DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Massa Gabungan Universitas Geruduk Gedung DPRD Riau, Tolak BBM Naik

PEKANBARU, detak24.com – Unjukrasa tolak kenaikan harga BBM kembali terjadi di gedung DPRD Riau, Rabu (07/09/22). Kali ini, giliran mahasiswa dari beberapa universitas turun menyampaikan aspirasi.

Selain membawa spanduk dan poster penolakan, massa berjumlah ratusan mahasiswa ini datang menggunakan almamater kampus masing-masing.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan di depan gerbang keluar gedung DPRD Riau.

Pertama, mendesak pemerintah untuk menurunkan harga BBM. Kedua, pemberhentian proyek infrastruktur ambisius dari pemerintah yang tidak bersifat urgensi/mendesak, dan meminta pemerintah mengevaluasi dalam penyaluran BBM Bersubsidi.

Dua hari sebelumnya, unjuk rasa dengan tuntutan yang sama juga digaungkan di depan gedung DPRD Riau.

Hingga berita ini ditulis, belum satupun Anggota DPRD Riau yang datang menemui mahasiswa yang sedang berunjuk rasa.

Demo HMI dan Supir Truk

Gelombang unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus berlangsung. Pada Selasa (06/09/22) kemarin, giliran buruh yang turun menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Riau Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Ratusan massa aksi ini membawa berbagai atribut, seperti bendera Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, FSP Nina Kota Pekanbaru. Massa aksi juga membawa spanduk berisi tuntutan.

Ada empat tuntutan para pengunjuk rasa ini, yakni menolak kenaikan harga BBM, menolak Omnibus Law, naikkan UMK tahun 2023 sebesar 13 persen, dan laksanakan reformasi agraria dan wujudkan kedaulatan pangan.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kopolisian. Para pengunjuk rasa terlihat tertahan di luar gedung DPRD.

Sebelumnya, unjuk rasa dengan tuntutan yang sama juga berlangsung dari massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) cabang Pekanbaru. Aksi unjuk rasa tidak hanya massa dari HMI. Para supir truk juga ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa. Para supir ini hadir mendukung aksi yang dilakukan massa HMI.

“Kami merasakan dampak kenaikan BBM ini. Terbukti hari ini ada beberapa order yang masuk, tapi gagal karena harga naik,” kata Sekjen Serikat Supir Truk Pekanbaru (SSTP) Azwardi.

Untuk diketahui, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan non-subsidi resmi naik per Sabtu (3/9/2022) siang. Kenaikan ini untuk BBM jenis pertalit, solar, dan pertamax.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

18 thoughts on “Massa Gabungan Universitas Geruduk Gedung DPRD Riau, Tolak BBM Naik

  1. Ping-balik: spin238
  2. Ping-balik: my review here
  3. Ping-balik: payday loan
  4. Ping-balik: ข่าวบอล
  5. Ping-balik: unknown cheat r6
  6. Ping-balik: victoria789
  7. Ping-balik: 1win
  8. Ping-balik: Saber más
  9. Ping-balik: Sofwave ราคา
  10. Ping-balik: order lsd Mainz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *