Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Tindaklanjuti Korupsi di Bapenda Pekanbaru

KPK Tindaklanjuti Korupsi di Bapenda Pekanbaru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com –  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Provinsi Riau (AMPR) telah membuat laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri juga membenarkan, bahwa KPK telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Bapenda Pekanbaru.

“Setelah kami cek, benar ada laporan yang dimaksud (dugaan tindak pidana korupsi di Bapenda Pekanbaru),” kata Ali kepada CAKAPLAH.com, Kamis (01/09/22).

Ali menjelaskan, mengenai pelapor dan materi laporan tidak bisa ia sampaikan. “Tentu kami tidak akan sampaikan mengenai pelapor dan materi laporannya,” ujarnya.

Kata Ali, KPK juga akan memverifikasi terlebih dahulu setiap laporan yang diterima apakah layak untuk ditindaklanjutinya atau tidak. “KPK pasti tindaklanjuti setiap laporan dengan verifikasi lebih dahulu,” pungkasnya.

Dalam aksinya, AMPR membawa 4 dokumen kasus yakni dugaan rekayasa laporan piutang di Bapenda Pekanbaru agar pemerintah Kota Pekanbaru mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan penggunaan APBD Pekanbaru 2020.

Bahkan, AMPR juga menyertakan barang bukti berupa rekaman suara percakapan para pejabat Bapenda Pekanbaru yang diduga berupaya melakukan rekayasa laporan piutang. Percakapan tersebut direkam Abdul Hafizh, eks honorer Bapenda.

“Kami menepati janji itu kami sudah melaporkan terkait kecurangan Kota Pekanbaru mendapatkan WTP,” ungkap Asmin Mahdi, Ketua AMPR.

Dokumen yang diserahkan kata Asmin berupa copyan tertulis dan satu file flashdisk berisikan rekaman dugaan lagi merakayasa laporan piutang ke BPK .

“Direkaman sangat jelas salah satu pegawai sudah antisipasi jika Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) memeriksa mereka. Ini kejahatan yang sangat luar biasa dan terencana,”paparnya.

Tak hanya soal rekayasa piutang demi raihan WTP, para mahasiswa ini juga melaporkan dugaan adanya pemanfaatan nilai PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) kepada perusahaan di lingkungan Pekanbaru yang awalnya dimarkup oleh Bapenda kemudian Bapenda bermusyawarah dengan Perusahaan untuk mencari jalan tengah.

“Ini sudah kita lampirkan juga beberapa objek pajak yang kami duga ada permainan. Kami siap untuk menghadirkan saksi kunci tim penilai pajak Bapenda Kota Pekanbaru jika KPK serius untuk membuka permainan ini,” tegasnya.

Berikutnya, AMPR juga melaporkan adanya dugaan pemaksaan pemotongan insentif Upah Pungut Pegawai. Dimana yang membangkang diancam akan dipindahtugaskan dari OPD Bapenda Kota Pekanbaru.

“Dalam laporan ini, kami juga siap menghadirkan pegawai yang dizolimi oleh kebijakan sewenang-wenang ini,” cetusnya.

Terakhir adanya dugaan korupsi pemotongan secara sepihak oleh Bapenda Kota Pekanbaru atas adanya bantuan dana hibah senilai Rp 8,5 miliar yang dibagikan kepada objek pajak yang taat pajak.

Dimana besaran yang diterima objek pajak tersebut seharusnya sama dengan besaran nominal yang objek bebankan sebagai kewajiban pajak.

“Kami sudah lakukan uji petik salah satu objek pajak seperti VH seharusnya mendapatkan bantuan dana hibah Rp190 juta tetapi dipotong hanya mendapat kan Rp2 juta,” paparnya lagi.

Kata Asmin, banyak penerima dana hibah ini menerima dana dalam kondisi yang sudah disunat. “Jika melawan, maka beban pajak objeknya akan dinaikan dan diapraisalkan secara profesional. Ketakutan objek pajak mau gak mau harus menerima segitu begitulah modus operandi di Bapenda Kota Pekanbaru selama ini. Kami menduga penerima bantuan hibah ini banyak yang fiktif,” ucapnya.

“Pemberian pengurangan pajak hanya boleh dalam bentuk stimulus bukannya pengurangan langsung, nilai pajak dan dalam kajian dan alasan yang jelas harus dipertanggungjawabkan karena mempengaruhi keuangan daerah,” ungkapnya.

Lanjutnya, dari kajian yang dilakukan, maka mereka menduga perbuatan tercela tersebut dilakoni oleh beberapa oknum pejabat daerah Kota Pekanbaru.

“Untuk memuluskan keputusan Kepala Bapenda Kota Pekanbaru bekerja sama dengan Aswendi Fajri sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Adrizal sebagai Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru, Firman Hadi sebagai Kepala Perencanaan dan Pengembangan PAD,” tukasnya.

“Kami meminta Kejari Riau segera mengusut tuntas laporan kami secepatnya. Kami sudah mempunyai bukti konkret, jika Kejati meminta saksi kunci terkait kasus ini, maka kami siap hadirkan saksi tersebut,” pungkasnya.(cakaplah.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SI MALIN Kundang Pijak-pijak Orangtua Gegara Tak Dikasih Uang Beli Tuak, Ini Pantas Dihukum Berat!

    SI MALIN Kundang Pijak-pijak Orangtua Gegara Tak Dikasih Uang Beli Tuak, Ini Pantas Dihukum Berat!

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PINGGIR, detak24.com – Anak durhaka satu ini pantas diganjar hukuman berat. Ia tega memukul serta memijak-mijak orangtuanya, gegara tak dikasih uang untuk beli tuak.Seorang pemuda di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis ditangkap Tim Opsnal Polsek Pinggir karena menganiaya orangtua kandung. Tersangka yang diamankan oleh tim Opsnal Polsek Pinggir tersebut berinisial AN (25) warga […]

  • HEBOH! Ada Mayat di Taman Bidadari Sorek Pelalawan, Muntahan Darah Berceceran

    HEBOH! Ada Mayat di Taman Bidadari Sorek Pelalawan, Muntahan Darah Berceceran

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Penemuan mayat di Taman Bidadari Sorek, Pelalawan membuat heboh warga sekitar. Pasalnya, di sekitar jenazah berceceran muntahan darah. Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Alwis Saldi SH , dikutip Senin (16/01/2023) mengatakan di sekitar TKP ditemukan ada muntahan darah. Kuat dugaan itu muntah korban. “Mayat tersebut ditemukan pada Sabtu (14/01/23). Di sekitar tempat penemuan […]

  • Penalti Mbappe Antar Prancis ke Perempat Final Piala Dunia 2026

    Penalti Mbappe Antar Prancis ke Perempat Final Piala Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Prancis sukses mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Paraguai dengan skor tipis 1-0 pada Ahad (05/07/26). Bertanding di depan 68.324 penonton yang memadati stadion, gol tunggal penalti Kylian Mbappe pada menit ke-70 menjadi pembeda dalam laga babak 16 besar yang berlangsung penuh drama dan tensi tinggi ini. Gol […]

  • Satreskrim Polres Bengkalis Ungkap Kasus Penggelapan Sepeda Motor, Tersangka Diamankan di Pelalawan

    Satreskrim Polres Bengkalis Ungkap Kasus Penggelapan Sepeda Motor, Tersangka Diamankan di Pelalawan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24.com — Polres Bengkalis melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap tindak pidana penggelapan sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Dalam pengungkapan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Bengkalis mengamankan seorang laki-laki berinisial DS (43), yang diduga melakukan penggelapan sepeda motor milik adik iparnya sendiri. Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., […]

  • Modus Pinjamkan Wifi, Oknum Guru Obok-obok Empat Siswi di Meranti 

    Modus Pinjamkan Wifi, Oknum Guru Obok-obok Empat Siswi di Meranti 

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELATPANJANG, detak24com – Dunia pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti tercoreng oleh kasus asusila antara guru dan murid. Kejadian memalukan terjadi SMAN 02 Tebingtinggi Timur. Informasi dirangkum Selasa (04/03/25), kasus ini terjadi pada tahun 2022, namun baru terungkap beberapa waktu lalu. Para orangtua korban memberanikan diri melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Tanjung Gadai, lokasi sekolah tersebut […]

  • Omicron, Fase Corona yang Diharapkan

    Omicron, Fase Corona yang Diharapkan

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Bicara tentang Covid-19 atau yang dikenal sebagai virus corona oleh masyarakat awam, sudah pasti berbuntut pro kontra berkepanjangan. Pasalnya, ada sebagian menyatakan si virus tidak berbahaya bagi manusia. Di sisi, lain malah ada yang takut luar biasa setengah mati, hingga menerapkan berbagai kebijakan berujung terkurasnya anggaran. ————————— MASIH segar dalam ingatan, ketika mantan Menteri Kesehatan […]

expand_less