Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Penuh Kejanggalan, Pendataan Aset Belum Tuntas, BPKAD Inhu Tiba-tiba Musnahkan Ribuan Arsip 

Penuh Kejanggalan, Pendataan Aset Belum Tuntas, BPKAD Inhu Tiba-tiba Musnahkan Ribuan Arsip 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHU, detak24com – Di tengah pendataan aset milik Pemkab Inhu, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat justru musnahkan ribuan lembar arsip dan dokumen.

Sementara, pendataan aset bergerak dan tidak bergerak milik Pemkab Inhu belum tuntas. Kondisi itu mengundang pertanyaan sejumlah pihak yang menduga penuh kejanggalan.

Baca juga : Kejari Pelalawan Bidik Korupsi Pupuk Subsidi, Ini Calon Tersangkanya 

Colt Diesel Tabrak Mobdin Bupati Kuansing, Polisi Langsung Olah TKP

Informasi yang diterima, pihak BPKAD mengeluarkan dokumen dan arsip berupa kertas dari gudang yang bersebelahan dengan kantin Korpri di komplek Kantor Bupati Inhu pada Kamis (17/04/25).

Dokumen dan arsip tersebut dikeluarkan dari gudang oleh sejumlah pegawai BPKAD dan ditumpuk di depan gudang

Bahkan pada kesempatan itu, Kepala BPKAD, Risdiwiantoro juga terlihat hadir dan ikut serta mengeluarkan dokumen dan arsip tersebut.

“Arsip dan dokumen itu dikeluarkan dari gudang sejak pagi hingga siang,” ucap sumber,  Sabtu (19/04/25).

Tumpukan dokumen dan arsip sambungnya, diangkut menggunakan mobil ke arah lapangan panjat tebing yang juga masih dalam komplek Kantor Bupati.

Pada petangnya sekira pukul 17.00 WIB, dokumen dan arsip dimusnahkan dengan cara dibakar. Hingga malam, api yang membakar dokumen dan arsip tersebut masih mengeluarkan asap.

“Api yang membakar dokumen dan arsip itu cukup besar hingga mengeluarkan asap tebal,” bebernya.

Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Kepala BPKAD Kabupaten Inhu, Risdiwiantoro membenarkan adanya pemusnahan arsip dan dokumen tersebut.

Dimana, arsip dan dokumen yang dimusnahkan itu merupakan kopian dan masa retensinya sudah habis. Sedangkan asli arsip tersebut, tetap masih ada di tempat arsip.

“Hanya copy-an arsip yang masa retensinya sudah habis untuk dimusnahkan. Sedangkan aslinya tetap ada di tempat arsip BPKAD,” kilah Risdiwiantoro.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhu, Veni Dwipa Sari ketika dikonfirmasi mengaku baru mengetahui setelah pemusnahan.

“Saya tahunya setelah pelaksanaan pemusnahan,” ucapnya.

Berdasarkan penjelasan pihak BPKAD yang diterimanya, arsip yang dimusnahkan itu merupakan arsip rangkap paling bawah. Kemudian arsip tersebut merupakan retensi yang sudah lewat.

*Keterangan Kepala BPKAD, aslinya masih tersimpan,” pungkasnya. (Rpg)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • FEYENOORD Vs Ajax 1-2, Laga Brutal Ditandai Insiden Berdarah dan Asap Tebal

    FEYENOORD Vs Ajax 1-2, Laga Brutal Ditandai Insiden Berdarah dan Asap Tebal

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    detak24com – Permainan panas tersaji pada laga Feyenoord vs Ajax. Tengah main, Davy Klaassen terkena lemparan dari fans yang membuat kepalanya bocor berdarah. Dua tim dengan rivalitas tinggi, Feyenoord vs Ajax Amsterdam, bertemu pada laga semifinal KNVB Beker alias Piala Belanda 2022-2023. Laga Feyenoord vs Ajax dalam tajuk De Klassieker itu dilangsungkan di Stadion De […]

  • INSENTIF COVID-19 untuk Nakes Swasta Diputus, Grafik Kasus Turun Drastis

    INSENTIF COVID-19 untuk Nakes Swasta Diputus, Grafik Kasus Turun Drastis

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Nakes rumah sakit swasta yang melayani perawatan pasien Covid-19, tak lagi menerima insentif. Seiring menurunnya grafik kasus, warga disarankan berobat di layanan pemerintah. Hal demikian ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin. Sebelumnya, insentif tersebut ditanggung oleh pemerintah pusat. Zainal mengatakan, jika dibandingkan dengan sebelumnya dimana kasus Covid-19 tengah memuncak, insentif […]

  • Info OTT KPK di Kuansing, Rumdis Sekdakab Dijaga Ketat Polisi Bersenjata 

    Info OTT KPK di Kuansing, Rumdis Sekdakab Dijaga Ketat Polisi Bersenjata 

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Di tengah informasi OTT KPK di Kuansing, terpantau rumah dinas Sekdakab dijaga ketat oleh petugas keamanan bersenjata, Senin (29/06/26). Dari pantauan, sejumlah anggota Brimob berseragam hitam dan bersenjata lengkap, terlihat berjaga di depan rumah Dinas Sekdakab Kuansing Zulkarnaen. Tak lama berselang, dua unit mobil Brimob Polda Riau juga terlihat masuk areal rumah […]

  • KORUPSI Pupuk Subsidi, Kejari Rokan Hulu Periksa 16 Distributor dan Pedagang 

    KORUPSI Pupuk Subsidi, Kejari Rokan Hulu Periksa 16 Distributor dan Pedagang 

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    ROHUL, detak24com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan penyaluran pupuk subsidi. Hingga kini telah memeriksa 16 saksi distributor dan pedagang. Kajari Rohul, Fajar Haryowimbuko melalui Kasi Intel Ari Supandi menyebutkan, Tim Penyelidik sudah memeriksa sebanyak 16 orang dari pihak distributor, kios dan pengecer pupuk. “Dari pemeriksaan sementara ditemukan adanya […]

  • Ikuti Instruksi Ketum PDIP, Bupati Pelalawan Batal Retret di Magelang 

    Ikuti Instruksi Ketum PDIP, Bupati Pelalawan Batal Retret di Magelang 

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Bupati Pelalawan, H Zukri membatalkan agenda pembekalan kepala daerah (retret) oleh Mendagri di Magelang. Hal tersebut menyusul instruksi dari Ketum PDIP. Keputusan ini diambil Zukri, setelah Megawati menginstruksikan seluruh kepala daerah dari partainya untuk tidak menghadiri retret. Hal tersebut buntut protes usai Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto ditangkap KPK. “Saya tegak lurus dengan […]

  • MIRIS! Ribuan Warga Pekanbaru Dalam Kondisi Miskin Ekstrem

    MIRIS! Ribuan Warga Pekanbaru Dalam Kondisi Miskin Ekstrem

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hingga saat ini, tercatat sekitar 3.500 warga Pekanbaru dalam kondisi miskin ekstrem. Hal ini diperparah oleh naiknya harga kebutuhan hidup, serta akses pekerjaan yang kian sulit. Kemiskinan ekstrem ini adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Yaitu makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi terhadap pendapatan […]

expand_less