Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Layani Cepat Adminduk, Disdukcapil Terapkan Aplikasi ‘Go Digital’

Layani Cepat Adminduk, Disdukcapil Terapkan Aplikasi ‘Go Digital’

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI (DETAK24.COM) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai terus berinovasi dalam memberi layanan terbaik, mudah dan cepat kepada masyarakat. Aplikasi Go Digital diyakini dapat mewujudkan hal tersebut.

Melalui program Go Digital, Disdukcapil Dumai akan mengenalkan aplikasi sistem pelayanan adminduk warga secara online (Silawo). “Saat ini kami tengah bersiap Go Digital. Tujuannya untuk permudah pelayanan Adminduk dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Disdukcapil Kota Dumai, Suardi, kemarin.

“Melalui aplikasi Silawo, warga Dumai tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus adminduk seperti kartu keluarga atau KTP elektronik. Cukup mengisi formulir online bisa diakses dimana pun tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil,”sebutnya menerangkan.

Untuk peluncuran aplikasi Silawo, Pemko Dumai akan mempersiapkan Perwako Go Digital. “Saat ini apapun bisa dilakukan melalui program Go Digital dengan memanfaatkan teknologi demi mewujudkan pelayanan masyarakat yang lebih baik,” terangnya lagi.

“Setelah aplikasi tersebut di-launching, maka ada beberapa dokumen kependudukan yang dapat dilakukan seperti surat pindah, akta lahir, akta mati, KTP el, KK dapat dikerjakan dari rumah,” ungkap Suardi.

“Program Go Digital sebagai salah satu solusi terbaik di masa pandemi Covid-19. Sebab dengan aplikasi online masyarakat tidak lagi berkerumun dan bersentuhan langsung yang dapat menularkan virus corona.

“Sebelumnya Disdukcapil Dumai telah menggunakan tanda tangan digital untuk mengurus data adminduk yang semula ditandatangani dan distempel basah oleh kadis, namun saat ini  telah ditandatangani secara elektronik sehingga kapan pun dan dimanapun dapat dilakukan. Ini langkah awal transformasi di bidang adminduk Go Digital,” pungkasnya.(riaulink)

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • INNALILAHI! Penjaring Ikan Warga Koto Perambahan Tewas di Sungai Kampar

      INNALILAHI! Penjaring Ikan Warga Koto Perambahan Tewas di Sungai Kampar

      • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Seorang penjaring ikan bernama Dodi Kulat (42) warga Desa Koto Perambahan ditemukan tewas di Sungai Kampar. Korban diketahui hilang terbawa arus sejak Rabu (8/11/2023) pagi. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, penjaring ikan itu berhasil ditemukan hari ini Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. “Korban berhasil ditemukan […]

    • Suporter PSPS Rusak 579 Kursi Stadion Utama Riau, Imbas Kalah Lawan PSMS

      Suporter PSPS Rusak 579 Kursi Stadion Utama Riau, Imbas Kalah Lawan PSMS

      • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Kepala Dispora Riau, Bobby Rachmat mengatakan, bahwa pihaknya telah menghitung aset apa saja yang rusak pasca kekalahan PSPS Riau vs PSMS Medan, Kamis (22/09/22) lalu. Hasilnya, terdapat ratusan kursi yang dirusak pendukung PSPS. “Sekitar lebih kurang 579 kursi yang rusak dan tidak bisa digunakan kembali,” kata Bobby Rachmat, Sabtu (24/09/22). Terkait hal […]

    • Bak Film Horor! Polisi Saling Tembak Seorang Tewas, Begini Kronologisnya

      Bak Film Horor! Polisi Saling Tembak Seorang Tewas, Begini Kronologisnya

      • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      Jakarta, detak24.com –  Mabes Polri mengungkap kronologi tewasnya Brigadir J usai ditembak seorang anggota polisi lain Bhayangkara Dua (Bharada) E, Jumat (8/7) lalu. Karopenmas Divisi Humas Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan awalnya Brigadir J memasuki rumah seorang pejabat Polri di daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan. Bharada E yang sedang berjaga di rumah tersebut lantas menegur Brigadir J. Namun, Brigadir J […]

    • VONIS INDRA KENZ 10 Tahun Penjara, Rendah dari Tuntutan Jaksa

      VONIS INDRA KENZ 10 Tahun Penjara, Rendah dari Tuntutan Jaksa

      • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      JAKARTA, detak24.com –  Indra Kenz alias Indra Kesuma divonis 10 tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU), sertamenyebarkan berita bohong dan penyesatan. “Mengadili, menyatakan terdakwa Indra Kesuma, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dan transaksi elektronik dan pencucian uang,” […]

    • VIRAL Medan : Begal Sekarat Dihakimi Massa, Motor Dibakar

      VIRAL Medan : Begal Sekarat Dihakimi Massa, Motor Dibakar

      • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      MEDAN, detak24com – Berita viral Medan, warga menghajar pria diduga pelaku begal di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Sumut. Selain dihakimi massa, motor pelaku juga dibakar. Dalam videonya,  dilihat Sabtu (22/07/23), terlihat pelaku tengah berada di atas mobil polisi. Mobil itu dikelilingi oleh warga yang tampak sibuk foto dan videokan pelaku. Warga bahkan […]

    • SIMAK! Mahfud MD Bolehkan di Masjid Berpolitik, Ini Ketentuannya

      SIMAK! Mahfud MD Bolehkan di Masjid Berpolitik, Ini Ketentuannya

      • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      JAKARTA, detak24.com –  Menkopolhukam Mahfud MD menyebut bahwa masjid dan pesantren boleh dijadikan sebagai tempat untuk berpolitik. Menurutnya,, kedua tempat tersebut dapat dipakai sebagai sarana berpolitik secara inspiratif. Namun, bukan politik praktis yang berkaitan dengan isu Pemilu. “Mari kita bahas ini agar jangan dikatakan pesantren itu tidak boleh politik. Boleh. Di masjid tidak boleh berpolitik, […]

    expand_less