DIMEDIASI DPRD Riau, Pengusaha PKS Bersedia Naikkan Harga TBS Sawit, Ini Kriterianya
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak memiliki kebun bersedia menaikkan harga TBS. Hal tersebut disepakati dalam mediasi di DPRD Riau, Kamis (22/06/23).
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Riau, Husaimi Hamidi mengatakan, ada 137 PKS beroperasi di Riau yang tidak punya kebun. PKS yang datang tadi hampir 80 persen.
“Kita lakukan hearing itu bagaimana kita menyikapi harga TBS yang merosot. Sementara PKS itu berada di tengah masyarakat, tapi tidak bisa menikmati harga yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau,” kata Husaim.
Kata dia, Dinas Perkebunan menetapkan harga seminggu sekali, yakni harga bermitra dan harga swadaya. Tapi masyarakat tidak bisa menikmati harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
“Kita cari akar masalahnya kenapa harga petani rendah, karena banyaknya rantai hingga sampai ke PKS. Ada toke, ada peron, baru sampai ke PKS. Harga PKS saja selisih harga sampai Rp500 perkilo,” kata dia.
Lanjut dia, dari hasil pertemuan itu, disepakati bersama dengan perusahaan PKS, Dinas Perkebunan serta sudah ditandatangani untuk mengajak masyarakat bermitra.
“Makanya kita ajak perusahaan mau enggak, sepakat enggak mengajak masyarakat bermitra. PKS siap atau tidak, alhamdulillah PKS tandatangan tadi, tapi dengan catatan berbadan hukum. Seperti kelompok tani dan koperasi sawit,” tutupnya.(CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











