MAHASISWA Desak Rektor ITB Indragiri Mundur, Orasi di Kampus
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
- print Cetak

Mahasiswa ITB Indragiri demo di kampus. (f: IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RENGAT, detak24com – Puluhan mahasiswa perwakilan program studi desak Rektor ITB (Institut Teknologi Bisnis) Indragiri mundur.
Desakan tersebut mencuat dalam aksi demo Gerakan Mahasiswa ITB Indragiri (GMII) di kampus tersebut, Jumat (24/11/23). Peserta demo membawa berbagai spanduk bertuliskan ‘Turunkan Rektor Tanpa Doktor, Kampus Penyebar Berita Hoax’, serta spanduk lainnya.
Baca juga :
GEMPAR! Temuan Rangka Manusia di Hutan Rengat, Ternyata Jasad Mahasiswi ITB
Menurut Koordinator Isu GMII, Tengku Ardi, gerakan ini dibuat atas kesadaran hati nurani mahasiswa, yang sudah memiliki keresahan semenjak ITB Indragiri berdiri. Pihak Kampus selalu menjanjikan harapan, namun sampai dengan hari ini tak terealisasi.
“Kegiatan aksi demonstrasi ini diwakili mahasiswa dari masing-masing Program Studi yang ada di ITB Indragiri. Yakni, Program Studi S1 Teknik Sipil, Program Studi S1 Agribisnis, Program Studi S1 Manajemen. Aksi ini diikuti oleh mahasiswa yang berjumlah 50 orang,” ujarnya dalam rilis, Sabtu (25/11/23).
Adapun tuntutan mahasiswa meliputi:
1. Menuntut Turunnya Rektor ITB Indragiri beserta jajarannya.
2. Keresahan terkait Organisasi Mahasiswa di ruang lingkup ITB Indragiri.
3. Adanya Pemotongan Biaya yang dilakukan oleh Kampus ITB Indragiri terkait Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kampus ITB Indragiri.
4. Meminta Transparansi Kampus terkait Beasiswa CSR yang disalurkan ke Pihak Kampus untuk Mahasiswa ITB Indragiri.
5. Meminta Transparansi Rincian Naiknya Biaya Kuliah, serta tidak sebanding fasilitas yang didapatkan di Kampus ITB Indragiri
6. Menuntut Turunnya Presiden Mahasiswa ITB Indragiri, Karena BEM tidak bisa menjadi jembatan untuk organisasi mahasiswa yang ada di ruang Lingkup ITB Indragiri.
“Saat menyampaian tuntutan, mahasiswa diterima langsung di ruangan Kampus ITB Indragiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Gerhana Adjie SE MM, Wakil Rektor II, Aris Triyono SE MM, Wakil Rektor I, Ziko Fransinatra SS MM,” sebutnya.
Dalam hal ini tuntutan disampaikan oleh perwakilan dari peserta aksi yakni Koordinator Isu, Tengku Ardi, Kordinator Lapangan, Prawira Yudhistira, Ketua Umum DPM ITB Indragiri, Azy Nurdin Irsyad, dan Ketua Bidang Advokasi DPM ITB Indragiri, Hasan Basri.
“Pihak kampus ITB Indragiri menjawab dari beberapa tuntutan yang kami sampaikan, tetapi masih banyak tuntutan yang belum terjawab. Kami memberikan tenggat waktu untuk kampus menjawab paling lama tanggal 15 Desember 2023,” tekan Tengku Ardi.
Jika sampai pada tanggal 15 Desember 2023 tidak dijawab atupun diberikan hasilnya, Gerakan Mahasiswa ITBI Indragiri (GMII) akan kembali melakukan aksi demonstrasi Jilid II, dengan masa mahasiswa yang lebih dari sebelumnya. (rls/berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar