Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » BEM Unri Sambut Pj Wako Pekanbaru dengan Spanduk Reminder

BEM Unri Sambut Pj Wako Pekanbaru dengan Spanduk Reminder

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com  – Kementerian Sospol BEM Unri melakukan aksi propaganda pemasangan spanduk di beberapa titik Kota Pekanbaru,  Senin (27/05) dini hari pukul 02.00 WIB.

Pemasangan spanduk tersebut dilakukan di sekitaran kompleks Kantor Walikota Pekanbaru, di tepian flyover sekitaran Jalan Soekarno-Hatta, di tepian flyover sekitaran Rumah Sakit Syifa Pekanbaru, dan di depan MPP Pekanbaru.

Muhammad Wily Saputra, selaku Menteri Sosial Politik BEM Universitas Riau mengatakan bahwa pemasangan spanduk propaganda ini merupakan salah satu bentuk “penyambutan” jelang hari kerja pertama Pj Walikota Pekanbaru yang baru saja dilantik.

Diketahui bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-1122 Tahun 2024 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Walikota Pekanbaru Provinsi Riau, Risnandar Mahiwa dilantik oleh Pj Gubernur Riau SF Hariyanto menjadi Pj Walikota Pekanbaru, di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu(22/05/.24) malam.

“Sampai detik ini, BEM Unri terus mengawal permasalahan dan isu yang belum terselesaikan di Pekanbaru. Peralihan Penjabat Walikota yang baru bukan berarti segala masalah yang ada juga berlalu. Segudang problematika yang ada di Pekanbaru menyisakan pilu dan perlu diselesaikan secara menyeluruh.” ujar  Wily.

Selain itu, aksi propaganda berupa pemasangan spanduk ini juga merupakan bentuk protes terhadap permasalahan di kota Pekanbaru yang silih berganti. Mulai dari banjir yang menjadi momok bagi masyarakat kota Pekanbaru setiap tahunnya, jalanan rusak, parkiran liar, permasalahan sampah, tingginya angka putu sekolah sampai dengan tingginya tingkat pengangguran.

“Penyebab utama banjir di Pekanbaru adalah kurangnya perawatan dan pengelolaan drainase yang baik, dan kapasitas drainase yang tidak memadai. Jalanan rusak juga menghiasi Kota Pekanbaru, kondisi jalan rusak berat terdapat dalam angka 25%. Maka tak heran, jika sangat mudah menjumpai jalanan berlubang dan rusak,” ujar Wily.

Tak hanya jalan rusak yang mudah ditemui, permasalahan parkiran liar juga dinilai Wily sudah menjamur di Kota Pekanbaru ini.

“Bak kata “Pekanbaru kota 1001 parkir” layak menjadi nama panggilan baru bagi kota ini. Permasalahan parkir liar masih saja belum mampu diselesaikan pemerintah kota,” kritik Wily.

Selain itu, permasalah Pekanbaru berikutnya ialah permasalahan sampah.

“Di sepanjang jalan Kota Pekanbaru, kita disuguhi pemandangan yang memprihatinkan. Terdapat sampah berserakan dimana-mana. Di tengah kemajuan kota dan pertumbuhan populasi yang pesat, masalah ini semakin memburuk dari waktu ke waktu” tambah Wily.

Wily mengatakan bahwa Pemkot Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) hanya menetapkan 63 titik TPS resmi, sedangkan terdapat 140 titik TPS ilegal yang menyebar di 15 kecamatan.

Adanya TPS ilegal, menurut Wily disebabkan oleh ketidakmerataan TPS resmi yang membuat masyarakat akhirnya kesulitan menjangkau tempat-tempat pembuangan.

“Kebobrokan pemerintah kota dalam mengelola sampah terlihat dari sistem pengumpulan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang kemudian didistribusikan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan moda transportasi yang belum optimal dalam pelaksanaannya” ujar Wily.

Lebih lanjut Wily juga menyayangkan tingginya angka putus sekolah di Pekanbaru kendati Prkanbaru merupakan Kota yang menjadi pusay metropolitan di Provinsi Riau.

“Lebih memiriskan lagi, kota yang menjadi pusat metropolitan paling maju di Provinsi Riau ini masih digelayuti tingginya angka putus sekolah. Berdasarkan data yang diperoleh dari BKKBN, diperkirakan terdapat sekitar 17.000 anak putus sekolah terhitung sampai awal tahun 2023,” ujar Wily.

Persoalan lain dipaparkan Wily yakni angka pengangguran yang cukup tinggi.

“Pada tahun 2023, angka Tingkat Pengganguran Terbuka (TPT) Diploma I/II/III di Kota Pekanbaru adalah sebesar 9,71 persen. Lalu angka berikutnya untuk TPT Kota Pekanbaru adalah SMA/Umum yang sebesar 6,86 persen. Untuk tingkat Universitas menyumbang 6,85 persen. Diikuti dengan SMP dengan jumlah TPT 5,94 persen, lalu SMA Kejuruan di angka TPT 5,21 persen dan yang terakhir SD <= 4,00 persen,” terang Wily.

Selain permasalahan-permasalahan di atas, rentetan permasalahan lainnya masih saja meresahkan masyarakat kota yang menjadi pusat peradaban Provinsi Riau ini.

Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau, Muhammad Ravi dalam kesempatan yang sama berharap kehadiran Pj Walikota bisa memberi harapan untuk perbaikan teknis dan strategis di kota Pekanbaru.

“Pergantian roda kepemimpinan pejabat daerah kita bukanlah suatu hal baru. Kita berharap kehadiran Pj Walikota baru bisa memberi harapan untuk perbaikan teknis dan strategis di kota Pekanbaru,” harap Ravi.

Selain itu, Ravi juga berharap, meskipun Pj Walikota Pekanbaru yang baru ini bukanlah putra daerah asli, namun kehadiran BEM mampu menjadi mitra kritis untuk menghadirkan check and balance bagi pembangunan dan penyelesaian permasalahan yang ada.

“Kita berharap Pj Walikota Pekanbaru yang baru mampu membuka ruang sebesar-besarnya. Agar semua pihak bisa berkolaborasi ikut membangun dan membersarkan Kota Bertuah in,” tambah Ravi.

Melalui aksi propaganda ini, BEM Universitas Riau ingin lebih mengingatkan kembali bahwa Pekanbaru masih penuh dengan masalah yang terus saja tak mampu diselesaikan tiap tahunnya.

Persoalan yang terkesan itu-itu saja seakan menunjukkan optimalisasi yang minim dilakukan pemerintah kota dalam menangani permasalahan yang ada. (*)

Reporter : Dion

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • WNI yang disekap di Kamboja. F. :. IST

    Kasihan! 62 WNI Disekap di Kamboja, Modus Dijanjikan Pekerjaan

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com — Kemenlu berhasil menyelamatkan 62 WNI yang disekap di Kamboja. Keseluruhannya merupakan korban penipuan modus penempatan kerja.       Dalam keterangan tertulis, Kemenlu mengatakan kepolisian Kamboja bersama KBRI Phnom Penh menyelamatkan tujuh orang WNI dari penyekapan Perusahaan Online Scammer di Sihanoukville, Kamboja, Minggu (31/07). Sebelumnya, 55 orang juga sudah diselamatkan. “Tambahan jumlah […]

  • Semester I, Aktifitas Peti Kemas di Pelabuhan Indonesia Capai 9,5 Juta TEUs

    Semester I, Aktifitas Peti Kemas di Pelabuhan Indonesia Capai 9,5 Juta TEUs

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 6 persen year-on-year (YoY) pada semester I 2025, dengan volume capai 9,5 juta TEUs. Pertumbuhan ini seiring dengan geliat ekonomi Indonesia yang naik 5,12 persen YoY hingga triwulan II 2025. Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono mengatakan, bahwa di tengah tantangan dan dinamika […]

  • IMIGRASI Pekanbaru Tahan WN Malaysia, Terpergok Saat Urus Visa Izin Tinggal

    IMIGRASI Pekanbaru Tahan WN Malaysia, Terpergok Saat Urus Visa Izin Tinggal

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang WN Malaysia berinisial ZP lakukan tindak pidana keimigrasian. Warga negara jiran ini memasuki Indonesia secara ilegal. Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau Budi Argap Situngkir. Tersangka dari WN Malaysia ini sudah diserahkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. “Sudah diserahkan ke pihak Kejaksaan,” Budi Argap, Jumat […]

  • LKPj 2024, Bupati Kuansing Didesak Bayar Piutang Rp 200 Miliar 

    LKPj 2024, Bupati Kuansing Didesak Bayar Piutang Rp 200 Miliar 

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KUANSING, detak24com – Pandangan fraksi DPRD Kuansing terhadap LKPj Bupati tahun 2024 menyoroti soal piutang Pemkab tahun lalu yang jumlahnya hampir Rp 200 miliar. Rapat paripurna LKPj dengan agenda penyampaian pandangan fraksi dipimpin Ketua DPRD Kuansing H Juprizal dan dihadiri Wakil Bupati Kuansing H Mukhlisin, Pj Sekda Kuansing H Fahdiansyah dan para pejabat lainnya. Serta […]

  • INNALILLAHI! Jemaah Haji Bukitbatu Wafat di Saudi, Hendak Pulang ke Tanah Air

    INNALILLAHI! Jemaah Haji Bukitbatu Wafat di Saudi, Hendak Pulang ke Tanah Air

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    SAUDI, detak24com – Kabar duka dari Arab Saudi, seorang jemaah haji Kloter 10 BTH meninggal dunia. Jemaah atas nama Nasrun Harun bin Harun Muharam berasal dari Desa Sejangat, Kecamatan Bukitbatu, Bengkalis. Kabar meninggalnya jemaah haji tersebut disampaikan Pembimbing Haji Kabupaten Bengkalis, Zulkarnaen, Sabtu (08/07/23). Almarhum meninggal di RS King Abdul Aziz, Sabtu (8/7/2023) pukul 02.33 […]

  • Jeritan Warga di TNTN Pelalawan : Listrik Diputus-Sekolah Tak Buka SPMB, Ramp Tolak Sawit Masyarakat 

    Jeritan Warga di TNTN Pelalawan : Listrik Diputus-Sekolah Tak Buka SPMB, Ramp Tolak Sawit Masyarakat 

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Masyarakat terdampak penertiban hutan konservasi TNTN) Pelalawan mengadu ke DPR RI. Mereka diterima Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Achmad Hermawan didampingi Wakil Ketua, Adian Napitupulu, Rabu (02/07/25). Kedatangan masyarakat untuk membeberkan situasi terkini yang dihadapi masyarakat yang merasa mendapat ancaman pengusiran, pasca kebijakan relokasi mandiri yang diumumkan oleh Satgas Penertiban […]

expand_less