Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GILA! Dua Remaja Inhu Habisi Nyawa Ibu dan Bayi, Gegara Ditegur Bunyi Knalpot Bising

GILA! Dua Remaja Inhu Habisi Nyawa Ibu dan Bayi, Gegara Ditegur Bunyi Knalpot Bising

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHU, detak24.com – Unit Buser Satreskrim Polres Inhu dibantu Unit Reskrim Polsek Rengat Barat meringkus dua pelaku pembunuhan ibu dan bayi yang ditemukan di belukar Desa Pematang Jaya, Rabu (21/12/22) malam lalu.

Kedua pelaku masih remaja berinisial NA dan F yang tidak lain adalah tetangga korban. Mirisnya, kedua pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur itu tega membunuh akibat ditegur suami korban perihal bisingnya bunyi knalpot motor tersangka.

Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso didampingi Kasat Reskrim, AKP Agung Rama Setiawan, dan Kapolsek Rengat Barat AKP Deni Afrial, dalam konferensi pers, Sabtu (24/12/22), membenarkan hal tersebut.

“Benar, pelakunya merupakan tetangga korban dan masih di bawah umur. Motif para pelaku menghabisi korban karena sakit hati. Lantaran selalu ditegur suami korban ketika mereka pulang malam yang menggunakan motor dengan knalpot bising,” ujar Alponso.

Disebutkan Alponso, penangkapan para pelaku itu berdasarkan petunjuk awal, beberapa alat bukti dan keterangan para saksi-saksi. Salah satunya, barang milik korban berupa 1 unit belender ditemukan di rumah salah seorang pelaku inisial, F.

“Atas hal itu, tim penyidik melakukan  interogasi terhadap pelaku. Awalnya, F sempat berkilah dan mengaku difitnah bahwa ada orang lain yang sengaja meletakkan belender tersebut di rumahnya,” tutur Alponso.

Tim sempat mempercayai keterangan pelaku. Namun tim menemukan kejanggalan lain ketika mendapati beberapa lembar foto copy KK dan KTP milik korban di rumah tempat tinggal pelaku.

Ketika hal itu dipertanyakan penyidik kepada orangtua pelaku, tidak bisa menjelaskan terkait keberadaan dokumen pribadi korban tersebut ada di rumahnya. 

“Tim langsung mencari keberadaan F yang saat itu tengah berada di Stadion Sultan Mahmudsyah Pematang Reba. Usai diamankan, Jumat (23/12/22) sekira pukul 15.00 WIB dan diinterogasi, akhirnya pelaku mengaku bahwa dirinya yang menghabisi korban. Tidak sendirian, F melakukan hal keji tersebut bersama dengan pelaku NA,” beber Alponso.

Atas pengakuan F tersebut, lanjut Alponso, tim langsung bergerak ke kediaman NA dan langsung mengamankan yang bersangkutan. Usai ditangkap, tim melakukan pendalaman kasus, sehingga kedua pelaku mengaku menghabisi korban dengan cara dipukul dengan menggunakan shocbreaker sepeda motor.

Sebelum dihabisi, sambung Alponso menceritakan pengakuan para pelaku itu, mereka memanggil korban ke rumah pelaku F. Dengan alasan untuk memastikan blender yang ada di rumah pelaku, milik korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Sehingga korban sambil menggendong anaknya, datang ke rumah pelaku F. Sementara suami korban atas nama, Masroni saat itu sudah berangkat bekerja ke kebun di Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat.

Setiba di rumah pelaku F, kepala korban langsung dihantam oleh pelaku NA dengan shockbreker, dan mengenai bagian belakang kepala korban hingga mengeluarkan darah.

Tak sampai di situ, pelaku juga menjerat leher korban menggunakan karet yang terbuat dari ban dalam sepeda motor, dan memastikan korban benar-benar tidak bernafas.

Saat itu pula lanjut Kapolres, anak korban yang masih berumur 9 bulan, menangis histeris, sehingga membuat para pelaku panik. Akhirnya ikut dihabisi pelaku F, dengan cara menutup mulut dan hidung korban.

“Guna menghilangkan barang bukti, kedua pelaku itu membuang korban ke semak-semak yang berjarak 50 meter dari kediaman mereka. Sementara, bayi korban dimasukkan ke dalam sebuah karung dan dibuang tidak jauh dari jasad ibunya,” imbuh  AKP Deni Aprial menambahkan.***

Sumber : riaulink.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KORBAN Tewas Longsor Natuna Capai 50 Orang, Pemprov Riau Belum Kirim Bantuan

      KORBAN Tewas Longsor Natuna Capai 50 Orang, Pemprov Riau Belum Kirim Bantuan

      • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau hingga kini belum memberikan bantuan untuk korban bencana longsor Natuna. Padahal, dulunya Kepri bagian dari wilayah Bumi Lancang Kuning. Hingga hari ini korban longsor Natuna sudah mencapai 50 orang tewas. Kemungkinan angka kematian bisa bertambah, karena proses pencarian terhadap 4 warga yang masih hilang terus dilakukan tim penyelamat. Selain banyak […]

    • Jumlah Orang Miskin di Riau Naik Drastis

      Jumlah Orang Miskin di Riau Naik Drastis

      • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau pada Maret 2024 mencapai 492,25 ribu. Dibandingkan Maret 2023, naik 6,59 ribu orang. Secara persentase, penduduk miskin Riau pada Maret 2024 sebesar 6,67 persen, menurun 0,01 persen poin terhadap Maret 2023 dan menurun 0,17 persen poin terhadap September 2022. Demikian disampaikan Kepala BPS Provinsi Riau Asep […]

    • Destruction in Montania

      Destruction in Montania

      • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      Nunc consectetur ipsum nisi, ut pellentesque felis tempus vitae. Integer eget lacinia nunc. Vestibulum consectetur convallis augue id egestas. Nullam rhoncus, arcu in tincidunt ultricies, velit diam imperdiet lacus, sed faucibus mi massa vel nunc. In ac viverra augue, a luctus nisl. Donec interdum enim tempus, aliquet metus maximus, euismod quam. Sed pretium finibus rhoncus. […]

    • Koruptor Proyek Lintasan Atletik Kuansing hanya Dituntut Setahun

      Koruptor Proyek Lintasan Atletik Kuansing hanya Dituntut Setahun

      • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KUANSING, detak24com – Achmad Farouk, mantan pimpinan cabang BRI Agro Pekanbaru dituntut setahun penjara dalam korupsi lintasan atletik di Kuansing. Terdakwa dinyatakan jaksa terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 400 juta lebih. Achmad Farouk yang didakwa melakukan penyimpangan pada penerbitan jaminan pelaksanaan oleh PT BRI Agro Niaga Tbk […]

    • WABUP Rohil Digerebek dalam Kamar Hotel, Padahal Disuruh Dinas ke Jakarta

      WABUP Rohil Digerebek dalam Kamar Hotel, Padahal Disuruh Dinas ke Jakarta

      • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 25Komentar

      ROHIL, detak24com – Bupati Afrizal Sintong mengaku memerintahkan Sulaiman dinas ke Jakarta. Namun, justru Wabup Rohil tersebut digerebek Polda Riau dalam kamar sebuah hotel berbintang di Kota Pekanbaru. Saat Wabup Rohil digerebek, ia bersama seorang wanita. Padahal, Sulaiman diperintahkan ke Jakarta untuk mengurus persoalan perbatasan daerah dan kabupaten. “Dua hari yang lalu dia saya perintahkan […]

    • AS Roma Akhiri Puasa Gelar Juara, Ini Lima Faktanya

      AS Roma Akhiri Puasa Gelar Juara, Ini Lima Faktanya

      • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      RAKSASA AS Roma menjuarai Liga Konferensi Eropa 2021-2022. I Lupi juara usai mengalahkan Feyenoord 1-0 dalam partai puncak di Air Albania Stadium, Kamis (26/05/22) dini hari WIB. Gol kemenangan Roma dicetak oleh Nicolo Zaniolo (32’). Berkat gol tunggal itu, Roma pun mengukir beberapa fakta menarik usai menjuarai Liga Konferensi Eropa musim ini. Berikut lima fakta Roma juara […]

    expand_less