Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Ratusan Anggota DPR RI Dituding Tak Sekolah, Pantas Saja!

Ratusan Anggota DPR RI Dituding Tak Sekolah, Pantas Saja!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Data Statistik Politik 2024 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan hampir setengah anggota DPR RI tidak menyebutkan latar belakang pendidikan saat melakukan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Padahal, terdapat persyaratan terkait pendidikan yang harus dipenuhi bakal calon anggota (caleg) DPR saat melakukan pendaftaran.

Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati mengatakan, data itu menunjukkan adanya kemunduran demokrasi. Terlebih, ketiadaan riwayat pendidikan para anggota wakil rakyat itu UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi, di mana rakyat berhak mendapatkan informasi dan seharusnya bisa transparan disampaikan pada publik.

“Ketertutupan seperti ini patut dipertanyakan. Ketidakterbukaan ini memperlihatkan bagaimana komitmen DPR sejak awal ini sudah tidak beres,” kata dia saat dihubungi Republika, Ahad (21/9/2025).

Neni menilai, kondisi itu diperparah dengan sikap partai politik yang menaungi para anggota DPR. Pasalnya, partai politik tidak bisa mendorong untuk terbuka dan memberikan teladan untuk keterbukaan informasi publik.

Berdasarkan data Statistik Politik 2024, dari 580 anggota DPR RI yang terpilih, mayoritas tidak menyebutkan latar belakang pendidikan. Secara rinci latar belakang pendidikan anggota DPR terpilih pada Pemilu 2024 adalah lulusan SMA sebanyak 63 orang (10,85 persen), D3 sebanyak tiga orang (0,52 persen), S1 sebanyak 155 orang (26,72 persen), S2 sebanyak 119 orang (20,52 persen), dan S3 sebanyak 29 orang (5 persen). Dari komposisi tersebut, sebanyak 211 orang (36,38 persen) tidak menyebutkan latar belakang pendidikan saat melakukan pendaftaran di KPU.

Neni juga menyayangkan sikap KPU yang tidak tegas dalam menegakkan regulasi. KPU dinilai seolah secara sengaja menutup ruang untuk ketidakjujuran tersebut. Padahal, dalam aturan Peraturan KPU (PKPU) bisa menekan para caleg harus mencantumkan riwayat pendidikan secara rinci.

“Jangan-jangan memang ada di antara mereka juga yang bermasalah riwayat pendidikannya dan dikhawatirkan publik bisa mengetahui dan sangat menganggu peta politik di internal partai,” kata dia.

Neni menilai, KPU perlu membuat aturan yang lebih ketat soal riwayat pendidikan para caleg. Dengan begitu, aturan KPU dapat lebih progresif, bukan menjadi kemunduran dalam demokrasi.

Diketahui, dalam Pasal 7 huruf e PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota disebutkan bahwa bakal caleg harus memenuhi persyaratan berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah aliyah kejuruan, atau sekolah lain yang sederajat.

Sementara itu, Komisioner KPU Idham Holik mengaku belum bisa memberikan penjelasan rinci terkait hal itu. Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Dikarenakan ini persoalan data terinci, maka saya cek terlebih dahulu ya agar data yang disampaikan terverifikasi,” kata dia melalui pesan WhatsApp. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubri Sebut APBD Riau 2023 Prioritas Infrastruktur Jalan

    Gubri Sebut APBD Riau 2023 Prioritas Infrastruktur Jalan

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Gubri Syamsuar memastikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2023 tetap diprioritaskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota, seperti jalan, dan lainnya. “Iya, untuk APBD Riau 2023 tetap kita prioritaskan untuk infrastruktur dan anggaran yang besar tetap infrastruktur,” kata Gubri Syamsuar, Selasa (11/10/22). Anggaran infrastruktur yang besar di APBD Riau […]

  • Evakuasi jenazah korban yang tewas di wisata Pulau Kosiok Kampar. F : CAKAPLAH.COM

    Pelajar Tewas di Objek Wisata Pulau Kosiok Kampar, Hanyut Sejauh 7 Kilometer

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Kampar, detak24.com – Seorang pelajar Pekanbaru bernama Andika Pratama (15), tewas setelah hanyut di wisata Pulau Kosiok Kampar, Riau. Korban dinyatakan hilang sejak Sabtu (27/08/22) lalu ditemukan 7 kilometer dari titik awal ia berenang. Dantim Rescuer Basarnas Pekanbaru, Likopa Noptilos menjelaskan, korban ditemukan sejauh 7 Km dari lokasi ia hilang pertama kali. “Ditemukan sekitar 7 […]

  • Selama Libur Nataru, Puluhan Ribu Orang Gunakan RoRo Dumai-Rupat

    Selama Libur Nataru, Puluhan Ribu Orang Gunakan RoRo Dumai-Rupat

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24.com – Dishub Riau mencatat sebanyak 53.587 penumpang gunakan roro di Pelabuhan Dumai-Rupat saat liburan Nataru. Informasi ini disampaikan Kepala Dishub Riau Andi Yanto melalui Kepala UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Henri Mardani, Jumat (10/01/25). Henri mengatakan, saat libur Nataru pihaknya membuka posko Nataru pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. “Selama pendirian […]

  • Dumai Dilanda Pasang Keling hingga Dua Meter, Kendaraan Terjebak

    Dumai Dilanda Pasang Keling hingga Dua Meter, Kendaraan Terjebak

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Dumai, detak24.com – Pasang laut yang terjadi Senin (16/05/22) malam ini membuat sejumlah jalan protokol Kota Dumai terendam banjir. Tidak sedikit kendaraan yang terjebak, dan harus memutar balik arah. Pasang keling diperkirakan akan berlanjut malam ini sekitar pukul 21.00 WIB. Dikutip Selasa (17/05/22), sesuai pantauan  ketinggian air pasang yang terjadi diperkirakan mencapai 2 meter dari […]

  • Nelayan Hilang Saat Menjaring Udang di Karimun

    Nelayan Hilang Saat Menjaring Udang di Karimun

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    TANJUNGBALAIKARIMUN (DETAK24.COM) – Seorang nelayan dilaporkan hilang saat menjaring udang diperairan Pulau Durai, Kabupaten Karimun, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) langsung melakukan pencarian, Kamis (6/1/2022). Informasi awal diterima Basarnas Karimun dari Kepala Desa Sanglar Sandri yang melaporkan bahwa salah satu warganya yang berinisial AR (40) hilang saat […]

  • Sebut Ekonomi Indonesia Naik, CELIOS Adukan BPS ke PBB, Ini Balasan UNSD dan UNSC!

    Sebut Ekonomi Indonesia Naik, CELIOS Adukan BPS ke PBB, Ini Balasan UNSD dan UNSC!

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Badan Statistik PBB yakni United Nations Statistics Division (UNSD) dan United Nations Statistical Commission (UNSC) merespons surat yang dikirim Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Dalam surat yang dikirim tersebut, CELIOS meminta PBB mengaudit data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II naik 5,12 persen. UNSC mengucapkan […]

expand_less