Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Duri » Bagus Santoso Blusukan, Gapoktan Pematang Pudu Dambakan Bangunan Embung Tanam Sayur Mayur

Bagus Santoso Blusukan, Gapoktan Pematang Pudu Dambakan Bangunan Embung Tanam Sayur Mayur

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DURI, detak24.com – Cawabup Bengkalis periode 2024-2029, DR H Bagus Santoso melanjutkan kegiatan blusukan berkunjung ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kopelapip di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Sabtu (09/11/24) ke kediaman Pakde Turadi, ketua Gapoktan.

Dengan terus mengekalkan tali Silaturahmi sambung sedulur, Bagus Santoso rajin keliling kampung mendengar langsung masukan dari para petani. Kegiatan yang rutin dikerjakan adalah membina kerjasama selaras antara petani dan pemerintah dalam mengembangkan potensi pertanian di Kelurahan Pematang Pudu.

Kehadiran Bagus Santoso disambut antusias oleh pengurus dan anggota kelompok tani. Seperti biasanya acara langsung tembak sasaran yaitu membahas peluang kendala yang dihadapi petani serta kebutuhan utama untuk mendukung produktivitas dan keberlanjutan pertanian di Pematang Pudu.

Aklin Manalu, sekretaris Gapoktan menjelaskan bahwa terdapat 26 kelompok tani di Pematang Pudu yang produktif konsisten menggarap lahan tanaman sayur mayur. 

“Atas nama Gapoktan izinkan saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bagus Santoso. Bapak selalu hadir untuk kami khususnya para petani. Kami rasakan kedatangan pemimpin yang kami dambakan untuk memajukan kaum petani disini, ” kata Aklin Manalu 

Lebih lanjut disampaikan Aklin Manalu dalam kegiatan bertani sangat bergantung pada Alsintan untuk proses mengolah lahan. Ia menggarisbawahi pengadaan alsintan seperti Jonder (red, traktor) roda empat menjadi kebutuhan mendesak untuk membantu petani dalam mengolah lahan lebih efektif.

“Di sini ada 26 kelompok tani yang aktif berproduksi, tapi kendala kami adalah terbatasnya peralatan seperti jonder. Alat ini sangat penting untuk mendukung proses pengolahan lahan dan meningkatkan hasil produksi kami. Kami berharap pemerintah atau perusahaan bisa membantu mengadakan jonder agar kami bisa lebih mudah dalam mengelola lahan pertanian,” tutur Aklin Manalu.

Syamsul Gusri, mantan anggota DPRD pada masanya bendahara Gapoktan senada dengan Aklin Manalu. Ia menambahkan terkait potensi pertanian di Pematang Pudu bahwa lingkungannya memiliki potensi besar dengan lahan sekitar 40 hektare dan hasil produksi melimpah 

“Kami pernah panen cabe 20 ton. Ini menunjukkan kami mampu menghasilkan produksi yang besar. Kami memerlukan dukungan fasilitas dan infrastruktur untuk mengembangkannya,” ujarnya. 

Syamsul Gusri mengungkapkan kelompok tani di Pematang Pudu sudah pernah mengajukan pembuatan embung pada tahun 2023. Namun, hingga saat ini, embung tersebut belum selesai dan dirasa kurang efektif karena belum memiliki kedalaman yang memadai dan tidak dilengkapi dengan pompa air.

“Kami mengajukan agar embung yang sudah dibuat bisa didalamkan lagi dan diberi pompa air. Air yang cukup sangat penting bagi kami, terutama di musim kemarau. Tanpa embung yang optimal, kami mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air untuk pertanian,” lanjut Syamsul.

Terhadap masukan dan aspirasi tersebut, Bagus Santoso menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat para petani di Pematang Pudu dalam mempertahankan produktivitas pertanian meskipun dengan keterbatasan alat. Ia akan menindaklanjuti melalui OPD terkait agar tekad kuat para petani akan klik dengan program kegiatan Dinas pertanian. 

“Kami memahami pentingnya kebutuhan para petani di sini. Jonder, embung dan pompa air adalah hal-hal yang sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian. Kami akan merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan para petani untuk segera dipenuhi. Kami yakin, dengan dukungan pemerintah dan fasilitas yang memadai, Pematang Pudu akan mampu meningkatkan hasil pertanian yang berdampak positif bagi masyarakat,” tutur Bagus Santoso.

Dengan hadirnya pemimpin, para petani berharap aspirasi mereka dapat kegiatan dari pemerintah dalam waktu dekat. Kehadiran Bagus Santoso di tengah para petani juga menjadi harapan baru bagi mereka untuk memperoleh perhatian dan dukungan yang konkret dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis demi kesejahteraan petani dan kemajuan pertanian di Pematang Pudu.

Dalam temu ramah sedulur Gapoktan selain bincang serius potensi agri desa juga dibicarakan tentang Balai Posyandu dan rencana pendirian Gedung Serba Guna PKJB serta infrastruktur pendukung lainnya.(*) 

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • GADING MARTEN Mualaf dan Nikahi Luna Maya? Simak Faktanya

    GADING MARTEN Mualaf dan Nikahi Luna Maya? Simak Faktanya

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    ARTIS Luna Maya dan Gading Marten diisukan memiliki kedekatan yang spesial. Bahkan isu tersebut sampai berbuntut ke isu Gading Marten pindah agama. Isu ini muncul karena video yang diunggah oleh akun Youtube Forum Selebritis pada 28 Desember 2022. Video itu diberi narasi ‘HARI INI || PENUH BAHAGIA SANG AYAH SETELAH GADING MARTEN RESMI MEMELUK ISLAM […]

  • Truk Tangki Tabrak Emak emak Sampai Tewas di Jalan Badak Tenayan Raya 

    Truk Tangki Tabrak Emak emak Sampai Tewas di Jalan Badak Tenayan Raya 

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Hang Tuah Ujung, tepatnya di Simpang Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (19/06/25). Seorang ibu rumah tangga bernama Reni Febriyani (37), warga Jalan Binjai Raya, Gang Musholla, Kelurahan Kulim, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak truk tangki. Peristiwa nahas ini terjadi ketika truk tangki bernomor polisi […]

  • Pria Paruh Baya Warga Bagan Besar Dumai Meregang Nyawa Diamuk Orang Gila 

    Pria Paruh Baya Warga Bagan Besar Dumai Meregang Nyawa Diamuk Orang Gila 

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pria paruh baya bernama Nyono (54), warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bagan Besar, Dumai tewas secara tragis usai diamuk orang gila, Sabtu (21/06/25). Korban dipukul menggunakan balok kayu oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/06/25) pagi, sekitar pukul 08.10 WIB, di Jalan Siak II […]

  • Puting Beliung Mengamuk, 10 Rumah Warga Rusak Parah di Pangkalan Kerinci 

    Puting Beliung Mengamuk, 10 Rumah Warga Rusak Parah di Pangkalan Kerinci 

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Hujan deras disertai angin puting beliung  mengakibatkan 10 unit rumah warga rusak, Selasa (13/05/25) malam. Kadis Sosial Pelalawan, Erwin Romel mengatakan, pihaknya meninjau dan mendata rumah warga yang terdampak kerusakan oleh bencana angin puting beliung tersebut, Rabu (14/05/25). Menurutnya, penyebab utama bencana alam puting beliung tersebut dikarenakan curah hujan yang tinggi dan […]

  • WARGA Amankan Dua Orang Maling Gentayangan di Bagansinembah Rohil

    WARGA Amankan Dua Orang Maling Gentayangan di Bagansinembah Rohil

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Dua maling gentayangan berinisial RS dan MG terpaksa lebaran dalam penjara setelah diamankan warga Bagansinembah Rohil.Keduanya langsung diserahkan ke polisi untuk diproses hukum. Maling gentayangan itu membongkar rumah warga di Jalan Penghulu Hadan, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir. Kedua tersangka ini memang merupakan spesialis pencurian bongkar rumah. Mereka diringkus usai seorang warga […]

  • JAMBRET di Pekanbaru Tewaskan Isteri Anggota Polda Riau

    JAMBRET di Pekanbaru Tewaskan Isteri Anggota Polda Riau

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Aksi pelaku jambret di Pekanbaru semakin sadis dan tak pandang bulu. Mereka tidak segan-segan merebut harta benda milik orang lain meski mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Seperti yang diduga dilakukan pria berinisial GS (25) ini. Ia menjambret istri anggota kepolisian hingga terjatuh dan akhirnya meninggal dunia. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Nandang […]

expand_less