Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nusantara » Gempar TNI Tembak TNI di Kantor Bank BUMN, Begini Kronologisnya!

Gempar TNI Tembak TNI di Kantor Bank BUMN, Begini Kronologisnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GOWA, detak24com – Seorang oknum anggota TNI AD mengamuk sambil membawa senjata laras panjang di sebuah bank BUMN Kabupaten Gowa, Sulsel. Dia melepas tembakan saat ditangkap aparat militer.

Anggota TNI tersebut diketahui berinisial Praka S. Pihak Kodam XIV/Hasanuddin memastikan oknum tersebut sudah ditangkap.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

“Jadi memang benar tadi pagi ada kejadian seperti itu (lepaskan tembakan), itu oleh oknum anggota TNI AD,” kata Kapendam XIV Hasanuddin, Kolonel Kavaleri Budi Wirman kepada detikSulsel, Kamis (25/09/25).

Adapun lokasi kejadian berada di kantor bank cabang Sungguminasa, Jalan Andi Mallombasang Gowa, Kamis (25/09/25) sekitar pukul 09.00 Wita. Praka S datang seorang diri dengan mengenakan topi, berpakaian sipil, dan membawa senjata laras panjang di dalam jaket.

“Beliau datang ke sana dengan membawa senapan laras panjang, terus memakai jaket gitu. Terus ditanya sama sekuriti tujuannya untuk apa, katanya mau ketemu sama manajer (bank),” tuturnya.

Sekuriti bank kemudian mengarahkan Praka S untuk menunggu di ruang tunggu. Belakangan, pihak bank yang curiga menghubungi Unit Intel Kodim 1409/Gowa.

Praka S sempat menodongkan senjata api (senpi) laras panjang ke prajurit Unit Intel Kodim 1409/Gowa, Sulsel, saat hendak ditangkap. Beruntung, prajurit menangkis hingga tembakan yang dilepaskan pelaku melenceng mengenai tembok.

“Dia (Praka S) mengarahkan senjata itu ke kepalanya anggota kami dan ditangkis, terus meletus seperti itu,” ungkap Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Heri Kuswanto kepada detikSulsel, Kamis (25/09/25).

Menurut dia, Praka S merupakan anggota Divisi III Kostrad. Pihaknya telah menyerahkan terduga pelaku ke divisinya tersebut.

“Jadi selanjutnya kita serahkan ke Divisi III dan sekarang yang bersangkutan sudah diproses di Divisi III,” ungkapnya.

“Sudah (disita senjata laras panjang) semuanya saat itu langsung kita amankan,” katanya.

Lebih lanjut Budi memastikan tidak ada korban luka ataupun korban jiwa akibat ulah oknum Praka S. Kendati demikian, Budi belum merinci motif Praka S melakukan aksi tersebut. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PASCA Longsor Kelok 9, Jalan Lintas Riau-Sumbar Dua Arah Sudah Normal

    PASCA Longsor Kelok 9, Jalan Lintas Riau-Sumbar Dua Arah Sudah Normal

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    LIMAPULUHKOTA, detak24com – Sempat putus dan buka tutup, akhir jalan lintas Riau – Sumbar dekat Kelok 9 norma kembali. Kaposyan Kelok Sembilan, Polres Lima Puluh Kota, Iptu Monrizal mengatakan, Jalur Sumbar-Riau, Aie Putih sebelum Jembatan Kembar jelang Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota telah bisa dilewati dua arah. “Situasi terkini di lokasi longsor, […]

  • PENANGKAPAN Narkoba di Bengkalis Terbaru : Polisi Bekuk Pengedar Ganja di Duri

    PENANGKAPAN Narkoba di Bengkalis Terbaru : Polisi Bekuk Pengedar Ganja di Duri

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DURI, detak24com – Satres Narkoba Polres Bengkalis membekuk pengedar ganja di Air Jamban Duri, dengan barang bukti 6 paket narkoba seberat 195 gram. Data dirangkum di Mapolres Bengkalis, Jumat (22/03/24), penangkapan pengedar ganja itu dilakukan pada  Selasa (19/03/24) sekitar pukul 13.00 WIB. Pengedar ganja yang berhasil ditangkap adalah AS (27), seorang wirausaha yang tinggal di […]

  • Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Tembus Rp 19 Miliar, Ini yang Dilakukan Muflihun!

    Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Tembus Rp 19 Miliar, Ini yang Dilakukan Muflihun!

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dirkrimsus Polda Riau menggesa penyidikan kasus korupsi SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau. Penghitungan sementara, kerugian negara capai Rp 19 miliar. Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi mengatakan, Sekretaris DPRD, Muflihun pada masalah itu, menyuruh Edwin melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai Kasubbag verifikasi. “Edwin adalah Kasubbag […]

  • PENYIDIK KPK Obok-obok Ruang Kerja Adil, Rumah Kepala BPKAD Meranti Ikut Digeledah

    PENYIDIK KPK Obok-obok Ruang Kerja Adil, Rumah Kepala BPKAD Meranti Ikut Digeledah

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    MERANTI, detak24com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyisir sejumlah kantor dan ruang kerja bupati nonaktif Muhammad Adil. Tim dari instansi anti rasuah ini dibagi menjadi dua. Penggeledahan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB pagi tadi. Tim pertama mengarah ke Sekretariat Daerah (Setda) Kepulauan Meranti. Sementara tim kedua menuju kediaman (rumah dinas, red) tersangka […]

  • Bupati Inhil Riau Minta Doa Keberkahan bagi Daerah

    Bupati Inhil Riau Minta Doa Keberkahan bagi Daerah

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

      Inhil, detak24.com – Bupati Inhil, H M Wardan melepas 307 orang jama’ah calon Haji (JCH) asal Inhil yang tergabung dalam kloter 07, 09 dan 12 ,  Senin (20/06/22) malam. Acara yang dihadiri Unsur Forkopimda, Anggota DPRD Prov. Riau, Staf Ahli Bupati yang juga Ketua PC. Muslimat NU Kab. Inhil dan Asisten serta Kepala OPD […]

  • Pencarian Bocah 2 Tahun Warga Sukadamai Ujungbatu Tenggelam Dihentikan, Ini Hasilnya 

    Pencarian Bocah 2 Tahun Warga Sukadamai Ujungbatu Tenggelam Dihentikan, Ini Hasilnya 

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Sudah tujuh hari tenggelam, Adam (2) warga Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Ujungbatu Rohul belum ditemukan. Setelah tujuh hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya memutuskan untuk menghentikan pencarian terhadap bocah malang itu. Hal ini sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dari Basarnas. “Pencarian terhadap korban hari ini diputuskan dihentikan,” kata Kepala […]

expand_less