DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

KPU Meranti Sebut Warga Tionghoa Tertutup ke Pantarlih

“Ada yang langsung pergi sambil bilang KTP nya KTP Batam. Namun tidak menunjukkan ke petugas kita,” ujar Hanafi.

Setelah muncul persoalan ini, kata Hanafi lagi, KPU Kepulauan Meranti langsung mengambil langkah cepat. KPU mendatangi tokoh masyarakat Tionghoa dan pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kepulauan Meranti untuk berdialog dan mencari solusi.

Hasil koordinasi itu, tambah Hanafi, disepakati pengurus PSMTI Kepulauan Meranti akan membantu dengan cara membuat lalu menyebarkan video imbauan.

Video itu, dibuat dalam dua bahasa, Indonesia dan Hokkien. Video itu, disebarluaskan melalui grup-grup WhatsApp dan komunitas warga Tionghoa di Kepulauan Meranti.

“Salah seorang pengurus PSMTI Kepulauan Meranti, Suandi, membantu dengan cara membuat video dan menyebarkannya. Di video itu, dia memberikan imbauan agar warga Tionghoa bisa menerima petugas coklit dari KPU dan mempersiapkan identitas diri yang diperlukan petugas,” kata Hanafi.

Sesuai tahapan, Pantarlih akan melaksanakan coklit data pemilih hingga tanggal 14 Maret 2023. Untuk mempelancar proses coklit data pemilih, warga yang didatangi, diingatkan agar bisa menunjukkan KTP elektronik ataupun Kartu Keluarga (KK).(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

17 thoughts on “KPU Meranti Sebut Warga Tionghoa Tertutup ke Pantarlih

  1. Después de apagar la mayoría de los teléfonos móviles, se eliminará la restricción de ingreso de contraseña incorrecta. En este momento, podrá ingresar al sistema mediante huella digital, reconocimiento facial, etc.

  2. Ping-balik: naga356
  3. Ping-balik: แทงบอล
  4. Ping-balik: canna buds
  5. Ping-balik: https://vhnbio.com
  6. Ping-balik: dultogel alternatif
  7. Ping-balik: Mobile casino games
  8. Ping-balik: Plinko Chile
  9. Ping-balik: Mega Moolah Italia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *