Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Pil Pahit Lebaran 2026, Aparatur Desa di Bengkalis 3 Bulan Tak Gajian 

Pil Pahit Lebaran 2026, Aparatur Desa di Bengkalis 3 Bulan Tak Gajian 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24comJangankan dapat THR (Tunjangan Hari Raya), gaji selama tiga bulan belum diterima. Begitu lah kondisi aparatur desa di Kabupaten Bengkalis menyambut Lebaran 2026.

Seluruh aparatur desa se Kabupaten Bengkalis menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah harus menelan pil pahit. Pasalnya seluruh anggaran desa yang seharusnya sudah ditransfer pusat melalui rekening daerah Kabupaten Bengkalis, sampai saat ini belum ada kejelasan.

Baca juga : Polisi Cokok Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Sudirman Bengkalis Kota

Akibatnya, aparatur desa merasa kewalahan menghadapi situasi tersebut. Karena pelaksanaan hari raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, namun nasib mereka berada di ujung tanduk dan menunggu kejelasan yang tak pasti.

Mereka tak hanya dihadapkan oleh harga bahan kebutuhan pokok yang terus meroket, tetapi karena satu kenyataan pahit, sejak Januari hingga Maret 2026, seluruh aparatur desa belum menerima gaji yang seharusnya diterima setiap bulannya.

“Semua tak cair. Jangan kan THR kami, gaji saja belum ada kejelasan,” ucap M, salah satu sekretaris desa di Pulau Bengkalis.

Baca juga : Pos Pelayanan Polres Bengkalis Pokok Jengkol Duri Layani dan Berikan Rasa Aman Bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H

Ia mengaku, pusing memikirkan kondisi seperti ini. Karena tidak saja dirinya yang tak gajian, namun semua apartur desa juga belum gajian. Karena dana yang ditunggu tak juga di transfer oleh pusat melalui daerah.

“Nak melepas beli baju anak-anak saja macam dan pusing tujuh keliling. Kalau ini benar-benar tak cair tentu kami pasrah dengan berlebaran apa adanya,” ucapnya sedih.

Sementara di kantor-kantor desa yang biasanya mulai sibuk mengurus administrasi menjelang Lebaran, kini yang terdengar justru keluhan lirih. Para perangkat desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat harus menghadapi hari raya tanpa kepastian penghasilan.

“Jangankan THR, gaji pokok saja sejak awal tahun belum kami terima,” ujar seorang perangkat desa di Kecamatan Bukit Batu yang meminta namanya disamarkan, Senin (16/03/26).

Menurutnya, kondisi ini sangat memukul kehidupan aparatur desa. Banyak di antara mereka yang menggantungkan seluruh kebutuhan keluarga dari pendapatan tersebut.

Anak-anak mau Lebaran, baju baru belum tentu bisa kami belikan. Kami hanya bisa berharap ada keajaiban dalam beberapa hari ini,” ujar N salah seorang Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Bukit Batu.

Terhentinya pembayaran gaji aparatur desa berkaitan dengan belum cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) 2026. Sumber dana tersebut berada dalam struktur APBD, yang tahun ini mengalami tekanan besar akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Sejumlah pejabat daerah menyebut, kemampuan fiskal daerah menurun drastis. Bahkan, APBD Bengkalis tahun 2026 disebut menyusut hampir setengah dibandingkan tahun sebelumnya. Akibatnya, banyak program daerah tertunda, termasuk pembayaran hak dasar aparatur desa.

Effendi salah seorang tokoh masyarakat Bengkalis menilai, kondisi ini sebagai bentuk ketimpangan kebijakan.

“Seharusnya efisiensi itu boleh, tapi jangan sampai mematikan urat nadi daerah. Aparatur desa itu pelayan masyarakat di level paling bawah. Kalau mereka tidak digaji berbulan-bulan, bagaimana pelayanan bisa berjalan?” ujarnya.

Ia menilai, kondisi ini tidak hanya berdampak pada aparatur desa, tetapi juga pada ekonomi lokal. Di desa-desa Kabupaten Bengkalis, aparatur desa termasuk kelompok yang ikut menggerakkan roda ekonomi kecil, berbelanja di warung, pasar, dan toko kelontong.

Seorang pedagang sembako di Kecamatan Siak Kecil, Lina mengaku penjualan menurun drastis menjelang lebaran tahun ini. Biasanya perangkat desa belanja kebutuhan lebaran di sini. Sekarang banyak yang hanya lihat-lihat saja. Katanya gaji belum keluar.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis, Ismail yang dikonfirmasi mengatakan, dana transfer ke desa dari Kabupaten Bengkalis belum dapat disalurkan ke desa, karena keterbatasan dana yang dimiliki kabupaten saat ini.

“Ini juga sudah dijelaskan secara langsung oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Bengkalis kepada seluruh Pemerintah Desa pada rapat koordinasi yang difasilitasi Dinas PMD,” jelasnya.

Ia menyebutkan, BPKAD bersama seluruh anggota TAPD akan terus mengupayakan, solusinya agar dapat dipenuhi secepat mungkin.

Kepala BPKAD Bengkalis Aready juga mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu dana transfer pusat yang belum kunjung diterima daerah. Tapi sebelum hari raya ini tetap akan dibayarkan.

“Ya, kami masih menunggu dana pusat dari dana bagi hasil, kalau ini sudah di transfer maka akan segera kami salurkan,” jelasnya singkat, dikutip dari riaupos. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja di Pekanbaru Tewas Gegara Perang Sarung, Empat Orang Ditangkap

    Remaja di Pekanbaru Tewas Gegara Perang Sarung, Empat Orang Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap empat remaja main perang sarung di Pekanbaru. Permainan itu menyebabkan rekan mereka Reyhan Apprilian (15) tewas. “Empat orang yang diduga sebagai pelaku telah kami amankan, dan saat ini penyidik masih mendalami kasus ini,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, pada Kamis (06/03/25). Bery menjelaskan, peristiwa tragis ini […]

  • Wear the colors of the pride flag like a street styler this Weekend

    Wear the colors of the pride flag like a street styler this Weekend

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Odio ac neque fermentum morbi. Aenean lectus eu, arcu, turpis. In massa eget sagittis, aliquet maecenas ac. Sed leo interdum aenean cras gravida vitae vel blandit. Venenatis, magna feugiat rhoncus est. Tincidunt lectus felis ut semper lacus augue platea arcu. Sapien ante nisi, pellentesque magna aliquet imperdiet donec in […]

  • Pemko Dumai Salurkan Beasiswa Prestasi untuk 177 Mahasiswa

    Pemko Dumai Salurkan Beasiswa Prestasi untuk 177 Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Dumai, detak24.com – Pemko Dumai melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Dumai menyalurkan beasiswa prestasi untuk 177 mahasiswa Dumai. Menurut Walikota Dumai, H Paisal beasiswa tersebut dalam rangka wujud kepedulian pemerintah di bidang pendidikan dan sesuai dengan UU nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi dan peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Beasiswa […]

  • Pemkab Pelalawan Buka Pendaftaran Lelang 8 Jabatan Eselon II

    Pemkab Pelalawan Buka Pendaftaran Lelang 8 Jabatan Eselon II

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melakukan lelang terbuka untuk posisi jabatan pimpinan tinggi pratama atau setingkat eselon II, tahun 2022. Seleksi lelang terbuka ini, sudah di umumkan melalui website bkpsdm pelalawan, terhitung sejak Senin (14/3/2022). Berdasarkan data yang diperoleh, Selasa (15/3/2022) di website resmi, bkpsdm.pelalawan.go.id, terdapat 8 jabatan lowong yang dilelang. Diantaranya, adalah […]

  • AYAH Bejat Garap Anak Berkali-kali di Inuman Kuansing, Korban Masih Pelajar SMP

    AYAH Bejat Garap Anak Berkali-kali di Inuman Kuansing, Korban Masih Pelajar SMP

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang pria celaka inisial UP (42) di Inuman Kuansing meringkuk di penjara. Ayah bejat itu menggarap anaknya yang masih SMP berkali-kali. Ayah bejat itu dibekuk setelah dilaporkan paman korban karena tak terima perlakuan tersangka terhadap keponakannya. Bunga (15) digauli ayah tirinya 10 Maret 2024 sekitar pukul 08.00 WIB di Kecamatan Inuman, Kabupaten […]

  • Banjir dan Longsor Sibolga Renggut 8 Nyawa, Puluhan Orang Hilang 

    Banjir dan Longsor Sibolga Renggut 8 Nyawa, Puluhan Orang Hilang 

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    SIBOLGA, detak24com – Kepala  SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi mengatakan, sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 21 orang hilang akibat dari banjir dan longsor  di Kota Sibolga. Berdasarkan data yang Tribun Medan dapatkan 8 orang yang meninggal itu  berada di Jalan Perjuangan 2 orang, Jalan Sutoyo LK I Pasar Baru 2 orang. jalan Masjid Budi […]

expand_less