Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Jadi Pemimpin Terkorup Dunia, Abraham Samad Minta KPK Periksa Jokowi 

Jadi Pemimpin Terkorup Dunia, Abraham Samad Minta KPK Periksa Jokowi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Abraham Samad minta KPK bergerak buktikan dugaan korupsi mantan Presiden Jokowi yang masuk pimpinan terkorup dunia 2024.

Permintaan mantan Ketua KPK tersebut menyusul rilis Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang memasukkan nama Joko Widodo dalam daftar tokoh dunia terkorup 2024.

Abraham mengatakan KPK harus bisa lebih responsif dan tidak bisa berdiam diri saja. Menurutnya, hal ini menyangkut laporan sebuah organisasi dunia yang kredibel.

“Oleh karena itu, KPK harus membuktikan bahwa KPK sekarang bisa independen dan tidak bisa diintervensi oleh kekuasaan,” katanya, dikutip dari Tempo, Kamis (02/01/25).

Ia menyebut, KPK juga sekaligus harus membuktikan dugaan masyarakat selama ini bahwa komisioner KPK yang baru bukanlah orang titipan Jokowi. Momentum ini, katanya, menjadi kesempatan bagi komisioner baru KPK untuk menunjukkan integritas mereka.

“Inilah kesempatan bagi komisioner baru KPK membuktikan bahwa mereka bukan orang Jokowi dan mereka mampu memberantas korupsi tanpa pandang bulu,” tuturnya.

Dia juga menambahkan, KPK mestinya tidak hanya menunggu laporan masuk ke mereka. Pasalnya, KPK merupakan lembaga penegak hukum yang diberi kewenangan dan punya kapasitas untuk mencari bukti-bukti pendukung.

“Ini sekaligus baik untuk KPK maupun Jokowi, untuk bisa membersihkan nama baiknya kalau ternyata laporan dugaan korupsi itu tidak terbukti dan tidak benar,” pungkas Abraham.

Sementara itu, KPK melalui juru bicaranya Tessa Mahardhika mempersilakan bagi masyarakat jika memiliki informasi dan bukti pendukung terkait dengan rilis yang keluarkan OCCRP.

“KPK mempersilakan bila ada pihak-pihak yang memiliki informasi dan bukti pendukung, tentang adanya perbuatan tindak pidana korupsi pegawai negeri atau penyelenggara negara, untuk dapat dilaporkan menggunakan saluran dan cara yang tepat ke aparat penegak hukum,” kata Tessa dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan informasi dan bukti pendukung bisa dilaporkan ke KPK, kepolisian, ataupun kejaksaan yang memang memiliki wewenang untuk menangani tindak pidana korupsi. (*)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Koruptor Jalan Pramuka Tembilahan Digiring ke Penjara

    Dua Koruptor Jalan Pramuka Tembilahan Digiring ke Penjara

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com -Jaksa Kejari Inhil menjebloskan dua koruptor Jalan Pramuka Tembilahan Hulu ke penjara. Perbuatan keduanya merugikan negara lebih dari Rp 550 juta. Tersangka adalah Raja Enta Netriawan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Pemkab Inhil, dan Syahril selaku Direktur CV Inhil Bangkit Utama sebagai kontraktor. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Riau. […]

  • Uya Kuya Doakan Penjarah Rumahnya: Semoga yang Kalian Ambil Bermanfaat!

    Uya Kuya Doakan Penjarah Rumahnya: Semoga yang Kalian Ambil Bermanfaat!

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Rumah selebritis sekaligus anggota DPR RI nonaktif, Uya Kuya dijarah massa. Ia pun memberi pesan untuk massa penjarah tersebut. Kediaman Uya Kuya menjadi sasaran penjarahan massa imbas dari video joget-joget para anggota DPR RI usai Sidang Tahunan MPR. Uya Kuya menjadi salah satu yang disorot. Uya Kuya me-repost video memperlihatkan kondisi dalam […]

  • PASAR MURAH PEKANBARU, Besok Digelar di Jalan Cut Nyak Dien

    PASAR MURAH PEKANBARU, Besok Digelar di Jalan Cut Nyak Dien

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pemko Pekanbaru menggelar kegiatan pasar murah di lokasi bekas Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru Jalan Cut Nyak Dien, Ahad (13/11/22). Menurut bKepala Disketapang Kota Pekanbaru Alek Kurniawan saat dihubungi mengatakan kegiatan pasar murah ini digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerjasama dengan Bank Indonesia, Bulog, dan juga Badan Pangan Nasional. […]

  • SUPIR Toyota Calya Tabrak Mati Remaja Pekanbaru, Pelaku Kabur

    SUPIR Toyota Calya Tabrak Mati Remaja Pekanbaru, Pelaku Kabur

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kecelakaan maut di Jalan Dr Sutomo Pekanbaru, supir Toyota Calya tabrak mati remaja belasan tahun, Senin (27/05/24) sekitar pukul 02.40 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan antara mobil Toyota Calya BG 8055 IIO dengan sepeda motor Honda Vario BM 6756 AN. Mobil tersebut menabrak pengendara sepeda motor hingga meninggal dunia. Mobil Calya itu memiliki […]

  • BREAKING NEWS : Pasar Cik Puan Pekanbaru Terbakar, Ratusan Kios Rata dengan Tanah

    BREAKING NEWS : Pasar Cik Puan Pekanbaru Terbakar, Ratusan Kios Rata dengan Tanah

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pekanbaru membara, Pasar Cik Puan terbakar hebat, Ahad (19/02/23) petang. Dalam peristiwa itu ratusan kios pedagang rata dengan tanah. Dari pantauan wartawan di lapangan, petugas Damkar Pekanbaru masih berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan agar api tidak muncul kembali. Diketahui dari pantauan sekitar ratusan kios yang terbakar dalam insiden Pasar Pekanbaru Cik […]

  • 6 Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Cacat Usai Dianiaya

    6 Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Cacat Usai Dianiaya

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Jakarta, detak24.com — Sejumlah orang yang menghuni kerangkeng manusia milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin mengalami penganiayaan. Selain korban tewas, polisi juga mendapati ada enam orang yang cacat akibat dianiaya. “Sudah dilaporkan ke saya selain itu juga ada korban penganiayaan kurang lebih ada 6 yang sudah kita dapatkan,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra […]

expand_less