diberangkatkan secara tidak resmi.

Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan mengatakan, pelaku berinisial FDS (38), warga Kota Dumai, dibekuk saat akan mengantar para korban ke titik keberangkatan.

“Tersangka FDS ini berperan sebagai pengantar sekaligus penampung sementara para PMI ilegal,” kata Asep dirilis, Selasa (05/08/25).

Ia menjelaskan, tersangka menerima perintah dari seorang agen berinisial H alias DL yang saat ini masih dalam pengejaran. Pelaku menjemput korban di Terminal AKAP Dumai, lalu menginapkan mereka di sebuah hotel sebelum diberangkatkan.

Kelima korban berasal dari berbagai daerah di Sumatera, yaitu Indragiri Hulu, Pariaman, Tapanuli Utara, dan Deli Serdang. Seluruhnya merupakan perempuan usia produktif yang dijanjikan pekerjaan di Malaysia tanpa melalui prosedur resmi sesuai ketentuan undang-undang ketenagakerjaan.

“Mereka tidak memiliki dokumen sah. Pemberangkatan ini jelas ilegal dan berisiko tinggi terhadap keselamatan para korban,” tegasnya.

Menurut dia, pengungkapan ini menjadi bagian dari operasi berkelanjutan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang yang dilakukan sejak Mei 2025.

“Total sudah 62 PMI ilegal berhasil kami selamatkan, dan enam tersangka telah kami tangkap. Modusnya hampir seragam, para korban dijanjikan pekerjaan sebagai buruh kebun atau asisten rumah tangga di Malaysia,” katanya.

Polda Riau mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri tanpa prosedur resmi.

“Jika masyarakat menemukan indikasi perdagangan orang, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau gunakan saluran pengaduan yang telah tersedia,” imbaunya. (Red)

Editor : Kar

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUBERNUR Filipina Tewas Ditembak, Saat Bantu Penduduk Miskin

    GUBERNUR Filipina Tewas Ditembak, Saat Bantu Penduduk Miskin

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    detak24.com – Kelompok bersenjata berseragam militer menembak dan membunuh Gubernur Provinsi Negros Oriental Filipina, Roel Degamo dan melukai sejumlah warga sipil, Sabtu (04/03/23). Insiden ini terjadi saat Degamo bertemu dan memberi bantuan penduduk desa yang miskin di kediamannya, Filipina tengah. Sedikitnya enam orang pria dengan senapan serbu turun dari konvoi dan melepaskan tembakan ke arah […]

  • HEBOH! Pria India Seludupkan Ratusan Berlian dalam Anus

    HEBOH! Pria India Seludupkan Ratusan Berlian dalam Anus

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DETAK24.COM – Seorang WN India, Ismath bernama Jamaluddin Haja Moideen tertangkap petugas Bea Cukai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Dia kedapatan menyeludupkan berlian dari Thailand dengan cara disimpan di dalam anus. Menurut petugas penyidik Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur […]

  • Miris, Ruangan TK Negeri Pembina Langgam Jadi Tempat Mabuk dan Pesta Sabu 

    Miris, Ruangan TK Negeri Pembina Langgam Jadi Tempat Mabuk dan Pesta Sabu 

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Suasana miris menyelimuti lingkungan pendidikan di Kabupaten Pelalawan. Ruang kelas TK Negeri Pembina Langgam ditemukan dalam kondisi usai diobrak-abrik OTK. Mirisnya, di dalam ruang kelas tersebut ditemukan botol minuman keras, serta alat yang diduga digunakan untuk menghisap narkoba jenis sabu. Peristiwa ini terungkap pada Senin (07/04/24), ketika sejumlah guru datang ke sekolah […]

  • POLRES KAMPAR Buru Pelaku Illog, Temukan 16 Sawmill di Sejumlah Titik

    POLRES KAMPAR Buru Pelaku Illog, Temukan 16 Sawmill di Sejumlah Titik

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Polres Kampar saat ini tengah menggencarkan patroli serta pencegahan terhadap aksi illegal logging (Ilog). Ada beberapa lokasi yang menjadi fokus patroli.  Diantaranya Desa Lipatkain Selatan, Desa IV Koto Setingkai, Desa Kuntu dan Desa Sungai Sarik di Kecamatan Kampar Kiri. Pada titik tersebut ditemukan 16 sawmill (lokasi pengolahan kayu, red). Kapolres Kampar, AKBP […]

  • KPK Periksa Kepala BPK Sumut, Dugaan Suap WTP Berawal Candaan Gubsu

    KPK Periksa Kepala BPK Sumut, Dugaan Suap WTP Berawal Candaan Gubsu

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    MEDAN, detak24com – Gubsu Edy Rahmayadi mengungkap bahwa Kepala BPK Sumut Eydu Oktain Panjaitan diperiksa BPK. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan suap WTP Kabupaten Labuhsel. Kasus tersebut menurut Edy, berawal dari candaannya yang iseng bertanya berapa sogokan yang diberikan Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) kepada BPK agar meraih 10 kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Kalan (kepala […]

  • APICAL Cup VII Bertajuk ‘Respect in Diversity’, Upaya Perusahaan Tingkatkan Team Work Solid

    APICAL Cup VII Bertajuk ‘Respect in Diversity’, Upaya Perusahaan Tingkatkan Team Work Solid

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24com – Guna meningkatkan hubungan emosional antar sesama karyawan dan manajemen, Apical menggelar turnamen futsal, Jumat (09/06/23) hingga Ahad (11/06/23. Apical Futsal kali ini diikuti oleh 32 tim dan dibagi dalam 8 klasemen. Pertandingan dilaksanakan di Popeye Futsal, Jalan Abubakar Thalib, Dumai dengan mengambil tema “Respect in Diversity”. Dengan Apical Futsal ini diharapkan terjalin […]

expand_less