Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DPRD Riau: Sejak Awal Proyek Payung Elektrik Masjid Annur Bermasalah, Tangkap Koruptornya!

DPRD Riau: Sejak Awal Proyek Payung Elektrik Masjid Annur Bermasalah, Tangkap Koruptornya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mardianto mengatakan, sebelumnya dia juga sudah menyoroti soal tenaga ahli dalam proyek tersebut. Dugaannya selama ini seolah diamini oleh Sekda Provinsi Riau SF Hariyanto.

“Itu saya bilang, SDM yang mumpuni atau tenaga ahli, pengalaman kerja. Kemampuan dasarnya ada nggak. Jangan-jangan dia ngerjakan payung, pengalaman dia di batu bata. Kemudian anggaran,” kata dia.

“Kalau tiga itu tidak cukup, tidak layak dimenangkan. Lalu kenapa dia dimenangkan. Jangan-jangan ada sesuatu di LPSE, jangan-jangan ada permainan. Sekarang justru Sekda yang mengatakan bahwa itu palsu. Kalau palsu tinggal laporkan,” paparnya.

Sebelumnya, SF Hariyanto mengatakan, pekerjaan yang berlarut-larut hingga dua kali perpanjangan dari waktu normal itu harusnya tidak terjadi, jika proses tender dilakukan sesuai aturan.

“Karena apa? Proses lelangnya tak benar. Terbukti kan sampai sekarang proyek itu belum selesai,” tegasnya.

SF Hariyanto menyatakan pentingnya mengevaluasi pekerjaan payung elektrik itu karena sudah menjadi pertanyaan publik. Sebab kredibilitas Pemerintah Provinsi Riau menjadi sorotan akibat tak kunjung tuntasnya pekerjaan.

SF Hariyanto mengingatkan setiap kegiatan harus ada pertanggungjawaban. Jika ada penyimpangan akan ada konsekuensi hukum.

“Saya cuma mengingatkan semuanya harus dipertanggungjawabkan. Kita semua dipantau, gerakan kita semua dipantau,” tegasnya lagi.

Selain itu, Sekda Riau juga menilai bahwa penunjukan tenaga ahli atas proyek payung elektrik Masjid Raya Annur Riau itu abal-abal.

Dimana katanya, tenaga ahli tidak berkompeten di bidangnya, sehingga penunjukan pemenang tender yang dimenangkan PT Bersinar Jesstive Mandiri menjadi pertanyaan besar.

“Saya punya bukti, punya data, punya saksi, lengkap semuanya. Karena proses lelangnya tak benar. Tenaga ahlinya diduga palsu semua,” imbuhnya.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Duh, Dekan FISIP UIR Pekanbaru Paksa Mahasiswi Oral Sex

      Duh, Dekan FISIP UIR Pekanbaru Paksa Mahasiswi Oral Sex

      • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Dekan FISIP UIR inisial SAL diduga melakukan pelecehan kepada mahasiswinya, WJ. Perempuan 25 tahun itu mengaku dipaksa melakukan oral sex. WJ berani speak up tentang pelecehan oral sex yang diterimanya. Dia bahkan mengadukan tindakan tak senonoh yang dialami serta kronologisnya kepada Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau. Pengakuan alumni FISIP UIR […]

    • TRUK Indofood Tabrak Beruntun di Pelalawan, Kendaraan Ringsek Terjebak di Jalan

      TRUK Indofood Tabrak Beruntun di Pelalawan, Kendaraan Ringsek Terjebak di Jalan

      • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur KM 51 + 800, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Kamis (23/03/23) sekitar pukul 22.10 WIB malam. Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Lily Sulfiani menjelaskan, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan truk Hino trailer box B 9914 USU mengangkut bumbu PT Indofood bertabrakan dengan d unit Mitsubishi […]

    • Pengacara dan advokat Kota Dumai, Edi Azmi SH MH. F : DETAK24.COM

      Dua Warga Dumai Ini Digugat LSM Pekanbaru, Kuasai Lahan 920 Ha – Simak Kronologisnya!

      • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 10Komentar

      DUMAI, detak24.com – Dua warga Dumai, Sucipto Andra warga Jalan Syehc Umar Pangkalansesai serta Rusli Rahim, alamat Jalan Sultan Hasanuddin Simpang Tetap digugat LSM Yayasan Pradata Anugerah Negeri Pekanbaru.       Gugatannya tidak main-main. Kedua warga itu dituding menguasai lahan seluas 920 hektar, dengan mengubah fungsi Hutan Produksi Konversi (HPK) menjadi kebun sawit. Lokasinya terletak […]

    • RESMI Naik, Berikut Harga BBM Pertamina di 38 Provinsi Indonesia

      RESMI Naik, Berikut Harga BBM Pertamina di 38 Provinsi Indonesia

      • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – PT Pertamina (Persero) resmi mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) jenis non subsidi per hari ini, Jumat (01/09/23). Setidaknya terdapat empat jenis BBM yang mengalami kenaikan harga diantaranya yakni Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Sebagai contoh harga BBM non subsidi Pertamina di DKI Jakarta. Harga BBM Pertamax mulai 1 September menjadi […]

    • INNALILLAHI! Jemaah Haji Bukitbatu Wafat di Saudi, Hendak Pulang ke Tanah Air

      INNALILLAHI! Jemaah Haji Bukitbatu Wafat di Saudi, Hendak Pulang ke Tanah Air

      • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      SAUDI, detak24com – Kabar duka dari Arab Saudi, seorang jemaah haji Kloter 10 BTH meninggal dunia. Jemaah atas nama Nasrun Harun bin Harun Muharam berasal dari Desa Sejangat, Kecamatan Bukitbatu, Bengkalis. Kabar meninggalnya jemaah haji tersebut disampaikan Pembimbing Haji Kabupaten Bengkalis, Zulkarnaen, Sabtu (08/07/23). Almarhum meninggal di RS King Abdul Aziz, Sabtu (8/7/2023) pukul 02.33 […]

    • MINUM di Kedai Tuak Panipahan, Warga Tionghoa Bonyok Dipelasah OTK

      MINUM di Kedai Tuak Panipahan, Warga Tionghoa Bonyok Dipelasah OTK

      • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      ROHIL, detak24.com – Polsek Panipahan menangkap dua warga inisial SA alias A (34) dan IS alias S (39) alamat Kepenghuluan Panipahan Darat dalam kasus penganiayaan. Keduanya diciduk atas laporan korban bernama Eng Tat (45) alamat sesuai KTP yakni di Jalan Perum Gunung Blok JJ 34, Desa Kedurus Kecamatan Karang Pilang Kotamadya Surabaya. Korban tidak terima […]

    expand_less