PEMANCING Tewas di Kanal Kebun Teso Indah Rengat Barat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INHU, detak24com – Seorang pemancing bernama Amir alias Bagong (47) meninggal dunia di area kanal kebun PT Teso Indah Desa Redang Kecamatan Rengat Barat, Inhu.
Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya melalui PS Kasubsi Penmas, Aipda Misran, dirilis detak24com Kamis (22/06/23), mengatakan penemuan mayat itu pada Selasa (20/06/2023) sekira pukul 23.00 WIB malam.
Pada Selasa (20/6/2023) sekira pukul 11.00 WIB siang, Nurhayati (50) istri korban datang ke Polsek Rengat Barat. Ia melaporkan suaminya bernama Amir, sejak Senin (19/6/2023) sekira pukul 11.00 WIB, sudah pergi dari rumah untuk memancing ikan.
Selanjutnya Kapolsek dan personel Polsek Rengat Barat, bersama-sama dengan KPBD dan masyarakat melakukan pencarian terhadap korban di daerah perkebunan yang terletak di Desa Redang. Lokasi ini bersebelahan dengan kebun milik PT Teso Indah.
“Sekira pukul 15.00 WIB, berhasil ditemukan sepeda motor dan tas milik korban, berada di tepi sebuah kanal. Namun korban belum ditemukan,” kata
Selanjutnya sekira pukul 19.00 WIB, pencarian kembali dilakukan personel Polsek Rengat Barat dipimpin Kapolsek Rengat Barat Kompol Deni Afrial bersama-sama dengan KPBD Inhu dan masyarakat.
“Sekira pukul 23.00 WIB, korban berhasil ditemukan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia, dengan jarak sekitar 50 meter di seberang kanal dari posisi sepeda motor ditemukan sebelumnya,” terangnya.
Selanjutnya terhadap jenazah dilakukan evakuasi ke RSUD Indrasari Rengat, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar (VER) terhadap tubuh jenazah yang dilakukan dokter di kamar jenazah RSUD Indrasari Rengat, pada Rabu (21/6/2023) sekira pukul 01.00 WIB.
“Dokter pemeriksa berkesimpulan bahwa pada tubuh jenazah atas nama Amir tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” sambungnya.
Menurut keterangan istri korban, saat hendak pergi memancing korban sempat mengeluh kurang enak badan. Istri korban menjelaskan bahwa korban memiliki kebiasaan, apabila tubuh korban kelelahan, akan mengalami sesak untuk bernafas.
“Atas hal tersebut, pihak keluarga menolak tindakan autopsi terhadap jenazah. Karena sudah menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah,” pungkasnya.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















