Aniaya Ibu Kandung Hingga Berdarah, Pemuda Warga Balik Alam Dicokok Polisi
Tersangka penganiayaan ibu kandung di Balik Alam. f : ist
DURI, detak24.com – Seorang pemuda berinisial ZF (38) warga Jalan KH Wahid Hasyim RT 0 RW 03, Kelurahan Balik Alam Kecamatan Mandau tega menganiaya ibu kandung yang telah melahirkan dan membesarkannya.
Hanya gara-gara hal sepele pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu dengan emosi mendorong badan ibunya AZ (79) dengan kuat dan keras, menyebabkannya terjatuh dan terbentur ke kulkas. Sehingga kepala belakang AZ mengalami luka robek dan berdarah.
Disebutkan Kapolsek Mandau Kompol Primadona SIK MSi, kejadian itu berlangsung, Jumat (08/08/25) sekira pukul 08.00 WIB di rumah korban Jalan KH Wahid Hasyim.
Berawal saat ZF mengambil handphone milik ibunya, dan ketika AZ meminta kembali handphone tersebut ZF tidak terima dan marah-marah. Melihat kejadian tersebut seorang saksi kemudian menghubungi kakaknya untuk datang menengahi terlapor ZF yang terus marah-marah.
Sebelum kakak saksi datang, ZF masih saja marah-marah dan terjadi lagi pertengkaran antara ZF dan AZ hingga kemudian terlapor ZF mendorong badan AZ dengan kuat dan keras yang menyebabkan AZ terjatuh dan terbentur ke kulkas.
AZ yang tidak terima melapor ke Polsek Mandau. Pihak kepolisian pun mendampingi korban membawanya ke RSUD Mandau untuk menjalani visum.
“Pada saat itu juga pihak kepolisian bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku. Informasi yang diperoleh ZF sedang berada di sebuah rumah di Jalan Lakuak, Kelurahan Duri Barat,” ujar Kapolsek.
Kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Mandau bersama piket SPKT langsung menuju ke TKP penangkapan yang mana pelaku ZF saat itu sedang bersembunyi di rumah temannya. Kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Mandau melakukan penangkapan terhadap diduga ZF dan setelah diinterogasi ZF mengakui perbuatannya dan pelaku dibawa ke Polsek Mandau untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya tersebut.(*)
Editor : Kar
