LIMA Respon Parpol Usai Ditetapkannya Ganjar Pranowo Capres 2024
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Meski begitu, dia tidak mempersoalkan perlunya koalisi antar partai dalam menentukan arah dukungan.
“Saya tadi malam begitu setelah Ibu Mega mengumumkan di depan Presiden Republik Indonesia, saya yakin itulah pilihan dari Pak Jokowi, yang di mana saya tunggu-tunggu dan saya ikut serta mendukung Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024,” tutur OSO di kediamannya, Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 22 April 2023.
“Saya tidak melihat koalisi menjadi penting, saya melihat adalah kepentingan bangsa lebih diutamakan dalam meneruskan olah sistem yang betul-betul berpihak kepada daerah,” sambungnya.
Menurut OSO, Hanura adalah partai yang berpihak kepada kemajuan daerah, sebab daerah yang makmur adalah cikal bakal Indonesia yang juga makmur. Ganjar Pranowo pun dinilai sebagai sosok pemimpin yang tepat, bukan yang memandang bahwa Indonesia akan maju jika DKI Jakarta saja yang makmur.
“Jakarta bukan satu-satunya cermin, Indonesia begitu luas, sekarang jadi 32 provinsi dan akan terus berkembang lagi. Itu sebabnya kita membutuhkan sosok figur yang berpihak kepada daerah, dari daerah untuk Indonesia,” ucap dia.
Keputusan yang luar biasa tersebut, lanjut OSO, jangan sampai diputarbalikkan, bahwa sosok Ganjar Pranowo merupakan bukti nyata adanya sosok yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia. Untuk itu, masyarakat harus berani, jujur, dan menjadi kualitas manuisa yang bermartabat serta bertanggungjawab.
“Dan untuk itulah saya sepakat, kita, saya, partai saya, Partai Hanura Republik Indonesia dengan seluruh perangkatnya, dengan Zoom tadi malam pada jam 17.00 sore kita memutuskan bersama seluruh cabang-cabang yang ada di Indonesia ini, DPD seluruh Indonesia menyatakan sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo,” kata OSO.
OSO juga tidak terlalu pusing dengan rencana pertemuan antara pihak Hanura dengan PDIP atau pun Ganjar Pranowo sendiri. Sebab menurutnya, seorang kader apapun partainya bisa secara diam memilih jagoannya saat Pilpres 2024 sesuai hati nuraninya dan mengabaikan perintah Ketum Partai.
“Saya kira kita partai yang sudah dewasa, tidak perlu lagi menentukan pertemuan-pertemuan, kalau memang kita tulus buat apa, kita pakai hati nurani, itulah partai kita. Jadi jangan mempermainkan ini, membikin koalisi-koalisi kemudian nanti bubar koalisi-koalisi itu. Kalau sudah negarawan, maka pilihannya tidak akan berubah partai apapun dia. Bisa saja dia di partai A, B, tapi diam-diam dia mendukung Ganjar Pranowo,” OSO menandaskan.(liputan6.com)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











