Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Legislatif Desak Cabut Izin PT SJML di Inhu, Pencernaan Lingkungan

Legislatif Desak Cabut Izin PT SJML di Inhu, Pencernaan Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHU, detak24.com – Terkait dugaan pencemaran lingkungan akibat sistem pengelolaan limbah pabrik kelapa sawit, DPRD Inhu menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan manajemen PT SJML (Sawit Jaya Mandiri Lestari).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Inhu, Budi Santoso, dengan dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Inhu, Ori Hanang Wibisono, serta manajemen perusahaan PT SJML, Selasa (11/10/22).

Hearing berjalan alot, masing-masing anggota Komisi III DPRD Inhu, menyecar manajemen PT SJML yang dihadiri, Bambang selaku direktur dan Winson Pangaribuan selaku manager pabrik.

Hal itu lantaran para wakil rakyat yang membidangi lingkungan hidup tersebut, merasa telah dilecehkan oleh pihak perusahaan dengan mengabaikan rekomendasi yang pernah disampaikan Komisi III.

Bahkan, Komisi III DPRD Inhu juga menyebutkan bahwa, managemen PT SJML itu sangat bandel, seakan memiliki bekingan yang kuat hingga merasa kebal akan aturan hukum yang berlaku.

Begitu hearing dibuka pimpinan komisi, Yurizal selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhu langsung angkat bicara. “Monitoring yang kami lakukan kemaren, itu semua berdasarkan laporan masyarakat di Desa Pasir Selabau, Kecamatan Sungai Lala tentang buruknya sistem pengolahan limbah PT SJML ini”, ujar Yurizal seraya memperlihatkan video air limbah perusahaan yang dibuang ke aliran sungai Indragiri.

Dalam vidio yang diperlihatkan Yurizal itu, terlihat air sungai yang terkena aliran limbah tersebut, sontak berobah menjadi warga hitam. “Apa yang kita lihat dalam rekaman video ini, dapat dipastikan telah terjadi pencemaran lingkungan. Dan kita semua tau, aliran sungai Indragiri ini masih menjadi sumber air bagi masyarakat yang berdomisili disepanjang aliran sungai tersebut,” ketus Yurizal.

Disebutkannya, dirinya dan para anggota DPRD Inhu, khususnya Komisi III, tidak anti dengan para investor yang masuk ke Inhu, akan tetapi tentu harus patuh dan taat dengan seluruh aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak anti dengan investor, namun yang kami sesalkan itu adalah sikap para investor yang arogan, sombong, dan tidak memperdulikan lingkungan serta kepentingan masyarakat sekitar,” tuturnya.

“Seperti hal nya PT SJML yang terkesan sengaja membuang limbah dengan menggunakan line aplikasi tanpa izin, dan juga mengalirkan limbah cair mereka ke aliran sungai Indragiri yang baku mutu limbah tersebut masih diatas ambang batas. Hal ini tentunya telah mengangkangi aturan perundang-undangan uang berlaku,” ketusnya lagi.

Masih kata jebolan fakultas hukum Universitas Bung Hatta itu, persoalan limbah PT SJML ini bukan kali pertama terjadi, dan Komisi III DPRD Inhu sudah beberapa kali turun kelapangan untuk mengingatkan pihak managemen perusahaan, namun tak pernah dipatuhi.

Jika seperti ini, apa itu tidak arogan namanya. Dengan mengabaikan saran dari lembaga DPRD ini, jelas bahwa perusahaan ini seakan kebal hukum, atau ada bekingan yang diandalkan oleh PT SJML ini,” tutup Yurizal dengan nada tinggi sambil meminta pihak perusahan untuk menjelaskan.

Menjawab hal itu, Wilson Pangaribuan selaku manager PKS PT SMJL, mengakui bahwa sistem pengolahan limbah atau IPAL (Instalasi Pengolahana Air Limbah) yang mereka miliki masih perlu dilakukan perbaikan, dan terkait line aplikasi yang sebelumnya sempat mereka gunakan, benar tidak memiliki izin dari instansi terkait.

“Disetiap perusahaan seperti PKS, tentu ada yang namanya limbah, seperti limbah B3, pencemaran udara, serta juga limbah cair. Dan terkait itu semua, kami mengakui masih banyak kekurangan dalam pengelolaan limbah perusahaan kami. Maka dari itu, beti kami waktu untuk memperbaiki semua itu,” ujar Wilson.

Terkait rentan waktu perbaikan, Wilson yang mengaku baru beberapa bulan memimpin perusahaan itu, tidak bisa memberikan kepastian. “Kami pastikan akan memperbaiki semua kekurangan ini, namun terkait waktu berapa lama, tidak bisa saya pastikan, karena butuh proses,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala DLH Inhu Ory Hanang Wibisono mengungkapkan, terkait limbah perusahaan tersebut pihaknya telah melakukan pengambilan sampel untuk diuji di laboratorium.

“Sampel limbah PT SMJL sudah kita ambil dan telah kita diperiksa di laboratorium. Hasilnya memang limbah perusahaan PKS milik PT SMJL yang dibuang ke sungai melebihi ambang batas,” tegas Ori Hanang.

Dan sebagai tindak lanjut, pihaknya telah memberikan berupa sanksi administrasi. “Atas ulah perusahaan itu, kita dari DLH telah memberi sanksi secara administrasi pemerintah. Saat ini lagi diproses pada bagian hukum Setda Inhu,” jelasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Sahrial menegaskan, bahwa dirinya meminta Komisi III DPRD Inhu untuk mendesak pemerintah untuk segera menghentikan operasional perusahaan, dan membawa persoalan tersebut ke penindakan secara hukum.

“Saya menilai, apa yang dilakukan pihak perusahaan ini sudah tidak bisa ditoleril. Tidak hanya mengabaikan peringatan yang telah beberapa kali disampaikan Komisi III, melainkan pihak perusahaan telah mengangkangi aturan perundang-undangan yang berlaku. Maka dari itu, hal ini tentu harus ditindak secara hukum yang berlaku,” pungkasnya.(RIAULINK)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • SEORANG Hilang, 4 Warga Digulung Ombak Saat Bikin Konten Video Bono Pelalawan

      SEORANG Hilang, 4 Warga Digulung Ombak Saat Bikin Konten Video Bono Pelalawan

      • calendar_month Minggu, 11 Feb 2024
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Empat warga diseret ombak saat membuat konten video bono Pelalawan. Seorangnya hilang dan kini dalam pencarian tim SAR. Informasi dirangkum, Sabtu (10/02/24), kejadian tersebut fi tepian Sungai Kampar. Tepatnya di lokasi pantai Marawa Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Jumat (09//2/24). Kepala Desa Pulau Muda Andika, Sabtu (10/02/24) membenarkan peristiwa […]

    • Gempar Mayat Tersangkut Jaring di Bengkalis, Korban Warga Pematang Duku 

      Gempar Mayat Tersangkut Jaring di Bengkalis, Korban Warga Pematang Duku 

      • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Seorang warga Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis ditemukan tersangkut jaring nelayan di Sungai Kembung Dalam. Korban diketahui telah meninggal dunia, Ahad (22/06/25). Pria malang itu bernama Samin (43), warga Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis, jatuh di Sungai Kembung Dalam. Ia terjatuh dari sampan saat memikul kayu, Sabtu (21/06/25) sekitar pukul 15.30 WIB petang. […]

    • Bentuk Kampung Bersinar, Polda Riau Rotasi Besar-besaran di Polsek Panipahan 

      Bentuk Kampung Bersinar, Polda Riau Rotasi Besar-besaran di Polsek Panipahan 

      • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHIL, detak24com – Polri melakukan rotasi besar-besaran personel polisi di wilayah hukum Polsek Panipahan, Rohil. Selain itu, dalam waktu dekat dibentuk Kampung Bersinar. Polda Riau melakukan langkah penataan besar-besaran di wilayah hukum Polsek Panipahan, Rohil. Langkah tersebut diambil pasca unjuk rasa anarkis massa membakar rumah bandar narkoba, beberapa waktu lalu. Rotasi personel secara menyeluruh sebagai […]

    • Keracunan MBG Tembus 10.482 Anak, JPPI Serukan Tutup Dapur SPPG 

      Keracunan MBG Tembus 10.482 Anak, JPPI Serukan Tutup Dapur SPPG 

      • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat keracunan MBG (Makan Bergizi Gratis) pada 29 September-3 Oktober 2025 mencapai 1.883 anak. Dengan tambahan jumlah tersebut, total korban keracunan MBG hingga 4 Oktober 2025 telah menembus angka 10.482 siswa. JPPI menggarisbawahi, periode tersebut sepekan pasca penutupan sebagian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Angka pekan itu […]

    • JAGA Soliditas, Kodim 0320/Dumai Senam SKJ Rutin Selasa-Jumat

      JAGA Soliditas, Kodim 0320/Dumai Senam SKJ Rutin Selasa-Jumat

      • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      DUMAI, detak24com – Berpuasa tak surutkan semangat personil Kodim 0320/Dumai serta PNS melaksanakan senam SKJ dan jalan sehat, Jumat (24/03/23). Komandan Kodim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan, SE bersama prajurit dan PNS melaksanakan senam SKJ rutin Selasa-Jumat yang dilanjutkan dengan jalan sehat bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Makodim 0320/Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim Kelurahan […]

    • PSU Rohul Diwarnai Intervensi dan Money Politics, KPU Panggil KPPS-PPS

      PSU Rohul Diwarnai Intervensi dan Money Politics, KPU Panggil KPPS-PPS

      • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – KPU memanggil PPS dan KPPS yang bertugas pada 31 TPS saat PSU Rohul di kawasan PT Torganda, Desa Tambusai Utara. Pemanggilan puluhan PPS dan KPPS tersebut buntut adanya informasi terkait intervensi kepada KPPS yang dilakukan oleh partai politik tertentu. Ini terjadi setelah hasil PSU Rohul kembali digugat ke MK. Informasi yang didapatkan, […]

    expand_less