Hewan Kurban di Riau Injak-injak dan Tanduk Petugas Penyembelih, Viral di Medsos
Kerbau kurban di Kampar Riau mengamuk, menginjak-injak warga sebelum disembelih
Kampar, detak24.com – Seekor kerbau kurban mengamuk di Kampar, Riau sebelum dipotong. Petugas penyembelih dan sejumlah orang yang menyaksikannya diinjak-injak lalu ditanduki.
Kejadian itu diposting oleh akun Facebook milik Marny Niki pada Sabtu (9/8/2022) kemarin. Dalam keterangan di status Facebook tersebut, kejadian mengamuknya hewan kurban terjadi di Rantau Berangin, Kampar.
Kejadian di Rantau Berangin. Ya Allah, seumur-umur baru kali ini lihat langsung. Semoga yang kena musibah baik-baik saja. Kaki keseleo karena menyelamatkan diri manjat jendela,” tulis Marny dalam statusnya.
Dalam video singkat berdurasi 32 detik tersebut, terlihat sejumlah masyarakat sedang berkumpul di halaman depan bangunan yang kemungkinan balai desa. Dua orang petugas penyembelih memegang tali penyucuk hidung kerbau yang akan disembelih.
Tampak tali pengikat sempat terlepas dari pegangan petugas. Aksi kerbau kurban itu makin beringas mengejar beberapa warga. Teriakan warga begitu histeris agar orang-orang segera menjauh dari halaman itu. Terlihat seekor hewan kurban yang sudah disembelih tergeletak di tanah lapangan.
Hewan kurban itu tampak makin brutal. Petugas yang terjatuh diinjak-injaknya, bahkan terlihat ditanduk. Setelahnya, kerbau itu mengejar sejumlah orang lain lalu menanduknya, hingga petugas penyembelih tampak terjatuh, lalu ditanduki oleh hewan kurban tersebut.
“Itu karena dia (kurbannya) takut, saat melihat temannya dipotong,” komentar Saf*** menduga penyebab marahnya kurban.
“Itulah jangan menyembelih hewan di depan hewan lainnya. Mereka akan anggap itu sebagai ancaman jadi melakukan pembelaan, apalagi kerbau tuh instingnya tajam karena biasa di lepas liar kan,” komentar Nan(sabang-meraukenews)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

9 thoughts on “Hewan Kurban di Riau Injak-injak dan Tanduk Petugas Penyembelih, Viral di Medsos”