KAPOLRES Dumai Bagikan 80 Paket Bantuan Kemanusiaan di Pelintung
DUMAI, detak24com – Mencermati fluktuasi harga bahan pokok di awal bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, Presiden Joko Widodo mengintruksikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Polres Dumai bersama Polsek Jajaran Polres Dumai secara serentak kembali menyalurkan ‘Bantuan Kemanusiaan Untuk Negeri’ sebanyak 80 paket bantuan kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak kenaikan dan fluktuasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting). Khususnya yang berada di slum area di Kota Dumai, Kamis (30/03/23).
Secara simbolis, Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto diwakili oleh Kapolsek Medang Kampai AKP Edwi Sunardi SAP mendatangi sejumlah rumah warga di Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai.
Dalam kesempatan berbeda disampaikan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, S.H, S.I.K, program ‘Bantuan Kemanusiaan Untuk Negeri’ merupakan bantuan kemanusiaan Polri untuk masyarakat Indonesia yang terdampak kenaikan dan fluktuasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) khususnya yang berada di slum area.
Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, S.H, S.I.K juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat penerima bantuan untuk selalu bersemangat dan penuh kekhusyuan menjalankan ibadah puasa, sebab Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk senantiasa membantu dan meringankan beban masyarakat.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim diseluruh Indonesia,” pungkasnya.
Pantauan di lapangan, Polsek Jajaran Polres Dumai juga melaksanakan kegiatan serupa secara serentak di wilayah hukumnya masing-masing. Dengan sasaran warga yang benar-benar membutuhkan.(hmspol)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

18 thoughts on “KAPOLRES Dumai Bagikan 80 Paket Bantuan Kemanusiaan di Pelintung”