HARGA Beras dan Cabai Naik di Inhil, Disdagtri Ambil Tindakan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
- print Cetak

Beras bansos yang ditimbun JNE di Depok. F. :. IST
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TEMBILAHAN, detak24com – Harga beras di wilayah Inhil mengalami kenaikan sejak September 2023 baik beras bulog, medium, dan premium. Sedangkan harga cabai melonjak sejak awal November di harga sekitar Rp 80 ribu perkilo.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Inhil mengakui permasalahan tersebut diakibatkan oleh dampak krisis iklim (elnino). Sehingga, membuat hasil panen banyak yang gagal ataupun cepat membusuk dalam perjalanan menuju konsumen di wilayah Inhil.
Koordinator Stabilisasi Harga Bahan Pokok Dispdagtri Inhil, Surandi mengatakan, untuk kenaikan harga beras dan cabai telah menjadi salah satu atensi Pemkab. Pemkab berupaya menekan harga dua sembako tersebut dengan berbagai upaya.
“Sejumlah upaya terus dilakukan guna menurunkan harga beras dan cabai. Satu diantaranya melalui operasi pasar dengan menggelar sembako murah,” ujarnya, Jumat (17/11/23).
Operasi pasar tersebut, katanya digelar dengan menggandeng Bulog Inhil. Kedepannya Disdagtri Inhil akan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi untuk menjalin program menekan harga bahan pokok. Agar tidak menyebabkan inflasi parah di daerah berlarut-larut dan membuat masyarakat kesulitan.
“Disdagtri Inhil mengupayakan kontrol harga sembako dengan menggandeng berbagai pihak terkait untuk bekerjasama. Baik dalam menggelar operasi pasar maupun kerjasama antar daerah dalam menangani permasalahan kenaikan beras dan cabai,” tutupnya. (*/berita)
Reporter : Dion
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar