Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Pj Wako Pekanbaru Terjaring OTT KPK, Baru Enam Bulan Menjabat

Pj Wako Pekanbaru Terjaring OTT KPK, Baru Enam Bulan Menjabat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Penjabat Wako Pekanbaru, RM terjaring operasi tangkap tangkap (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (02/12/24) petang. 

RM atau Risnandar Mahiwa dilantik sebagai  Pj Wako Pekanbaru  pada Rabu, 25 Mei 2024. Enam bulan menjabat, pria berusia 41 tahun itu ditangkap KPK dan karirnya terancam terhenti.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), RM memiliki total kekayaan senilai Rp 1.909.830.065 untuk periode 2023. Jumlah itu  dilaporkan pada 18 Maret 2024 ke KPK. Kekayaan ini meliputi sebidang tanah dan bangunan seluas 33 m²/28,25 m² di Jakarta Pusat senilai Rp 830 juta.

Kemudian kendaraan berupa mbil BMW tahun 2011 senilai Rp 160 juta, motor Royal Enfield tahun 2019 senilai Rp 70 juta, dan sepeda Brompton tahun 2018 senilai Rp 25 juta.

Harta bergerak lain senilai Rp5 juta,  kas dan setara kas sebanyak Rp520 juta, harta lainnya Rp340 juta dan utang Rp40 juta.

Selain menjabat Pj Walikota Pekanbaru, pria kelahiran Luwuk, Sulawesi Tengah 6 Juli 1983 itu menjabat Direktur Organisasi Kemasyarakatan di Kementerian Dalam Negeri.

Informasi beredar, RM diamankan bersama dua pejabat Pemko lainnya dan sejumlah pihak swasta. Mereka digiring ke Mapolresta Pekanbaru, Jalah Ahmad Yani, untuk proses pemeriksaan.

Berdasarkan sumber yang enggan disebutkan namanya, RM tiba di Mapolresta Pekanbaru sekitar pukul 19.30 WIB malam tadi . Hingga Selasa (/3/12/24) dini hari, pemeriksaan masih berlanjut.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak membenarkan penangkapan terhadap RM. “Iya benar, penangkapan terhadap Pj Walikota Pekanbaru,” ujarnya.

Namun, Tanak belum merincikan siapa saja yang diamankan selain RM.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua KPK,  Nurul Ghufron. “Benar KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Pekanbaru, Riau,” kata dia.

Ia menyebut KPK memiliki waktu 1 x 24 jam dalam menentukan status hukum dari para pihak yang ditangkap tersebut.

“Tim KPK masih melakukan proses pemeriksaan selama 1 x 24 jam. Mohon bersabar lebih dahulu nanti setelah selesai akan kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah Kandung Durjana Garap Putrinya Sendiri, Sedih! Korban Masih Anak-anak

    Ayah Kandung Durjana Garap Putrinya Sendiri, Sedih! Korban Masih Anak-anak

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    INHU, detak24.com – Seorang ayah di Indragiri Hulu (Inhu) semestinya menjaga anak, namun malah berbuat tak pantas. Adalah CD (38). Pria laknat ini tega menggarap anak kandung sendiri hingga 5 kali. Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran mengatakan, kasus pencabulan anak di bawah umur tersebut terjadi di Kecamatan […]

  • Tel Aviv Israel Dihajar Bom, Api Berkobar Hanguskan Bangunan dan Puluhan Mobil 

    Tel Aviv Israel Dihajar Bom, Api Berkobar Hanguskan Bangunan dan Puluhan Mobil 

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ISRAEL, detak24com – Ledakan bom di Tel Aviv, Israel menewaskan satu orang pada (18/08/24) atau Senin dini hari WIB. Polisi melaporkan, ledakan terjadi di Jalan Lahi sekitar pukul 8 malam. “Sudah dipastikan ledakan bom,” kata juru bicara polisi, dikutip dari Sky News. “Akibat ledakan tersebut, satu orang—yang identitasnya masih belum diketahui tewas, dan satu orang […]

  • KEJATI Riau Hentikan Proses Hukum Payung Elektrik Masjid Annur, Ini Alasannya!

    KEJATI Riau Hentikan Proses Hukum Payung Elektrik Masjid Annur, Ini Alasannya!

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kejati Riau menghentikan penyelidikan korupsi payung elektrik Masjid Raya An-Nur tahun 2022. Alasannya, tidak ditemukan tindak pidana.  “Hasil puldata/pulbaket Tim Penyelidik Pidsus Kejati Riau pada kegiatan proyek payung elektrik Mesjid An-Nur tahun 2022 belum ditemukan adanya peristiwa pidana, dan untuk kepastian hukum, penyelidikan dihentikan,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati […]

  • Ironis! Satu Desa di Riau Tak Dapat Pasokan BBM, Penghasil Migas

    Ironis! Satu Desa di Riau Tak Dapat Pasokan BBM, Penghasil Migas

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Pasca kenaikan harga, warga satu desa di Pelalawan sejak beberapa hari terakhir tidak lagi mendapatkan BBM. Kondisi ini memicu aktivitas masyarakat setempat jalan tempat serta mengancam perekonomian. Berdasarkan laporan yang diperoleh di lapangan, Rabu (14/09/22), daerah yang tidak lagi mendapatkan BBM ini adalah Desa Teluk Binjai Kecamatan Teluk Meranti. Desa ini berada […]

  • Diikuti Puluhan Porter, Pelindo Dumai Gelar Pelatihan Penerapan K3

    Diikuti Puluhan Porter, Pelindo Dumai Gelar Pelatihan Penerapan K3

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – PT Pelindo (Persero) Regional 1 Dumai bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai serta TKBM menggelar in house training Awareness K3 di Hotel Max One Dumai, Kamis (28/08/25). Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore ini diikuti oleh puluhan porter yang bertugas di Terminal Penumpang Dumai. Pelatihan ini bertujuan untuk […]

  • Banjir Parah, Puluhan Sekolah Liburkan Anak Didik di Pelalawan 

    Banjir Parah, Puluhan Sekolah Liburkan Anak Didik di Pelalawan 

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Sebanyak 24 sekolah dari berbagai tingkatan, mulai dari TK hingga SMA terpaksa diliburkan akibat banjir parah melanda Kabupaten Pelalawan. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Kampar akibat pembukaan pintu air PLTA Koto Panjang, serta intensitas hujan yang tinggi. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan, Leo Nardo, S.Pd, membenarkan hal ini […]

expand_less