JUNIOR Engineer Pertamina Minta Tunda Pemeriksaan, Tersangka Kilang Dumai Meledak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Polisi belum memeriksa RH, Junior Engineer II Stationery Inspection PT Pertamina usai jadi tersangka kilang Dumai meledak.
Padahal, RH sudah ditetapkan jadi tersangka kilang Dumai meledak sejak awal Oktober lalu. Namun, yang bersangkutan minta tunda pemeriksaan dirinya dalam kapasitas sebagai tersangka.
“Tersangka baru inisial RH, selaku Junior Engineer II Stationery Inspection (PT Pertamina). Jadi total tersangkanya jadi 3 orang,” ujar Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, Jumat (27/10/23).
Baca juga : https://detak24.com/karyawan-pertamina-jadi-tersangka-kilang-dumai-meledak
Sebelumnya Polda Riau telah menetapkan dua tersangka berinisial W dan R. Keduanya merupakan pekerja kontraktor atau perusahaan rekanan dari KPI RU II Dumai yang bertugas melakukan pemeriksaan ketebalan pipa serta pembongkaran di areal yang diduga bocor.
Para tersangka sudah dipanggil untuk diperiksa. “Tersangka RH, dia tidak hadir dan mengajukan penundaan jadwal pemeriksaan sebagai tersangka,” ungkapnya.
Baca juga : https://detak24.com/breaking-news-kilang-pertamina-dumai-meledak
Asep mengungkapkan para tersangka dijerat dengan Pasal 188 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 360 KUHP.
Sebagai informasi, ledakan Kilang Pertamina Dumai, terjadi pada Sabtu (1/4/2023) malam yang mengakibatkan sejumlah rumah warga dan masjid mengalami kerusakan. Beberapa orang juga terluka karena terkena dampak ledakan.
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, menyatakan pihaknya serius menyelidiki serta mendalami, apakah ada unsur kelalaian atau unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut.
Irjen Iqbal menyatakan, apabila ditemukan unsur melawan hukum, maka pihaknya akan melakukan proses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Irjen Iqbal juga sudah memantau langsung kondisi kilang Pertamina Dumai pasca meledak, Ahad (2/4/2023) pagi.
Dalam kunjungan itu ikut pejabat utama seperti Direktur Reserse Kriminal Umum dan Kabid Labfor bersama tim, guna melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan mendalam.
Tak hanya itu, Irjen Iqbal juga menggelar rapat bersama sejumlah petinggi PT Pertamina, pejabat utama Polda Riau, Walikota Dumai, Dandim 0320/Dumai dan Kapolres Dumai.
Dugaan sementara ledakan terjadi disebabkan oleh pelepasan H2 atau hidrogen di area pipa Suction Discharge Area yang menyebabkan flash serta terbakarnya Hydrocracker Unit (HCU), dikutip dari CAKAPLAH. ***
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar