Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BALIKAN KERUGIAN NEGARA, Mantan Kades di Rupat Dituntut 4 Tahun

BALIKAN KERUGIAN NEGARA, Mantan Kades di Rupat Dituntut 4 Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com – Mantan Kades Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis, Sukarto, dituntut 4 tahun penjara. Yang bersangkutan telah kembalikan sebagian kerugian negara.

Sukarto bersama mantan stafnya Sugini (berkas terpisah) menjalani sidang Tipikor di PN Pekanbaru. Dugaan rasuah tersebut terjadi pada kurun waktu tahun 2019-2020.

Saat itu kedua terdakwa telah melakukan pencairan dana kas desa yang bersumber dari Alokasi dana (ADD), Dana Desa (DD), serta bantuan keuangan dari Provinsi dan Kabupaten Desa Titi Akar.

Namun, detelah seluruh dana tersebut dicairkan, ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan sebagaimana peruntukannya. Dana tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Berdasarkan perhitungan ahli, perbuatan kedua tersangka telah merugikan keuangan negara atau perekonomian negara Rp800 juta.

Atas perbuatannya, JPU Frenky Hutasoit dari Kejari Bengkalis menuntut terdakwa dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 64 KUHPidana.

“Menuntut terdakwa Sukarto dengan hukuman 4 tahun penjara, denda Rp50 juta atau 3 bulan kurungan. Pidana tambahan membayar uang pengganti Rp161,7 juta atau 6 bulan kurungan,’ tegas jaksa pada sidang pekan kemarin.

Menanggapi tuntutan jaksa, Tim Kuasa Hukum Edi Azmi SH mengajukan pembelaan (pleidoi). Hakim menunda sidang sepekan dengan agenda mendengarkan pleidoi terdakwa.

Kepada detak24.com, Edi Azmi yang ditemui di kantornya mengatakan bahwa kliennya sudah membayar sebagian besar kerugian negara. Seharusnya mendapat keringanan hukuman.

“Iya, kerugian negara dibebankan setengah kepada klien saya. Itu sudah dibayarkan sebagian besar,” ujar Edi Azmi, Senin (21/11/22) di kantornya Hotel Gajahmada Dumai.

Perihal pelanggaran Tipikor yang dilakukan kliennya, pengacara yang acap bersidang di Jakarta itu tetap pada keberatan (eksepsi) disampaikan pada sidang sebelumnya.

Pasalnya, terdakwa hanya berwenang meneken surat pencairan keuangan. Sementara, yang meneliti pengajuan adalah para Kasi (Kepala Seksi), Kaur (Kepala Urusan) dan Sekretaris Desa. 

Sesuai wewenang klien kami sebagai kelapa desa hanya sebatas meneken surat pengajuan. Sebelumnya surat itu sudah dicek dan disetujui oleh sekretaris desa,” tegas Edi Azmi di kantornya Hotel Gajahmada, Dumai.

Dikatakan, dari 13 kegiatan yang dilaksanakan pada APBDes Tahun 2020, ada 7 kegiatan fiktif. Berdasarkan penelusuran terdakwa, kegiatan tidak dapat dilakukan karena pendemi Covid-19. Ia sudah menyurati dan memberi teguran kepada staf yang mengelola kegiatan. Staf bersangkutan bersedia bertanggungjawab

Dalam Permendagri No.20 Tahun 2018 Pasal 43 Ayat (2) dan (4),rekening kas desa spesimen tandatangan dilakukan oleh Kepala Desa dan Kaur Keuangan (Bendahara). Sementara, uang tunai disimpan oleh Kaur Keuangan (Bendahara).

Pasal 45 Kaur dan Kasi merupakan pelaksana dari seluruh kegiatan anggaran desa. Sesuai dengan Pasal 53 Kaur dan Kasi yang mengajukan SPP (Surat Perintah Pembayaran) dalam setiap pelaksanaan kegiatan dan SPP wajib menyertai Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan.

Pasal 55 Ayat (3), Dalam Setiap Pengajuan SPP Sekretaris Desa berkewajiban untuk; point (d) Menolak
pengajuan permintaan pembayaran oleh pelaksana kegiatan apabila tidak memenuhi persyaratan.

“Perbuatan terdakwa Sukarto hanya sebatas menyetujui permintaan
pembayaran sesuai hasil verifikasi yang dilakukan Sekretaris Desa. Terhadap pencairan anggaran dilakukan oleh Kaur Keuangan (Bendahara) sesuai besaran yang tertera dalam SPP sebagaimana Pasal 55 Ayat (4) dan (5),” jabarnya.

Lanjutnya, perbuatan yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum berada di luar jangkauan atau berada di luar jurisdiksi Undang-undang Tindak Pidana Korupsi, akan tetapi jurisdiksi Administrasi Pemerintahan dan Pengawasan.     

Sehubungan dengan itu, tindak pidana korupsi yang disangkakan dan didakwakan Jaksa Penuntut Umum kepada terdakwa tidak dapat diproses dalam semua tingkat pemeriksaan mulai penyidikan, penuntutan, dan peradilan.

“Kita sudah siapkan berkas pleidoi. Mudah-mudahan majelis hakim dapat mempertimbangkan serta meringankan hukuman terdakwa,” tutupnya.(detak24.com)

Penulis : Zulkarnain

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NELAYAN Labuhan Tangga Bangko Dagang Sabu di Pondok

    NELAYAN Labuhan Tangga Bangko Dagang Sabu di Pondok

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    ROHIL detak24.com – Seorang warga Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir berinisial RT alias R (34) terciduk tim opsnal Satresnarkoba Polres Rohil. RT alias R yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan ini ditangkap petugas di Jalan Parit Endang Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil. Tepatnya dalam sebuah gubuk bersama barang bukti narkotika […]

  • PRIA LAKNAT di Padang Lawas Ini ‘Makan” Dua Anak Kandungnya, Ditangkap Warga

    PRIA LAKNAT di Padang Lawas Ini ‘Makan” Dua Anak Kandungnya, Ditangkap Warga

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    SUMUT, detak24.com – Seorang pria, DH (33), tega memperkosa dua anak kandungnya di Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara (Sumut). Ibu korban telah berpisah dengan sang ayah dan meninggalkan mereka sejak awal tahun 2022. Saat melakukan aksi bejatnya itu, DH mengancam anaknya dengan sebilah parang. “Petugas mengamankan satu orang laki-laki yang diserahkan oleh masyarakat telah melakukan […]

  • INFO BMKG : Hujan Masih Turun di Sebagian Wilayah Riau

    INFO BMKG : Hujan Masih Turun di Sebagian Wilayah Riau

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Prakiraan cuaca har ini,  hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi mengguyur Riau, Rabu (21/12/22). Menurut Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yudhistira Mawaddah mengatakan hujan akan mulai mengguyur Riau pada sore hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya […]

  • IBU di Rohul Dapati Suami Bugil dalam Kamar Anak, Durjana! Ternyata Sudah Berkali-kali Dia Lakukan

    IBU di Rohul Dapati Suami Bugil dalam Kamar Anak, Durjana! Ternyata Sudah Berkali-kali Dia Lakukan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    ROHUL, detak24.com – Betapa hancurnya hati seorang ibu di Rohul, tatkala mendapati suami tanpa busana berada dalam kamar anak gadis mereka. Ternyata, kejadian itu sudah enam kali berlaku. Si suami durjana berinisial PU tega ‘memakan’ darah daging sendiri. Kini pria yang tinggal di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul itu diamankan Satreskrim Polres Rohul. Menurut Kasat […]

  • WARNING! 3.809 Warga Riau Terjangkit HIV/AIDS, Cek Data Lengkapnya Per Daerah

    WARNING! 3.809 Warga Riau Terjangkit HIV/AIDS, Cek Data Lengkapnya Per Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hingga kini, sebanyak 3.809 orang di Provinsi Riau terinfeksi HIV/AIDS. Temuan kasus terbanyak berada di Pekanbaru dan Inhil, disusul Dumai. “Data yang kita terima hingga Maret 2023 terdapat 3.809 orang terinfeksi AIDS di Riau,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Zainal Arifin, Rabu (17/05/23). Ia mengatakan, ribuan kasus AIDS di Riau tersebar […]

  • Pelindo dan PT Pembangunan Dumai Bahas Peluang Kerjasama 

    Pelindo dan PT Pembangunan Dumai Bahas Peluang Kerjasama 

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai (Perseroda) bersama Executive General Manager (EGM) Pelindo Regional 1 Dumai silaturahmi membahas peluang kerja sama strategis, dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai, Jumat (17/08/25). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua entitas dalam memperkuat sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan Badan Usaha […]

expand_less