Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh! Kekuatan Politik Luhut Bak Perdana Menteri

Heboh! Kekuatan Politik Luhut Bak Perdana Menteri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan disindir petinggi PDIP usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang para menteri bicara perpanjangan masa jabatan hingga penundaan pemilu. Luhut disindir kekuatan politiknya bak ‘prime minister’ atau perdana menteri.

Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul yang menyindir Luhut Binsar Pandjaitan karena sempat bicara soal penundaan pemilu. Pacul menyebut Luhut sang ‘prime minister’ yang memiliki power politik kuat.

Pacul awalnya bicara soal respons dirinya atas arahan Jokowi yang melarang menterinya berbicara penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan. Dia setuju dengan arahan Jokowi itu.

“Itu kan Presiden memperingatkan. Ya boleh-boleh saja, namanya Presiden. ‘Tugasmu sebagai menteri. Sudahlah, nggak usah bicara itu’. Boleh dong. Menteri kan teknis. Apa iya pantas, misalnya saya bikin ekstrem, misalnya seorang menteri, Bu Sri Mulyani bicara kepemiluan. Kontras. Nggak masuk,” kata Bambang kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4).

Bambang Pacul lantas meminta para menteri Jokowi sadar posisi saat ini yang diemban. Pacul menyebut arahan Jokowi sebagai peringatan kepada anak buah.

“Maka, sadarlah pada posisimu, sebagai Pak Pres sedang mengingatkan menteri-menterinya agar sadar posisi. Tapi kalau Menteri Dalam Negeri ya itu, kalau mau ngomong masih ada make sense dengan tugasnya. Masih masuk akal kalau dalam tugas kalau Mendagri. Tapi menteri yang nggak ada urusannya, nggak usahlah,” ujarnya.

Untuk diketahui, menteri yang pernah bicara penundaan pemilu adalah Luhut hingga Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Pacul lantas dimintai tanggapan terhadap menteri-menteri tersebut apakah mereka dimaksud Jokowi. Pacul menyinggung Luhut ‘prime minister’.

“Kalau Pak Airlangga sebagai ketum. Kalau sebagai Menko, ya nggak pas. Kalau Pak Luhut ya monggo saja, bisa evaluasi sendiri. Kan banyak orang yang mengatakan beliau prime minister. Menteri utama. Menko kan menteri utama, Bos,” ujar Bambang.

“Tapi orang juga paham sekali betapa Pak Luhut sangat kuat. Power politiknya kuat. Misalnya, contoh Pak Presiden pernah statement disetop ekspor kan gitu. Dua hari berikutnya dibuka lagi Pak Luhut yang statement. Itu clear-lah. Orang politik juga paham. Bambang Pacul orang politik, paham. Gitu loh. Tentu kalau dia dari sini kita sama-sama paham. Kita memahami, kita mengerti, tapi kita nggak bisa berbuat apa pun,” ujar Bambang.

PPP menilai sindirian Luhut ‘prime minister’ bisa saja benar. PPP menyinggung soal sosok kerap bicara di luar tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Namanya Menko, wah dia dianggap memiliki kekuatan lebih dibanding menteri yang lain, ya dari aspek itu ya bisa saja benar,” ujar Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, saat dihubungi, Kamis (7/4).

Menurut Baidowi atau Awiek, hal ini karena Luhut kerap dianggap berbicara di luar tupoksinya. Salah satunya terkait penundaan pemilu.

“Tetapi apakah kemudian yang menjadikanya dinilai seperti itu, karena mungkin Pak Luhut sering berbicara dianggap di luar konteks tupoksinya,” tuturnya.

“Sempat bicara tentang big data, tentang penundaan pemilu. Padahal beliau Menteri Koordinator Maritim dan Investasi,” kata Baidowi atau Awiek.

Sehingga Awiek menilai orang yang berbicara di luar tupoksinya terkesan memiliki kewenangan lebih. “Jadi memang kalau orang bicara di luar tupoksinya memang terkesan dilihat memiliki kewenangan yang lebih,” ujarnya.

Hanya Ada Visi-Misi Jokowi

Sementara, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengkritik kekuasaan seseorang melampaui presiden. Menurut Mardani, menilai tindakan tersebut tak sehat.

“Ini tidak sehat. Dalam sistem presidensial, kekuasaan mutlak di tangan presiden,” kata Mardani kepada wartawan, Jumat (8/4).

Tak hanya itu, Mardani menilai hal itu lantas membentuk kesan presiden memiliki power politik yang lemah. “Kian membentuk kesan presiden yang lemah,” katanya.

Mardani kemudian mengungkit pernyataan Jokowi, yang pernah menegaskan tak ada visi dan misi menteri, melainkan hanya ada visi Presiden.

“Presiden sendiri menegaskan tidak ada visi-misi menteri, termasuk Menko. Adanya visi-misi Presiden,” kata anggota Komisi II DPR itu.

Mardani menggarisbawahi tiap kementerian yang sudah memiliki tupoksi dan fokus kerjanya sendiri. Dia menilai menteri yang terlibat di banyak kementerian berpotensi merusak ritme kerja.

“Semua kekuasaan kementerian itu punya tupoksi dan fokus masing-masing. Adanya satu menteri yang terlihat masuk ke banyak kementerian bisa merusak ritme kerja dan merusak solidaritas,” ucapnya.(dtc)

Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (12)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • GUBRI Tolak APBDP Bengkalis 2023, Dinilai Cacat Hukum

      GUBRI Tolak APBDP Bengkalis 2023, Dinilai Cacat Hukum

      • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 2Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Secara tegas, Gubri tolak APBDP Bengkalis 2023. Penolakan tersebut karena draftnya cacat hukum, Kamis (26/10/23). Pemprov Riau telah menerima usulan draft Ranperda APBDP Bengkalis tahun 2023 untuk dievaluasi. Hanya saja tidak disetujui Gubernur Riau lantaran dinilai catat hukum. Pasalnya, pembahasan APBD-P Bengkalis masih mengikutsertakan anggota DPRD Bengkalis yang diberhentikan. Sehingga, secara tegas […]

    • Syamsuar Kumpulkan Kader Golkar di Rumdin Gubri, Ada Hal Apa?

      Syamsuar Kumpulkan Kader Golkar di Rumdin Gubri, Ada Hal Apa?

      • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Rapat pimpinan Partai Golkar kabupaten/kota se-Riau dengan Ketua DPD, Sabtu (10/09/22) malam digelar di kediaman dinas Gubernur Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, yang merupakan fasilitas negera. Dari pantauan di lokasi, terlihat puluhan mobil pribadi terparkir di depan maupun samping rumah dinas Gubernur Riau. Dalam undangan tersebut, selain ketua DPD II Partai Golkar H […]

    • Mantap! Keluar dari Honorer Sukses Jualan Mie, Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Kunjungi Pelaku UMKM

      Mantap! Keluar dari Honorer Sukses Jualan Mie, Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Kunjungi Pelaku UMKM

      • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      SUNGAI PAKNING, detak24.com — Produk ekonomi kreatif (ekraf) berbasis masyarakat dapat dioptimalkan melalui inovasi dan kolaborasi. Berdampak membuka peluang usaha dan terciptanya lapangan kerja untuk wanita serta pelaku UMKM. Salah satunya adalah usaha Industri Kecil Menengah (IKM) Mie Basah ADIS milik keluarga Pakde Adi yang dikelola Mia, isterinya mantan pegawai honorer.  “Alhamdulillah, dari usaha mie […]

    • Kejari Dumai Musnahkan BB Periode Juli-Oktober 2024, Ini Daftarnya 

      Kejari Dumai Musnahkan BB Periode Juli-Oktober 2024, Ini Daftarnya 

      • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Kejari Dumai gelar pemusnahan barang bukti (BB) perkara pidana umum periode Juli-Oktober 2024, Rabu (20/11/24). Pemusnahan barang bukti perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Dumai, Jalan Sultan Syarif Kasim. Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono MH menyampaikan barang bukti yang dimusnahkan seperti narkotika berupa sabu seberat […]

    • DUH! Prabowo Tampar dan Cekik Wamen dalam Rapat Istana, Begini Faktanya

      DUH! Prabowo Tampar dan Cekik Wamen dalam Rapat Istana, Begini Faktanya

      • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      Jakarta, detak24com – Muncul isu liar soal bakal calon presiden (Bacapres) Prabowo Subianto mencekik dan menampar wakil menteri dalam sebuah rapat terbatas di Istana. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons bahwa tak akan ada asap tanpa api. Prabowo Subianto, dan Wamentan Harvick Hasnul Qolbi, telah membantah isu tersebut. Meski begitu, Hasto menuturkan soal isu yang […]

    • Terpergok Security, Maling Sawit Jarah Kebun Sawit PT SLS di Ukui 

      Terpergok Security, Maling Sawit Jarah Kebun Sawit PT SLS di Ukui 

      • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Dua pencuri terpergok tengah beraksi di kebun sawit PT Sari Lembah Subur (SLS), Ukui. Security perusahaan langsung mengamankan dan melapor ke polisi. Informasi diperoleh Ahad (28/12/25), kejadian tersebut terjadi di perkebunan Blok 13 Afdeling OE, Ukui, Sabtu (27/12/25). Polisi yang menerima laporan tentang pencurian tersebut langsung menuju TKP. Bersama tersangka, ditemukan barang bukti […]

    expand_less