Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PEDAGANG Ikan Pasar Bundaran Tolak Pindah ke Kelakaptujuh, Endra: Kalau Rugi Siapa Tanggungjawab?

PEDAGANG Ikan Pasar Bundaran Tolak Pindah ke Kelakaptujuh, Endra: Kalau Rugi Siapa Tanggungjawab?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Sudah memasuki hari ke sepuluh pasca Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023, tampaknya belum ada tanda tanda Pasar Kelakap Tujuh Kota Dumai ini akan dioperasikan.

Seperti kutipan pernyataan Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai Hermanto, menyebutkan bahwa Pasar Kelakap Tujuh ini akan dioperasikan sesudah lebaran Idul Fitri, tampaknya cuma isapan jempol semata.

“Saat ini kan masih bulan puasa, mudah mudahan siap lebaran Idul Fitri, segera difungsikan,” ucap singkat Kadisdag Dumai, Senin (10/04/23) lalu.

Diketahui saat ini, Selasa (2/5/2023), Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM, MARS memimpin rapat terkait rencana pemindahan agen ikan Pasar Bundaran ke Pasar Kelakap Tujuh bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepala OPD serta perwakilan pedagang yang hadir pada kegiatan ini.

Dalam rapat ini, disepakati bahwa pemindahan direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu secepatnya. Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perdagangan serta OPD terkait akan terus melaksanakan pendampingan kepada agen ikan serta pedagang yang dipindah ke Pasar Kelakap Tujuh.

Wali Kota Dumai menginginkan agar pemindahan ini nantinya dapat dilangsungkan dengan aman serta disosialisasikan lebih lanjut kepada pedagang agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi yang menimbulkan pertanyaan dari para pedagang di sekitar Pasar Bundaran.

“Kita akan laksanakan pemindahan agen ikan secepatnya dengan tetap berkomunikasi dengan perwakilan agen dan pedagang agar pemindahan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Fasilitas pasar di Kelakap Tujuh saat ini telah lengkap dan siap untuk ditempati oleh agen ikan yang akan di relokasi,” ucap Paisal, Walikota Dumai dalam siaran persnya.

Ditempat terpisah, Ketua Persatuan Pedagang Pasar Bundaran (P3B) Endra menyampaikan dirinya tidak mengetahui adanya terkait rapat pemindahan Pedagang Ikan Pasar Bundaran yang dipimpin Walikota Paisal, Selasa (2/5/2023).

“Siapa pedagang atau agen ikan yang mau pindahkan ke Pasar Kelakap Tujuh,” ucap Endra tampak berang.

Endra juga menegaskan bahwa mayoritas pedagang atau agen ikan di Pasar Bundaran menolak untuk dipindahkan ke Pasar Kelakap Tujuh.

“Siapa pedagang atau agen ikan Pasar Bundaran yang mau dipindahkan ketempat yang sepi pembelinya. Secara pribadi, saya tidak setuju khususnya para pedagang ikan direlokasi ke Pasar Kelakap Tujuh, jika merugi siapa yang bertanggungjawab,” tegas Endra menyampaikan.

Desas desus terkait adanya pernyataan atau persetujuan sejumlah para pedagang atau agen ikan Pasar Bundaran mau dipindahkan ke Pasar Kelakap, Endra membantah keras isu tersebut.

“Saya sudah dapat informasi adanya dugaan oknum yang menyampaikan informasi bohong ke Walikota Dumai, bahwa sejumlah pedagang Pasar Bundaran tersebut mau pindah asalkan dibuatkan tempat atau los-los ikan. Ini pandai-pandainya mereka untuk mencari keuntungan pribadi,” tukas Endra enggan menyebutkan siapa oknum yang dimaksud.

Ditambahkan Amir, salah satu pedagang ikan ini menyampaikan bahwa ia mengalami rugi besar saat berdagang di Pasar Kelakap Tujuh. Saat itu, Amir bersedia untuk dipindahkan dari Pasar Dock ke Pasar Kelakap Tujuh.

“Saat berdagang disana, saya mengalami kerugian sekitar Rp30 jutaan dan sampai terjual tanah dan mengadaikan rumah sebagai agunan untuk pinjaman bank,” kenang Amir tampak sedih.

Pantauan di lapangan, saat ini kondisi Pasar Kelakap Tujuh cukup mengenaskan. Tampak dari depan, sejumlah bangunan dalam kondisi tidak layak ditempati.

Selanjutnya, sejumlah bangunan lainnya juga sudah tidak layak akibat pasar terlalu lama tidak difungsikan. Tampak proyek dengan jumlah puluhan miliar yang dianggarkan sebelum Walikota Dumai Paisal ini menjabat, bak bangunan tua yang sudah dimakan masa.(kijok)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (19)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • SEORANG Terciduk, Polisi Sita Ribuan Pil Ekstasi di Kamar Kos Jalan Lestari Bukit Raya

      SEORANG Terciduk, Polisi Sita Ribuan Pil Ekstasi di Kamar Kos Jalan Lestari Bukit Raya

      • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Tim Opsnal Polsek Bukit Raya meringkus seorang pria, MH (25) pengedar narkotika jenis pil ekstasi. Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti sebanyak 2.866 butir pil ekstasi. Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil SH, Rabu (11/10/23) mengatakan, tersangka ditangkap petugas dari sebuah rumah kos Jalan Lestari, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Ahad […]

    • RUMAH Makan Lubuk Idai Terbakar Ludes Jadi Abu di Pekanbaru

      RUMAH Makan Lubuk Idai Terbakar Ludes Jadi Abu di Pekanbaru

      • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Rumah Makan Lubuk Idai terbakar di jalan lingkaran Komplek Purna MTQ terbakar, Ahad (12/05/24) pagi. Rumah makan Lubuk Idai terbakar tersebut diketahui sudah lama kosong. Tak beroperasi lagi. “Saya lewat dan melihat ada kobaran api yang langsung membesar,” ujar Bambang seorang warga. Api cepat membesar karena bahan bangunan rumah makan tersebut terbuat […]

    • NAMA Kabupaten dan Hari Jadi Inhu Berubah, DPRD Telah Sahkan Perdanya

      NAMA Kabupaten dan Hari Jadi Inhu Berubah, DPRD Telah Sahkan Perdanya

      • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      RENGAT, detak24com – Dihadiri sejumlah tokoh Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Marjohan Yusuf yang juga Ketua LAMR Riau, Maezer Mit dan Iskandar Rab, DPRD setempat mengesahkan Perda Penetapan Hari Jadi dan nama Kabupaten Indragiri. Pengesahan Hari Jadi dan nama Kabupaten Indragiri dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Inhu di aula Kantor Disnaker, Selasa (01/08/23). Paripurna dipimpin Ketua […]

    • Hindari Amukan Massa, Pejabat Nepal Kabur Bergelantungan di Tali Helikopter

      Hindari Amukan Massa, Pejabat Nepal Kabur Bergelantungan di Tali Helikopter

      • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      NEPAL, detak24com – Sejumlah pejabat tinggi Nepal dan keluarga mereka dievakuasi secara dramatis menggunakan helikopter militer, setelah rumah dan gedung pemerintah dikepung pengunjuk rasa di Kathmandu. Video yang dipublikasikan oleh Tribune India dan Times of India pada Rabu (10/9/2025) memperlihatkan momen menegangkan ketika beberapa orang berpegangan erat pada tali penyelamat yang digantungkan dari helikopter di […]

    • WARGA Dumai Kota Simpan 20 Butir Pil Setan, Dapat Darimana Wak?

      WARGA Dumai Kota Simpan 20 Butir Pil Setan, Dapat Darimana Wak?

      • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      DUMAI, detak24.com – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai membekuk seorang pengedar ekstasi di Dumai Kota, dengan barang bukti 20 butir pil setan. Maraknya peredaran narkoba akhir-akhir ini, semestinya sudah menjadi tugas utama elemen bangsa untuk memberantasnya. Agar putra putri kita selamat dari pengaruh buruk napza, serta dalam kerangka menciptakan generasi penerus berdaya saing tinggi. Informasi […]

    • Pintu Waduk PLTA Dibuka, 1098 KK Terendam Banjir hingga Sepinggang di Kampar Utara 

      Pintu Waduk PLTA Dibuka, 1098 KK Terendam Banjir hingga Sepinggang di Kampar Utara 

      • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Gubri Abdul Wahid meninjau korban banjir akibat dibukanya pintu waduk PLTA Koto Panjang di Desa Kampung Panjang, Air Tiris, Kampar Utara, Senin (03/03/25). Banjir yang menyebabkan ribuan warga Kampar terdampak, akibat dibukanya lima pintu pelimpahan waduk (spillway gate) PLTA Koto Panjang, setinggi 170 cm. Tiba di Desa Kampung Panjang, Abdul Wahid langsung […]

    expand_less