DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

KUAT Dugaan Bripka Arfan Saragih Dibunuh, Keluarga Ungkap Hal Sebenarnya!

“Padahal, korban telah berupaya untuk membayarkan uang kerugian dari penggelapan pajak itu sekitar Rp 750 juta. Uang itu lebih dari setengah uang kerugian yang harus dibayarkan oleh korban, yakni sebesar Rp 1,3 miliar, sedangkan sisanya dibebankan kepada pelaku lainnya,” kata Fridolin.

“Versi polisi itu Rp 1,3 miliar dia pribadi, tapi persepsi keluarga itu Rp 800 juta hingga Rp 900 juta. Dari hasil yang dia gelapkan itu sudah dikembalikan sekitar Rp 750 juta. Dia sampai jual rumah dan minjam ke bank. Terus kenapa dia (korban) ada upaya untuk bayar, tapi terus dia bunuh diri? kan aneh,” sambungnya.

Dalam kasus ini, keluarga meminta polisi untuk menelusuri asal usul dari racun sianida yang digunakan oleh Bripka Arfan Saragih untuk mengakhiri hidupnya.

Pihak keluarga juga meminta polisi menjelaskan penyebab dari luka memar di bagian belakang kepala Bripka Arfan Saragih. Luka tersebut diketahui dari hasil autopsi.

“Oke ada sianida di lambung dan di TKP, terus ada kotak dan plastik hitam seperti paket. Seharusnya kawan-kawan dari polisi bisa menelusuri asal sianida. Kalau memang dia ada beli, buka CCTV nya, benar nggak dia beli disitu,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Satuan Lantas Polres Samosir Bripka Arfan Saragih yang bertugas di UPT Samsat Pangururan, Samosir, Sumatera Utara, diduga menggelapkan uang pajak kendaraan bermotor (PKB) dari ratusan warga.

Total uang pajak kendaraan warga yang digelapkan Bripka Arfan mencapai Rp2,5 miliar.

17 thoughts on “KUAT Dugaan Bripka Arfan Saragih Dibunuh, Keluarga Ungkap Hal Sebenarnya!

  1. Ping-balik: bio ethanol burner
  2. Ping-balik: Ks Quik 5000
  3. Ping-balik: car detailing
  4. Ping-balik: ตู้แช่
  5. Ping-balik: 1xbet
  6. Ping-balik: 1win apk
  7. Ping-balik: pin up india
  8. Ping-balik: av

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *