HEBOH! Suami Lempar Istri ke Laut di Roro Merak – Bakauheni, Ternyata Ini Motifnya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LAMPUNG, detak24.com – Seorang suami tega lempar istri ke laut dari atas kapal KMP Shalem yang mereka tumpangi, saat menuju ke Pelabuhan Bakauheni. Kejadian itu terjadi pada Kamis (23/2), sekira pukul 05.15 WIB.
“Saat KMP Shalem akan memasuki alur Pelabuhan Bakauheni pada koordinat 05.867.825 S dan 105.756.752 E tiba-tiba security KMP Shalem atas nama Siswoyo mendapat informasi bahwa ada penumpang kapal yang melempar istri ke laut,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Jumat (24/02/23).
Mendapat informasi tersebut, Siswoyo langsung menuju ke lokasi yang dimaksud. Ia juga sempat melihat rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang mengarah ke lokasi.
“Dari keterangan saksi lainnya bernama Regi, yang berada di TKP. Melihat seorang laki-laki yang tiba-tiba menghampiri istrinya dari belakang, dan langsung membopong istrinya sambil berjalan ke tepi kapal dan langsung melepaskan istrinya agar terjatuh ke laut,” ujarnya.
Seketika saja, keluarga korban yang juga dalam satu kapal itu langsung menghampiri dan berupaya untuk menolong korban. Karena, saat itu korban sempat memegang besi reling atau pagar besi pembatas kapal yang membuat korban tidak terjatuh ke laut.
“Selanjutnya saksi mengevakuasi korban dan mengamankan suami korban. Saksi Iswoyo juga sempat menanyai penyebab menjatuhkan istrinya dan ia menjawab bahwa mendapat bisikan gaib,” jelasnya.
Atas kejadian ini, pihak keluarga meminta agar kejadian ini tidak diproses hukum atau diselesaikan secara internal keluarga.
“Mengingat, kondisi pelaku atau sua.mi korban sedang dalam proses pengobatan karena ada gangguan kejiwaan. Sekitar pukul 06.20 WIB, KMP Shalem sandar di dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni, dan kendaraan yang dinaiki pelaku melanjutkan perjalanannya ke Lampung Tengah,” ungkapnya.
Meski begitu, polisi tet.ap menyelidiki peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut. Pihak Kepolisian Resor Lampung Selatan bersama KSKP (Kepolisian Sektor Khusus Pelabuhan) Bakauheni-Lampung Selatan tetap melakukan penyelidikan agar terangnya suatu permasalahan yang terjadi,” pungkasnya.(merdeka.com)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















