GASAK Hp Dalam Mobil, Dua Jambret Sekarat Diamuk Massa
PEKANBARU, detak24com – Aksi jambret terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru dengan dua orang pelaku berinisial AN dan AP. Keduanya menjambret handphone (Hp) milik korban dari dalam mobil yang pintunya terbuka.
Naas, nasib kedua jambret itu malah jadi korban amukan massa. Sementara, korban “raib” entah kemana dan tak membuat laporan polisi sama sekali.
Informasi dirangkum di Mapolresta Pekanbaru, Sabtu (02/09/23), insiden tersebut terjadi pada Kamis (31/08/23) lalu. Dimana kedua pelaku AN dan AP menjambret HP korban yang saat itu sedang berbelanja. Aksi keduanya ternyata terlihat oleh seorang pedagang di lokasi tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, menyelidiki latar belakang insiden tersebut dengan mengikuti jejaknya. Dugaan aksi jambret terjadi di pinggir Jalan Soekarno-Hatta ketika korban tengah berbelanja.
“Korban sedang berbelanja, dan pintu mobilnya dalam keadaan terbuka. Dua orang yang diduga pelaku kemudian mengambil handphone dari dalam mobil tersebut, yang juga terlihat oleh seorang pedagang yang menjual barang pecah belah,” kata Bery, Sabtu (2/9/2023).
Setelah mengetahui hal tersebut, korban segera mengejar kedua orang yang diduga sebagai pelaku, yang kemudian memacu kendaraan mereka menjauh dari lokasi kejadian.
Dalam proses pengejaran tersebut, korban berhasil menarik salah satu dari pelaku tersebut hingga terjatuh, yang pada akhirnya mengakibatkan handphone tersebut terlepas.
Meskipun salah satu pelaku terjatuh, keduanya berhasil melepaskan diri dari cengkeraman korban dan melarikan diri dengan cepat. Aksi kejar-kejaran berlanjut hingga ke Jalan HR Subrantas. Hingga pada akhirnya salah satu pelaku diamuk oleh sekelompok massa.
“Salah satu dari mereka mendapatkan amukan dari warga, sedangkan yang satunya lagi berhasil melarikan diri setelah mengancam dengan senjata tajam,” cakapnya.
Setelah mengalami pemukulan oleh warga, diduga pelaku menjadi tidak sadarkan diri, sehingga pihak polisi segera merespon untuk membawanya ke unit gawat darurat (UGD) rumah sakit terdekat.
Sementara itu, sang korban malah tidak ada di lokasi lagi dan tidak diketahui keberadaannya.
“Hingga saat ini, korban yang diduga menjadi target jambret tidak dapat ditemukan. Seorang pedagang yang menjadi saksi mengatakan bahwa korban hanya sekali berbelanja dan langsung pergi meninggalkan lokasi dengan luka lecet,” tutupnya. (CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com
