Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Keluarkan SE, Kemendagri Larang Daerah Naikkan PBB Lebihi 100 Persen 

Keluarkan SE, Kemendagri Larang Daerah Naikkan PBB Lebihi 100 Persen 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Kemendagri keluarkan surat edaran (SE) tentang kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) di sejumlah daerah untuk dikaji ulang.

Wamendagri Bima Arya mengatakan kajian itu diminta dilakukan, karena rencana kenaikan PBB telah mendapat penolakan warga di sejumlah tempat. Seperti di Cirebon (Jawa Barat), Pati (Jawa Tengah), hingga Bone (Sulawesi Selatan).

Bahkan, dia mengatakan pihaknya melarang pemerintah daerah menaikkan PBB-P2 hingga di atas 100 persen.

Kemendagri sudah mengeluarkan surat edaran, yang intinya meminta agar seluruh kepala daerah itu betul-betul berhati-hati dalam melakukan penyesuaian PBB P2, dan meminta agar daerah-daerah yang mengalami persoalan, artinya warga keberatan, untuk meninjau kembali, bahkan membatalkan itu,” kata Bima usai rapat di Komisi II DPR,  Senin (25/08/25).

“Kami sudah mencatat itu, memang ada beberapa daerah yang di atas 100 persen. Ya, tentu harus dikaji ulang,  dibatalkan atau ditunda,” tambahnya.

Dia mengatakan sejumlah daerah sudah melakukan pembatalan kenaikan PBB yang berlipat-lipat tersebut. “Beberapa daerah kami catat sudah membatalkan itu,” kata politikus PAN tersebut.

Kenaikan PBB di sejumlah daerah baru-baru ini tak sepenuhnya disebabkan karena efisiensi. Menurut dia, beberapa daerah telah mengambil kebijakan tersebut jauh hari sebelumnya.

PBB 104 Daerah Naik Lebih 100 Persen 

Lanjut  Wamendagri, total ada 104 daerah yang menaikkan PBB-P2 di atas 100 persen sejak pemerintah sebelumnya. Hanya ada tiga daerah yang melakukannya baru-baru ini. Namun, dia tak mengungkap daftar daerah tersebut.

“Data-data yang kami miliki itu dari 104 daerah tadi, itu sebagian besar itu mengeluarkan kebijakan itu sebetulnya di tahun-tahun sebelumnya, sebelum kebijakan efisiensi. Jadi tiga daerah, yang melakukan penyesuaian itu di tahun 2025,” katanya.

“Jadi saya kira tidak tepat, kalau kemudian mengaitkan dengan kebijakan efisiensi, itu adalah inisiatif daerah yang dilakukan untuk meningkatkan PAD,” imbuh dia dikutip dari cnnindonesia. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilik Kendaraan Dikenakan Dua Pajak Baru, Nominalnya 66 Persen dari PKB 

    Pemilik Kendaraan Dikenakan Dua Pajak Baru, Nominalnya 66 Persen dari PKB 

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24.COM – Pemilik kendaraan bermotor dikenakan dua pajak baru yang besarnya 66 persen dari nilai PKB. Aturan ini mulai berlaku mulai 4 Januari 2025. Jenis pajak baru tersebut yakni Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) serta Opsen BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor). Opsen PKB dan BBNKB ditetapkan sebesar 66 persen yang dihitung dari besaran pajak […]

  • Jemaah haji sesak di terowongan Mina

    KEMENAG Riau Tetapkan CJH 2023 Sebanyak 13 Kloter, Seat Kursi Pesawat Berkurang

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Mahyudin, mengatakan jamaah Haji Riau tahun 1444 H / 2023 M akan diterbangkan dalam 13 kloter penuh dan 1 kloter gabungan. Menurut Mahyudin, terdapat penambahan kloter dari semula yang hanya 11 kloter penuh dan satu kloter gabungan. “Ini karena terdapat pengurangan jumlah seat dalam pesawat […]

  • TRAGIS! Bocah 1,8 Tahun Rohil Meninggal di Sungai – Hilang Saat Disuapi Makan

    TRAGIS! Bocah 1,8 Tahun Rohil Meninggal di Sungai – Hilang Saat Disuapi Makan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    ROHIL, detak24.com – Setelah hilang sekitar 15 jam, seorang bocah bernama Hafiz Ramadhan (1,8 ) tahun ditemukan meninggal, Senin (09/01/23). Korban tersangkut di pintu air Sungai KPL Bangko, Rohil. Informasi diperoleh, Senin (09/12/23) kejadian bermula pada hari Ahad (08/01/23) sekira pukul 19.30 WIBb malam. Ibu korban warga Kepenghuluan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko memberinya makan di […]

  • PLENO KPU, Ini Daftar Lengkap Anggota DPRD Riau Hasil Pileg 2024 Per Dapil

    PLENO KPU, Ini Daftar Lengkap Anggota DPRD Riau Hasil Pileg 2024 Per Dapil

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pada Sabtu (9/3/24) lalu, KPU melakukan finalisasi penghitungan suara Pileg 2024. Sebanyak 65 caleg dari 8 Dapil berhak menduduki kursi DPRD Riau. Dikutip Senin (11/03/25), Dapil Riau 1 Kota Pekanbaru, ada jatah 9 kursi. 8 partai yang meraih suara terbanyak adalah PKS dengan 98.720 suara, kemudian Golkar 81.596 suara, Nasdem 68.431 suara, […]

  • POLRES Inhil Ringkus Empat Begal Pakai Sajam, Beraksi di Tembilahan Hulu

    POLRES Inhil Ringkus Empat Begal Pakai Sajam, Beraksi di Tembilahan Hulu

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Polres Inhil mengungkap kasus begal di Kelurahan Tembilahan Hulu, dengan menangkap 4 pelaku dari dua TKP,  Selasa (16/04/24). Kapolres Inhil AKBP Budi, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Ricky Marzuki dan Kasi Humas Polres Inhil Iptu Bambang hadir langsung pada press rilis tersebut. Pengungkapan dan penangkapan kasus begal pakai sajam ini berawal dari postingan status […]

  • Cabup Kasmarni dan Cawabup Bagus Santoso di Pasar Sartika, Duri.

    Cabup Bengkalis Kasmarni Ajak Warga Belanja ke Pasar Sartika Duri

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    LIMA tahun lalu, Jalan Dewi Sartika padat dan semrawut. Begitulah arsip berita Riaipos.co, Jumat, 25 Januari 2019 silam.  Jalanan padat dan semrawut plus sempit. Di sepanjang jalan kiri-kanan berjejer pedagang kaki lima. Tak hanya menempati bahu jalan, barang dagangan memakan badan jalan. Akibatnya, laluan untuk kendaraan jadi semrawut. Bandingkan dengan sekarang, saat Calon Bupati Bengkalis […]

expand_less