Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LAKAKERJA DUMAI Seorang Tewas – Dua Kritis, Tersiram Olahan Limbah PT Envitec Multi Indonesia

LAKAKERJA DUMAI Seorang Tewas – Dua Kritis, Tersiram Olahan Limbah PT Envitec Multi Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com – Seorang pekerja di PT Envitec Multi Indonesia dilaporkan tewas. Sementara, dua lainnya kritis tersiram limbah olahan perusahaan yang beralamat di Pelintung Dumai.

Informasi diikutip dari detak12.com, Selasa (01/11/22), lakakerja  kembali terjadi di Dumai. Kali ini menimpa karyawan PT Envitec Multi Indonesia yang beralamatkan di jalan  Lintas Dumai-Pakning Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Sabtu (29/10/2022)

Akibat kejadian tersebut seorang karyawan bernama M Irfan Ramadan dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Dumai. Nyawa Irfan tak bisa tertolong lagi karena kondisinya sangat parah.

Selain itu, dua rekan kerjanya yang lain  juga ikut menjadi korban adalah Lan dan Dedi. Lan terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru karena kondisi lukanya parah. Sedangkan Dedi hingga kini masih dirawat di ICU di RSUD Dumai.

Saat kejadian itu terjadi sekitar pukul 9.45 WIB, wartawan sempat turun ke lokasi kejadian pada pukul 11.15 WIB. Namun di lokasi sudah tidak terlihat tanda-tanda adanya kecelakaan dan sepertinya sudah bisukan.

Dari informasi yang didapat dari beberapa sumber kecelakaan maut tersebut diduga akibat minimnya K3 yang diterapkan perusahaan tersebut sehingga memakan 3  korban jiwa.

Masalah bagi perusahaan tersebut Jika terjadi pelanggaran terhadap UU K3 misalnya pengusaha tidak menyediakan alat pelindung diri sebagai alat keselamatan kerja atau perusahaan tidak memeriksakan kesehatan dan kemampuan fisik pekerja, dengan itu perusahaan menghadapi ancaman pidana. Undang-Undang ini memuat ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun.

Ketika tim media mencoba untuk  konfirmasi melalui salah seorang pimpinan perusahaan PT Envitec Multi Indonesia bernama Ari melalui via Whastapp penyebab terjadi kecelakaan laka kerja terkesan bungkam, enggan menjelaskan kranologis kejadian dan mengaku lagi di luar kota.

“Jangan dinaikan dulu bang, saya masih di luar kota, nanti kita jumpa, angota kita di lokasi sedang berupaya menanganinya,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Dumai melalui Kapolsek Medang Kampai AKP Edwi Sunardi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Ada lakakerja di wilayah di PT Evintec, tapi untuk kranologis kejadian dan kasus ini lansung ditangani pihak Polres,”imbuhnya.(***)

Sumber : detik12.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Suparto Wiguna, sesepuh masyarakat Jawa di Dumai. F. :. SARMON

      Parto Wiguna Prihatin dengan Kondisi Gedung IKJS Dumai

      • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Dumai, detak24.com – Kondisi gedung sekretariat IKJS (Ikatan Keluarga Jawa Sekitarnya) Dumai yang berdiri di Jalan Semangka, Kecamatan Dumai Barat, sangat memprihatinkan. Betapa tidak, jika melihat dari luarnya saja gedung yang berdiri di atas tanah yang cukup luas itu sudah selayaknya direhab serta direnovasi. Apalagi, jika  melihat ke bagian dalamnya, bagian gedung tersebut sudah banyak […]

    • PELAKU Curanmor di Lirik Inhu Terciduk Saat Hendak Jual Barang Curian

      PELAKU Curanmor di Lirik Inhu Terciduk Saat Hendak Jual Barang Curian

      • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      INHU, detak24com – Ternyata hukuman penjara tak mampu memberikan efek jera terhadap BH alias Boby (30), warga Desa Rejo Sari Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Masih hitungan hari menghirup udara bebas, pria tersebut kembali disikat jajaran Unit Reskrim Polsek Lirik, Resort Inhu atas kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sebelumnya juga mengantarkan dirinya menginap […]

    • 31 TPS di Tambusai Utara PSU, Peluang Golkar Rebut Ketua DPRD Riau

      31 TPS di Tambusai Utara PSU, Peluang Golkar Rebut Ketua DPRD Riau

      • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – MK putuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 31 TPS di Tambusai Utara, Rohul. Hal ini membuka peluang Golkar rebut kursi Ketua DPRD Riau. Wakil Ketua Bidang Hukum DPD I Golkar Riau, Eva Nora, menyatakan keyakinannya bahwa partainya akan berhasil merebut kursi Ketua DPRD Riau setelah Eva Nora mengungkapkan harapannya bahwa PSU di […]

    • Massa Bakar Mapolsek Batang Gadis, Gegara Dugaan Polisi Lepas Bandar Narkoba 

      Massa Bakar Mapolsek Batang Gadis, Gegara Dugaan Polisi Lepas Bandar Narkoba 

      • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      MADINA, detak24com – Mapolsek Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dibakar massa, Sabtu (20/12/25). Aksi anarkistis itu dipicu kesalahpahaman warga yang mengira polisi melepas bandar narkoba. Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh menegaskan, bahwa informasi terduga bandar narkoba dilepaskan itu tidak benar. Menurutnya, yang bersangkutan justru melarikan diri dari pengamanan dan kini […]

    • DUH! Tambang Ilegal di Inhu Lokasinya Dekat Kantor Polisi

      DUH! Tambang Ilegal di Inhu Lokasinya Dekat Kantor Polisi

      • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 10Komentar

      INHU, detak24.com – Wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau jadi sasaran empuk bagi para pelaku ilegal mining. Mulai dari PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin), hingga Galian C atau yang lebih dikenal dengan sebutan tanah urug. Bahkan, aktivitas pengerukan tanah timbun yang diduga kuat tanpa izin tersebut, tergolong sangat berani dan seakan tak mampu disentuh aparat penegak […]

    • Bjorka Mengaku Korban Orde Baru, Motif Ganggu Indonesia

      Bjorka Mengaku Korban Orde Baru, Motif Ganggu Indonesia

      • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Jakarta-, detak24.com –  Aksi hacker Bjorka mengacak-acak data pemerintah dipertanyakan motifnya. Sang hacker mengungkap orang dekatnya menjadi korban kebijakan Orde Baru pasca 1965. Langkah terbaru Bjorka adalah mendoxing Muchdi Purwopranjono lengkap dengan data pribadinya. Bjorka menuding Muchdi Pr sebagai dalang kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Setelah itu, Bjorka ternyata memilih curhat di Twitter. Tentu cerita […]

    expand_less