Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » GMNI Bengkalis Pertanyakan Kasus Korupsi Tambak Udang PT Genesis Kembong Jaya 

GMNI Bengkalis Pertanyakan Kasus Korupsi Tambak Udang PT Genesis Kembong Jaya 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bengkalis mempertanyakan perkembangan penanganan kasus tipikor tambak udang PT Genesis Kembong Jaya.

Hasil penelusuran DPC GMNI Bengkalis, aktivitas operasional tambak udang milik PT Genesis Kembong Jaya masih berjalan di atas lahan yang telah dirampas negara berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Nomor14/Pid.Sus-TPK/2022/PN Pbr.

Pengurus DPC GMNI Bengkalis Rakhmadhan, menyampaikan bahwa publik berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan. Yerutama, setelah lahan tersebut secara sah dinyatakan sebagai rampasan negara.

“Lahan seluas kurang lebih 35 hektare telah dinyatakan kembali menjadi milik negara melalui putusan Pengadilan Tipikor. Namun fakta di lapangan menunjukkan aktivitas tambak udang masih tetap beroperasi sejak putusan ini dikeluarkan. Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kepastian hukum dan pengawasan dari aparat penegak hukum terutama Kejaksaan Negeri Bengkalis yang memproses kasus ini sebelumnya,” ujar dia.

Berdasarkan informasi yang beredar, lahan tersebut merupakan hasil sitaan perkara korupsi yang telah diputus oleh pengadilan dan dikembalikan kepada pemerintah melalui mekanisme resmi. Meski demikian, perusahaan diduga masih menjalankan usaha budidaya tambak udang di lahan tersebut.

“Kami menilai kondisi ini berpotensi mencederai prinsip supremasi hukum apabila aktivitas usaha tetap berlangsung tanpa kejelasan status legal pasca penyitaan negara. Kami meminta kepada Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk segera menghentikan operasi PT Genesis Kembong Jaya dan mengambil kembali lahan tersebut,”  ungkapnya.

Selain itu, DPC GMNI Bengkalis juga meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Bengkalis dan BPKP, untuk membuka secara transparan perkembangan penyidikan dugaan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan pengelolaan tambak udang yang ada di Kabupaten Bengkalis, yang di ketahui sudah cukup lama dan belum ada kejelasan.

“Kami meminta kepada APH terutama kejaksaan negeri bengkalis dan BPKP riau untuk segera menyelesaikan perhitungan kerugian negara pada kasus tambak udang di Kabupaten Bengkalis. Jangan sampai hal ini menjadi polemik di masyarakat karena perkembangan kasus yang masih stagnan dan segera tetapkan tersangka,” pungkasnya. (red)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU RIAU Rekrut 20.318 Pantarlih, Berminat? Cek Syarat Pendaftaran

    KPU RIAU Rekrut 20.318 Pantarlih, Berminat? Cek Syarat Pendaftaran

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – KPU saat ini melakukan tahapan perekrutan petugas Pantarlih (Pemutakhiran Data Pemilih). Untuk Riau dibbutuhkan 20.318 petugas. “Iya, Pantarlih direkrut sebanyak 20.318 orang, sesuai jumlah TPS hasil pemetaan KPU Riau,” kata Ketua Divisi SDM KPU Riau Nugroho Noto Susanto, Jumat (27/01/23). Dengan demikian, KPU Riau akan merekrut sebanyak 20.318 Pantarlih pada Pemilu 2024. […]

  • RATUSAN Warga Pekanbaru Tumpah di Jalan, Pawai Obor Idul Adha 2023

    RATUSAN Warga Pekanbaru Tumpah di Jalan, Pawai Obor Idul Adha 2023

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pawai obor dalam rangka menyemarakkan hari raya Idul Adha 1444 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru Rabu (28/6/2023) malam berlangsung meriah dan tertib. Ribuan orang ikut dalam kegiatan yang dipusatkan di Jalan Gajah Mada Pekanbaru tersebut. Masing-masing warga yang ikut dalam pawai ini membawa obor dan berjalan secara tertib mengikuti rute […]

  • Kadis PKH Riau Herman yang dipercaya sebagai Pj Bupati Inhil. (f: ist)

    Maju Pilkada 2024, Pj Bupati Inhil Ajukan Pengunduran Diri

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pj Bupati Inhil, Herman mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Ia bakal maju mengikuti Pilkada 2024. Terkait hal ini, Pemprov Riau melalui Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Riau, Jhon Armedi Pinem saat dikonfirmasi membenarkan prihal pengunduran diri tersebut. “Sudah kita terima (pengunduran diri Herman),” kata Pinem, Kamis (11/07/24). Surat pengunduran diri Herman tersebut menurut […]

  • Pasukan Emak-emak Ikut Demo 11 April di Gedung DPR RI

    Pasukan Emak-emak Ikut Demo 11 April di Gedung DPR RI

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Jakarta, detak24.com – Massa yang tergabung dalam aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI) memulai aksinya di depan Gedung DPR/MPR RI dalam demo 11 April. Di tengah massa yang mayoritas mahasiswa itu terlihat sekelompok emak-emak berjaket hitam. Dari pantauan pukul 14.30 WIB, Senin (11/4/2022), emak-emak itu terlihat mengenakan jaket berwarna hitam dengan penanda di jaket berupa tulisan […]

  • EMPAT Anak Beranak Tewas Lompat dari Apartemen Teluk Intan, Cek Kondisi Terkini TKP!

    EMPAT Anak Beranak Tewas Lompat dari Apartemen Teluk Intan, Cek Kondisi Terkini TKP!

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Empat buket bunga terlihat di Apartemen Teluk Intan, tempat empat anak beranak tewas usai lompat dari lantai atas pada Sabtu (09/03/24).  Pengamatan wartawan pada Ahad (10/03/24), empat buket bunga itu ditaruh dalam area yang dibatasi garis kuning polisi. Area itu diduga tempat jatuhnya empat anggota keluarga berinisial EA (51), AIL, JWA (13), […]

  • GEMPAR Nenek Tewas di Sawah Salo Kampar, Ternyata Ini Pelakunya!

    GEMPAR Nenek Tewas di Sawah Salo Kampar, Ternyata Ini Pelakunya!

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Gempar peristiwa nenek tewas bersimbah darah di sawah Kecamatan Salo, Kampar waktu lalu, polisi berhasil menangkap pelakunya. Polisi menangkap seorang pria berinisial MA di daerah Solok Selatan, Sumbar. Tersangka diduga kuat sebagai pembunuh nenek Lamma (65) yang tewas di sebuah sawah Kecamatan Salo. Baca juga : GEMPAR! Nenek Tewas Bersimbah Darah di […]

expand_less