Pasar Kayu Tanam Terbakar, Belasan Damkar Empat Kabupaten/Kota Diterjunkan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 51 menit yang lalu
- print Cetak

Kebakaran melanda pasar Kayu Tanam, Padang Pariaman. f : Joni Anwar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PADANG PARIAMAN, detak24com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (22/07/26). Sebanyak 15 petak kedai serta bangunan kantor pasar ludes dilalap si jago merah.
Awalnya, api pertama kali terlihat membumbung dari salah satu kedai milik warga yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal, sebelum akhirnya dengan cepat merambat ke bangunan ruko di sekitarnya.
Kepanikan sempat menyelimuti para pedagang dan pengunjung pasar. Rekaman video amatir warga memperlihatkan kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi mengiringi kobaran api yang melalap belasan bangunan tersebut.
Melihat kobaran api membesar, warga setempat berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya sembari menunggu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Besarnya kobaran api, penanganan kebakaran melibatkan bantuan armada lintas kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Kadis Satpol PP dan Damkar Kabupaten Padang Pariaman Rifki Monrizal, mengatakan bahwa kobaran api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas ke area perumahan warga lainnya.
“Api berhasil dijinakkan setelah hampir dua jam pemadaman dengan melibatkan 10 unit armada pemadam bantuan dari berbagai daerah tetangga. Total ada 15 kedai dan kantor pasar yang terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar,” ujar Kadis Satpol-PP dan Damkar Padang Pariaman Rifki Monrizal, Rabu (22/7/2026).
Hingga saat ini, titik awal api dan penyebab pasti pemicu kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Tim Satreskrim Polres Padang Pariaman. Area lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah TKP.
Menurut Kadis, selama proses pemadaman melibatkan Damkar sejumlah daerah yakni Kabupaten Agam, Kodya Padang Panjang. Bukittinggi, serta Kabupaten Limapuluh Kota.
“Penyebab kebakaran kemungkinan ledakan gas, lantaran ada warga mendengar suara ledakan di salah satu warung,” ungkapnya.
Informasi diperoleh, belasan kios yang terbakar 6 diantara berpenghuni. Saat ini pemerintah setempat mencarikan solusi untuk tempat tinggal korban.
Pemerintah setempat mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta bencana lainnya. (Red)
Reporter : Joni Anwar
Editor : Kar











