Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KANTOR UIN SUSKA DIGEMBOK, Buntut Dipotongnya Tunjangan Dosen

KANTOR UIN SUSKA DIGEMBOK, Buntut Dipotongnya Tunjangan Dosen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Diduga akibat pemotong tunjangan remunerasi secara sepihak, kantor Institute for Southeast Asian Islamic Studies (ISAIS) UIN Suska Riau dirantai dan digembok.

Aksi itu dilakukan puluhan dosen yang menjadi korban pemotongan tunjangan. Akibatnya, para pegawai di kantor tersebut tidak bisa bekerja.

Sebelumnya, para dosen berunjukrasa terkait pemotongan remunerasi (tunjangan kinerja). Tak hanya remunerasi, tunjangan kinerja bagi para pegawai UIN juga terkena pemotongan. Jumlah pegawai UIN Suska yang terpotong ratusan orang.

Direktur ISAIS UIN Suska Riau, Bambang Hermanto membenarkan ruang kerjanya digembok. Bambang menyebut sebelum ruangan tersebut digembok, ia sempat melihat ada beberapa orang pegawai dari Kabag Umum UIN yang ingin merusak pintu kantor itu.

“Jadi hari Jumat kemarin, ada beberepa orang yang mau rusak pintu itu dari Kabag Umum, alasannya mau diganti. Lalu besoknya pintu kantor ISAIS malah digembok,” ujar Bambang, Senin (14/11/22).

Lalu Bambang mencoba mengkonfirmasi kepada Kabag Umum mengapa kantor ISAIS digembok, lalu ia menjawab tidak perlu memberikan alasan mengapa kantor itu digembok.

“Ngapa juga saya jelaskan kenapa digembok, kan kalian tidak percaya sama saya, jadi itu katanya. Kabag Umum ini kan sebagai PPK BLU yang mengeluarkan dana remunerasi dosen,” cakapnya.

“Dokumen-dokumen penting ada di dalam ruangan itu, kami jadi tidak bisa bekerja kalau seperti ini,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu dari Tim Kajian Dosen di UIN Suska Riau yang mengikuti aksi demo, Roni Riansyah mengungkapkan bahwa pentolan demo mengenai pemotongan remunerasi banyak yang tidak bekerja di ISAIS.

“Jadi yang demo itu bukan dari ISAIS saja, ada dari forum dosen. Penggembokan itu tanpa ada pemberitahuan, dilakukan pada hari Sabtu bukan jam kerja. Di dalam itu ada dookumen termasuk kerjaan dosen di pembimbing mahasiswa sehingga itu menghambat ASN untuk menyelesaikan pekerjaan,” tegas Roni.

Roni memandang bahwa penyikapan penggembokan tersebut tidak adil dan jelas melanggar peraturan hukum. Rektor juga dianggap semena-mena mengenai penggembokan ruang kerja ISAIS tersebut.

“Ini buntut dari aksi kami kemarin. Jelas ini perbuatan yang semena-mena dan melanggar peraturan. Kami akan mengambil langkah-langkah sesuai sengan peraturan yang berlaku, jika Rektor dan Kabag Umum itu melakukan kebijakan yang menghalangi ASN bekerja, maka itu akan dilanjutkan ke pihak yang berwajib,” imbuhnya.

Roni juga mengungkapkan bahwa ISAIS tidak ada kaitannya dengan aksi dosen yang melakukan aksi demo beberapa waktu yang lalu.

“Dosen yang aksi demo kemarin tidak ada membawa embel-embel nama ISAIS. Tapi kenapa malah kantornya ISAIS digembok. Mungkin karena kami sering meeting di depan kantor ISAIS, jadi yang terkena imbasnya malah kantor ISAIS itu sendiri,” tukasnya.***

Sumber : CAKAPLAH.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sebanyak 43 Jaksa Tangani Kasus Ferdy Sambo

      Sebanyak 43 Jaksa Tangani Kasus Ferdy Sambo

      • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      Jakarta, detak24.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) menunjuk 43 jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus menghalangi proses hukum atau obstruction of justice yang diduga dilakukan Ferdy Sambo dkk dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Puluhan jaksa itu ditunjuk untuk memantau perkembangan penyidikan kasus tersebut. “Untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana, Kejaksaan Agung telah menerbitkan Surat […]

    • Kisah Ibu Inong Mempertahankan ‘Sejengkal’ Tanah di Dumai, Empati Mengalir dari Masyarakat 

      Kisah Ibu Inong Mempertahankan ‘Sejengkal’ Tanah di Dumai, Empati Mengalir dari Masyarakat 

      • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      DUMAI, detak24com – Laskar Melayu Hulu Balang Melayu Bersatu (LHMB) Dumai siap memperjuangkan nasib Ibu Inong yang tersangkut masalah tanah lokasi pedagang Jalan Baru. Diketahui, Ibu Inong dilaporkan oleh Toton Sumali, seorang pengusaha mata sipit yang cukup terpandang di Dumai. Ayahnya bernama Guruh Sumali, termasuk tokoh perjuangan pembentukan Kotamadya Dumai. Baca juga : Segera Disidang, […]

    • INFO BMKG : Gempa 5.4 SR Guncang Banten, Terasa hingga Jakarta

      INFO BMKG : Gempa 5.4 SR Guncang Banten, Terasa hingga Jakarta

      • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      JAKARTA, detak24com – Gempa berkekuatan 5,4 SR mengguncang Sumur, Banten. Gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami, namun terasa kuat di Jakarta. Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 11.24 WIB, Rabu (10/5/2023). Titik koordinat gempa berada di 6,47 LS dan 104,90 BT. “78 km Barat Laut SUMUR-BANTEN,” tulis BMKG di Twitter. Pusat gempa berada di kedalaman […]

    • Harga Agen Tinggi, MinyaKita di Pasar Pekanbaru Tembus Rp 17.500 per Kilo

      Harga Agen Tinggi, MinyaKita di Pasar Pekanbaru Tembus Rp 17.500 per Kilo

      • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Harga jual MinyaKita di pasar Pekanbaru makin melambung. Dari HET yang baru ditetapkan yakni Rp 15.700, naik diharga Rp 17.500 per liter. Hal ini diakui salah seorang pedagang harian di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Tingginya harga jual minyak subsidi pemerintah ini disebut akibat tingginya harga MinyaKita di tingkat agen […]

    • Protes Tunjangan DPR, Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di Gedung DPRD dan Mapolda Riau 

      Protes Tunjangan DPR, Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di Gedung DPRD dan Mapolda Riau 

      • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Ribuan mahasiswa demo di Gedung DPRD dan Mapolda Riau. Mereka memprotes tunjangan DPR, reformasi Polri serta minta dibebaskan Khariq Anhar, Senin (01/09/25). Dalam aksi unjuk rasa tersebut, mahasiswa tampak membawa sejumlah bendera Indonesia, bendera masing-masing organisasi mahasiswa dan juga bendera bajak laut dalam anime one piece. Mereka menyuarakan terkait tindakan aparat penegak hukum […]

    • DIMARAHI AYAH, Warga Baganbatu Pilih Gantung Diri-Anak dan Istri Histeris

      DIMARAHI AYAH, Warga Baganbatu Pilih Gantung Diri-Anak dan Istri Histeris

      • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      ROHIL, detak24.com – Seorang pria berinisial RH (32) warga Jalan Antara RT 001 RW 007 Kepenghuluan Bagabatu Kecamatan Bagan Sinembah Rohil nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Data dirangkum, Jumat (06/01/23) aksi nekat ini dilakukan korban di dalam kamar tidurnya pada Kamis (5/1/2023) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, istri korban bersama dua […]

    expand_less