Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Indonesia Dikepung Belasan Megathrust, Terbanyak di Jawa dan Sumatera 

Indonesia Dikepung Belasan Megathrust, Terbanyak di Jawa dan Sumatera 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Sejumlah zona megathrust mengepung Pulau Jawa dari selatan hingga Sumatera. Gempa akibat pelepasan energi yang besar dari area ini bisa memicu tsunami besar hingga ratusan tahun.

Megathrust merupakan daerah pertemuan antar-lempeng tektonik bumi yang berpotensi memicu gempa kuat dan tsunami dahsyat. Zona ini diperkirakan bisa melepaskan energi secara berulang dalam siklus hingga ratusan tahun.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan ada ancaman dari dua megathrust di Indonesia yang sudah lama tak ‘pecah.

Hal tersebut ia sampaikan usai gempa dengan magnitudo 7,1 yang memicu tsunami di Jepang bersumber dari Megathrust Nankai, yang adalah salah satu zona seismic gap, Jumat (8/8).

“Kekhawatiran ilmuwan Jepang terhadap Megathrust Nankai saat ini sama persis yang dirasakan dan dialami oleh ilmuwan Indonesia. Khususnya terhadap ‘Seismic Gap’ Megathrust Selat Sunda (M8,7) dan Megathrust Mentawai-Siberut (M8,9),” kata Daryono dalam keterangan tertulis, dirilis Ahad (18/08/24).

Seismic gap merupakan zona sumber gempa potensial, tetapi belum mengalami gempa besar dalam masa puluhan hingga ratusan tahun terakhir.

“Rilis gempa di kedua segmen megathrust ini boleh dikata ‘tinggal menunggu waktu’, karena kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar,” tutur Daryono.

Menurut Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017, segmen Megathrust Mentawai-Siberut dan Megathrust Selat Sunda terakhir kali menyebabkan gempa pada kurun waktu lebih dari ratusan tahun lalu.

Megathrust Selat Sunda yang memiliki panjang 280 km, lebar 200 km, dan pergeseran (slip rate) 4 cm per tahun, tercatat pernah ‘pecah’ pada 1699 dan 1780 dengan kekuatan M 8,5.

Sementara, Megathrust Mentawai-Siberut yang memiliki punya panjang 200 km dan lebar 200 km, serta slip rate 4 cm per tahun, pernah gempa pada 1797 dengan M 8,7 dan pada 1833 dengan M 8,9.

Tak hanya dua megathrust tersebut, berdasarkan peta yang sama terdapat 13 megathrust yang mengepung Indonesia.

Beberapa di antaranya telah mengalami pecah segmen hingga membentuk segmen yang baru. Seperti Segmen Mentawai yang terbagi menjadi Segmen Mentawai-Siberut dan Segmen Mentawai-Pagai.

Kemudian, ada juga segmen Jawa yang dibagi menjadi tiga segmen, yakni segmen Selat Sunda-Banten, Segmen Jawa Barat, dan Segmen Jawa Tengah-Jawa Timur.

Meski bisa memperkirakan potensi kekuatan gempanya, para pakar tidak dapat memprediksi kapan megathrust akan ‘pecah’.

“Meski para ahli mampu menghitung perkiraan Magnitudo maksimum gempa di zona megathrust, akan tetapi teknologi saat ini belum mampu memprediksi dengan tepat, apalagi memastikan kapan terjadinya gempa megathrust tersebut,” tulis BMKG dalam sebuah keterangan.

Lebih lanjut, sejumlah studi mengungkap megathrust ini, termasuk yang berada di dekat Jawa, berpotensi memicu tsunami hingga puluhan meter.

Dengan demikian, Jawa sebagai pulau dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia harus waspada.

Berikut daftar lengkap segmen megathrust yang mengancam Jawa seperti dikutip dari Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017:

Megathrust Bali

Potensi Magnitudo maksimum: 9,0

Pergeseran per tahun: 4 cm

Dimensi: panjang 500 km, lebar 200 km

Sejarah gempa: belum ada catatan

Megathrust Jateng-Jatim

Potensi Magnitudo maksimum: 8,9

Pergeseran per tahun: 4 cm

Dimensi: panjang 440 km, lebar 200 km

Sejarah gempa: M M 7,2 pada 1916; M 7,8 pada 1994

Megathrust Selat Sunda-Banten

Potensi Magnitudo maksimum: 8,8

Pergeseran per tahun: 4 cm

Dimensi: panjang 280 km, lebar 200 km

Sejarah gempa: Magnitudo 8,5 pada 1699 dan 1780

Megathrust Jawa Barat

Potensi Magnitudo maksimum: 8,8

Pergeseran per tahun: 4 cm

Dimensi: panjang 320 km, lebar 200 km

Sejarah gempa: M 8,1 pada 1903; M 7,8 pada 2006. (cnn)

Editor : Kar 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi

    Polri Tangkap Buronan Bansos Covid-19 Jepang, Diciduk di Lampung

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta,detak24.com — Polri membantu penangkapan buronan Jepang dalam kasus bantuan Covid negara tersebut, Mitsuhiro Taniguchi (47) di daerah Lampung. Kini, yang bersangkutan diamankan Imigrasi di Lampung Tengah untuk dilakukan tindakan keimigrasian.   Sebelumnya, Mitsuhiro menjadi buronan di Jepang dalam kasus bantuan Covid-19, dan diduga melarikan diri keluar dari negara tersebut. “Subjek MT sudah diamankan oleh pihak […]

  • Tersangka kurir narkoba lintas provinsi di Mapolsek Senapelan Pekanbaru. F. :. CAKAPLAH.COM

    Gawat! Kurir Narkoba Lintas Provinsi Pakai Jasa Ekspedisi, Diciduk Polisi Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Mengedarkan narkoba pakai jasa ekspedisi, pelaku bernama Jimmy (33) berhasil ditangkap polisi saat istirahat di kamar tidurnya. Kapolsek Senapelan, Kompol Arry Prasetyo, Ahad (31/07/22)  mengungkapkan, pelaku berhasil diamankan di rumahnya yang berada di Jalan Jati, Kelurahan Kampung Baru, Pekanbaru, Kamis (21/07/22). “Berawal dari informasi masyarakat bahwa dicurigai sering terjadi transaksi narkoba jenis […]

  • Berkat Binaan Apical Dumai, Pedagang Sate Keliling Punya Kios Sendiri 

    Berkat Binaan Apical Dumai, Pedagang Sate Keliling Punya Kios Sendiri 

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pedagang sate Minang Saiyo di Lubuk Gaung, Dumai kian mapan pasca jadi mitra binaan Apical. Jika dulu berjualan keliling, sekarang punya kios sendiri. Pada Jumat, 27 Desember 2024 lalu, perwakilan manajemen Apical mengunjungi Sate Padang Minang Saiyo, salah satu UMKM binaan Apical di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Kedatangan […]

  • Tim gabungan memadamkan api Karhutla di Rohil

    BMKG Deteksi 843 Hotspot di Riau, Total Wilayah Sumatera 1.262 Titik Api

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 4Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Data terbaru dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, terdapat total 1.262 hotspot (titik panas) di wilayah Sumatera, Rabu (04/10/23). Sebagian besar hotspot terdeteksi di Provinsi Sumatera Selatan, dengan angka mencapai 843 titik. Sumatera Barat juga mengalami peningkatan signifikan, 173 hotspot. “Di provinsi Lampung terdeteksi 102 titik. Sedangkan di Bangka Belitung […]

  • Ormas Galang Bantuan Korban Kebakaran Jalan Imam Bonjol Dumai

    Ormas Galang Bantuan Korban Kebakaran Jalan Imam Bonjol Dumai

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI , detak24.com — Group Yong Dolah (GYD) Dumai – Rupat lakukan kegiatan amal penggalangan donasi sebagai wujud kepedulian, Selasa (14/06/22). Mereka menghimpun sumbangan pada dua titik keramaian lalu lintas di Kota Dumai. Yakni di Bundaran Polres serta Bundaran Bank Riau-Kepri. Darmawan,  Admin GYD Dumai – Rupat menyampaikan tentang kegiatan amal yang dilakukan ini. Bahwa […]

  • UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Tembus Angka 536 Orang, 17 Kloter Pulang Hari Ini

    UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Tembus Angka 536 Orang, 17 Kloter Pulang Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24com – Jemaah yang wafat di Tanah Suci hingga Selasa, 10 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 536 orang. Untuk kepulangan haji Rabu (12/07/23),  sebanyak 17 Kloter terbang ke Tanah Air. Fase kepulangan jemaah haji, hingga tanggal 10 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah gelombang I yang telah tiba di Tanah Air berjumlah 42.605 […]

expand_less